Thinner sering digunakan sebagai bahan campuran cat kayu. Sayangnya, bahan ini mempunyai aroma menyengat yang khas. Bau thinner bukan hanya mengganggu kenyamanan ruangan, melainkan juga berbahaya bagi kesehatan.
Dampak kesehatan yang ditimbulkan seperti pusing, mual, batuk, hingga sesak napas. Itu baru dampak ringan dalam jangka pendek. Apabila paparan terlalu tinggi dalam jangka panjang, bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius.
Itulah mengapa perlu mengetahui cara mengurangi bau thinner agar cepat hilang dan ruangan kembali aman bagi kesehatan.
Baca Juga : 5 Cara Finishing Kayu Hemat Biaya Tanpa Mengurangi Kualitas
Penyebab Bau Thinner
Thinner adalah larutan yang tidak berwarna, mudah terbakar, mudah menguap, dan memiliki bau tajam yang khas. Kandungan thinner merupakan gabungan beberapa senyawa solvent seperti toluena dan benzena.
1. Kandungan toluena yang berbau tajam

Toluena memiliki aroma manis yang menyengat. Efek paparan toluena dapat menyebabkan pusing, iritasi mata, iritasi kulit, gangguan pernapasan, penyakit hati, penyakit ginjal, dan gangguan sistem saraf pusat (SSP).
2. Senyawa yang mudah menguap dan berbahaya jika terhirup
Toluena dalam thinner dapat masuk ke dalam tubuh melalui inhalasi (terhirup), tertelan, dan kontak kulit. Thinner atau kandungan toluena sangat mudah menguap, sehingga perlu berhati-hati karena berbahaya jika terhirup dalam jumlah banyak.
Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah ruangan dipenuhi bau thinner. Jika Anda memiliki perabot kayu yang baru saja difinishing dengan cat solvent based, biasanya seisi ruangan akan berbau menyengat.
Bau thinner perlu segera dihilangkan melalui beberapa cara yang akan dibahas dalam artikel ini.
Cara Mengurangi Bau Thinner
Zat kimia penghasil bau umumnya berukuran sangat kecil. Banyak orang berpikir bau thinner dapat langsung hilang hanya dengan memakai semprotan atau pengharum ruangan.
Bahan tersebut memang berfungsi menstimulasi berbagai reseptor. Namun, pengharum ruangan tidak bisa menghalangi reseptor yang mengenali bau tidak sedap. Bau tidak sedap hanya bisa disamarkan sampai batas tertentu.
Di bawah ini adalah beberapa cara yang lebih efektif untuk mengurangi bau thinner, yaitu dengan mengurangi zat kimia yang menghasilkan bau.
1. Arang aktif
Arang aktif mampu menyerap bahan kimia tertentu. Bahan ini juga murah dan mudah ditemukan. Untuk hasil yang lebih optimal, Anda bisa mengkombinasikan pemakaian arang aktif dengan natrium bikarbonat. Natrium bikarbonat itu sendiri dapat menetralkan senyawa volatil yang mengandung sulfur.
2. Kamper
Kapur barus atau kamper sering digunakan untuk mengurangi bau di dalam ruangan. Kamper berasal dari pohon kamper (Cinnamomum camphora). Namun, perlu diketahui, kini pohon tersebut mulai langka.
Kapur barus yang banyak ditemui saat ini umumnya dibuat secara sintetis dari minyak yang dicampur zat kimia berbahaya. Sehingga penggunaannya juga tidak boleh berlebihan.
3. Sirih gading
Sebagai alternatif yang lebih alami, Anda bisa memakai sirih gading (Epipremnum aureum). Tanaman ini bisa menyerap bau tidak sedap dan racun di udara. Letakkan tanaman sirih gading di dalam ruangan supaya ruangan kembali segar. Selain mengurangi bau, sirih gading juga dapat mempercantik ruangan Anda.
4. Tanaman hias
Bukan cuma sirih gading, tanaman hias lainnya seperti lidah mertua dan lili paris juga mampu membuat ruangan lebih segar serta meredakan bau. Tanaman hias ini meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan, menyerap polutan, meningkatkan kadar oksigen, dan menjaga kelembapan melalui proses biologisnya.
Lili paris (Chlorophytum comosum) mampu mengurangi formaldehida di udara. Efektivitas setiap tanaman berbeda-beda tergantung spesies dan karakter dari molekul sumber bau.
5. Sirkulasi udara
Tanpa ventilasi dan sirkulasi udara yang baik, bau thinner hanya akan berputar-putar di dalam ruangan. Bau ini akan sulit hilang. Karena itu, penting bagi ruangan untuk memiliki ventilasi dan jendela yang memadai.
Anda juga dapat memanfaatkan exhaust fan untuk mengurangi bau. Buka jendela supaya bau thinner cepat keluar dan berganti dengan udara segar dari luar.
Cara Mencegah Bau Thinner
Meskipun terdapat beberapa cara untuk mengurangi bau thinner, cara tersebut tetap memerlukan waktu dan belum sepenuhnya efektif. Cara terbaik untuk mengurangi paparan thinner adalah dengan tidak memakainya.
Selain berbahaya bagi kesehatan, kini harga thinner juga terancam naik. Hal ini dikarenakan harga minyak dunia yang melonjak tinggi dan tidak stabil. Tentu pembelian thinner akan turut menambah biaya finishing.
Sebagai solusi, Anda dapat memilih bahan finishing dan perawatan kayu yang bebas thinner. Lebih aman dan hemat.
Biopaint Biopolish Natural Oil
Apabila Anda ingin memperoleh tampilan kayu natural tanpa mengubah warna, dan serat masih terasa asli, maka bisa memakai natural oil dari Biopaint Biopolish.
Minyak alami ini terserap ke dalam serat kayu dan memberikan perlindungan dari dalam. Dari segi tampilan, bahan ini menghasilkan kilau alami yang lembut, warna alami yang makin indah, dan permukaan kayu yang halus ketika disentuh, tetapi tetap terasa asli tanpa lapisan film.
Keunggulan Biopaint Biopolish Natural Oil dibanding minyak lain yaitu lebih cepat menyerap dan tidak menimbulkan bau. Bahkan, bahan ini sudah mengantongi sertifikat FDA (Food and Drug Administration) serta sudah food grade.
Biopaint Biopolish Natural Oil adalah solusi untuk Anda yang tidak ingin menghadapi bau thinner dan menjaga keamanan keluarga. Cara aplikasinya pun cukup mudah tanpa pelarut thinner maupun air.
Jika Anda tertarik memesan Biopaint Biopolish atau ingin bertanya lebih lanjut seputar produk, silakan klik banner di bawah ini.