Month: October 2020

Furniture kayu jati mempunyai prestise-nya sendiri, banyak orang menginginkannya sebagai koleksi. Tak hanya untuk keperluan praktis, tapi juga seni. Semakin berumur lama dan terawat, furniture bisa tampil sangat menarik, enak dipandang, adem ketika dipegang, serta kokoh menghadapi perubahan cauca. Untuk mencapai hal ini diperlukan cara merawat furniture kayu jati yang tepat. Banyak rumah memiliki furniture jenis kayu jati dan berbagai cara pun dilakukan untuk melakukan perawatan yang benar.

Keunggulan kayu jati lainnya adalah tidak berubah bentuk dan tidak cepat rusak. Meskipun musim yang ekstrim terkadang melanda kota dan provinsi, baik musim hujan dan kemarau, jika furniture diletakkan dan diposisikan secara benar pasti akan awet. Usianya bisa mencapai ratusan tahun, semisal kayu jati pendem yang memiliki umur hingga 10 dekade alias seratus tahun. Cara merawat furniture kayu jati pun disesuaikan dengan jenis kayu bahkan dilihat dari umurnya agar sesuai secara maintenance.

Sebenarnya meski perabot kayu jati memiliki nilai ekonomi yang tinggi, biaya perawatan tak membutuhkan kocek yang begitu tebal. Jika kotorannya cukup sederhana, kamu tinggal mengambil lap bersih yang dicelupkan ke air dan digosok hingga kotoran hilang tanpa melukai permukaan. Ketika sudah selesai, gosong ulang menggunakan kain lap yang bersih. Cara merawat furniture kayu jati ini merupakan cara yang umum. Ada pula maintenance lain yang lebih menyeluruh dan kinclong menggunakan bahan-bahan khusus, semisal produk dari Biopolish.

Bahkan ketika kamu tergolong dalam pribadi orang-orang yang memiliki karakter semarak dan ramai, perabotan kayu jati tak akan mengganggu perabotan lain kok. Furniture kayu jati bisa friendly dengan berbagai jenis dekorasi ruangan. Bisa cocok dengan berbagai material kaca, kain, kertas, dan lain-lainnya. Bahkan perabot kayu kati bisa menambah indah ruangan sesuai dengan kebutuhan yang kamu inginkan. Sayangnya butuh cara merawat furniture kayu jati khusus semisal biar perabot tak diserang dengan jamur hingga binatang-binatang nakal yang bisa merusak kehalusan kayu. Untuk maintenance lanjutan pula, jangan lupa untuk melindungi permukaan kayu dengan material khusus seperti kain, karpet, alas meja, dan lain-lain.

Merawat Warna Furniture Kayu Jati

Karakteristik kayu jati tentu berbeda dengan kayu jenis lainnya. Hal ini bisa dilihat dari warna dan serat kayu jati. Serat biasanya akan terlihat gelombang-gelombang halus bergaris yang membentuk spiral, lingkaran, atau garis melengkung dan lurus yang random. Teknik agar serat kelihatan memiliki citra yang menonjol diperlukan cara merawat furniture kayu jati yang sesuai. Untuk warnanya sendiri, semakin tua biasanya akan semakin gelap, coklat tua hingga hitam. Semakin tua, furniture kayu jati akan lebih bernilai ekonomis (lebih mahal). Ini menjadi pertimbangan beberapa orang juga ketika hendak membelinya.

Untuk menjaga kualitas warna furniture kayu jati agar terjaga kualitasnya, produk-produk Biopolish dapat digunakan untuk merawatnya. Misal untuk cara merawat furniture kayu jati yang merupakan peralatan makanan dari kayu, bisa kamu gunakan Biopolish Beeswax. Produk ini sangat tepat untuk digunakan di beberapa media khususnya bagi perawatan wooden kitchen ware. Biopolish Beeswax membuat peralatan makan jadi aman, karena produk ini dibuat khusus tanpa ada campuran zat kimia berbahaya dalam pembuatannya. Seperti minyak khusus, kandungan antiseptik, antri sinar UV, hingga water  resistance yang aman. Bahan ini tentu bisa mencegah masalah-masalah yang diakibatkan karena jamur, air, serta sinar matahari.

Biopolsih Beeswax juga berkasiat tinggi dalam menambah ketajaman warna kayu. Cara merawat furniture kayu yang diformulasikan menggunakan Biopolish Beeswax merawat dan menjaga ketahanan warna karena adanya proses alami, yaitu oksidasi. Oksidasi terjadi karena akibat bersentuhan dengan oksigen hingga paparan sinar matahari. Selain itu Biopolish Beeswax merupakan produk yang tak akan berpengaruh pada bau serta rasa peralatan makan. Sertifikat standar food grade juga telah dikantongi untuk mejamin keamanan produk. Ketika menggunakan produk ini, makanan yang diletakkan pada perabotan yang dirawat dengan Biopolish Beeswax akan tetap aman. Menggunakan Biopolish Beeswax juga bisa membuat warna asli dari perabot kayu jadi tambah cerah seperti sedia kala.

Untuk menjaga warna kayu jadi tetap seperti sedia kala, jangan lupa pula untuk menepatkan furniture kayu jati secara tepat. Akan percuma jika warnanya sangat indah tapi kamu meletakkan di tempat yang salah. Penempatan yang benar ini menjadi bagian cari cara merawat furniture kayu jati yang bisa kamu aplikasikan. Pilihlah tempat yang tidak telalu panas dan terhindar dari sinar matahari secara langsung. Sebab sinar matahari memiliki peran besar membuat perabotan kayu jati jadi tambah kusam sebagaimana kulit manusia yang cepat kusam ketika terkena sinar matahari yang cukup lama. Selain itu sinar matahari bisa membuat warna perabotan kayu jati jadi memudar.

Merawat Warna Furniture Kayu Jati dengan Oil Serbaguna

Jika kamu bingung bagaimana melakukan cara merawat furniture kayu jati khususnya untuk perabotan yang kusam, kamu bisa menggunakan oil serbaguna Biopolish Natural Oil. Produk ini aman digunakan baik untuk produk kayu jati sebagai interior maupun eksterior. Produk ini diformulasikan khusus pula untuk pemoles perabotan kayu jati secara rutin, efeknya sebagaimana ketika kamu mengaplikasikan varnish kayu (pelitur) ke permukaan.

Tak hanya itu Biopolish Natural Oil juga cocok jika kamu ingin membuat kesan warna yang natural look bagi perabotan favoritmu. Cara pengaplikasiannya pun sangat praktis dan mudah untuk digunakan. Tinggal sedikan lap, lalu gosok hingga merata. Setelah produk meresap ke dalam substrat dalam kayu secara sempurna, hasil tak akan mengecewakan. Kayu akan lebih terlihat eksotis sebagaimana awal membeli. Cocok pula karena produk ini tidak meninggalkan lapisan film pada kayu yang dianggap mengganggu. Cara merawat furniture kayu jati menggunakan Biopolish Natural Oil bisa kamu aplikasikan secara berkala, di samping kamu merawatnya secara teratur.

Nah, meskipun furniture yang kamu miliki terletak di tempat yang cukup lembap semisal ruangan ber-air conditioner (AC), kamu tetap bisa melakukan cara merawat furniture kayu jati yang maksimal. Meski tak bisa dipungkiri ruangan AC bisa memudahkan perabotan terkena udara yang membuat kayu jadi dingin dan suhunya menyusut. Jangan ragu untuk membersihkan debu dan kotoran yang menyelimutinya menggunakan sulak (kemoceng). Gunakan lap yang halus juga, meski hindari menggunakan lap yang terbuat dari silokon karena strukturnya yang cukup berbeda bisa membuat permukaan kayu jadi lecet. Jika sudah lecet maka warnanya pun akan jadi rusak.

Untuk menambah kesan warna baru pula dalam membersihkan, kamu dapat menerapkan cara merawat furniture kayu jati berikut ini: gunakanlah kuas dan sikat. Fungsi dari dua alat serbaguna ini adalah bisa digunakan untuk membersihkan bagian-bagian yang sulit dijangkau. Semisal untuk perabot kayu jati khusus yang memiliki banyak celah. Semisal pada ukiran lemari, buffet, hingga tempat tidur. Bersihkanlah menggunakan dengan kuas secara tekun. Caranya cukup mudah seperti halnya kamu sedang menyapu, tapi menyapu di permukaan kayu jati.

Continue Reading

Kayu merupakan salah satu produk material yang bisa dengan mudah kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Secara ilmiah, kayu merupakan suatu bagian dari pohon yakni bagian xylem yang susunanya terbuat dari berbagai sel-sel kayu. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Pnashin dan De Zeuw pada tahun 1978, dan disitasi oleh Ridwanti Batubara menjelaskan komponen-komponen yang unik serta berbeda yang dimiliki oleh sel kayu. Komponen berbeda itu terdiri dari bagaimana kandungan kimianya, bagaimana sifat fisiknya, dan bagaimana mekaniknya. Tak heran ketika bagian kayu ini menjadi perotan rumah tangga diperlukan cara merawat furniture kayu dengan tepat.

Sel kayu yang terdapat pada tanaman selain menjadikannya kuat juga menjadikan tanaman kokoh. Ketika telah ditebang, bisa digunakan untuk pembuatan berbagai perabotan yang berguna dalam rumah tangga. Berupa furniture yang biasa kita lihat sehari-hari dari meja, kursi, amben, lemari, buffet, pintu, jendela, dan masih banyak lainnya. Kalau kamu hitung-hitung mungkin jumlahnya bisa puluhan di rumahmu hingga artisan secara umum. Masing-masing produk perabotan ini memerlukan cara merawat furniture kayu tersendiri agar tetap awet dan bisa diwariskan dari generasi ke generasi. Kayu jati memang baik digunakan sebagai warisan bagi anak, cucu, atau keluarga lain secara turun temurun. Hal itu biasanya dilakukan oleh orang tua zaman dulu hingga  orang tua zaman sekarang.

Eits, tahukah kamu terkait jenis-jenis kayu yang biasa digunakan untuk membuat bahan bangunan alias furniture yang sering kamu temui hampir setiap hari? Pada tulisan ini akan membahas terkait jenis-jenis kayu tersebut dan bagaimana cara merawat furniture kayu dengan benar sesuai dengan jenisnya. Secara umum, jenis kayu dapat dibedakan menjadi dua jenis. Pertama adalah jenis kayu keras atau yang biasa disebut dengan hardwood. Kedua adalah jenis kayu lunak atau yang biasa disebut dengan softwood. Istilah dari jenis-jenis ini bukan dilihat dari level kekerasannya ya, tapi lebih ke klasifikasi dari berbagai jenis pohon atau asal kayu itu berasal.

Jenis Kayu Keras (Hardwood) dan Cara Merawatnya

Kayu keras menjadi satu jenis kayu yang sangat umum kita temukan. Secara ilmu pengetahuan alam, kayu keras ini asalnya dari sebuah pohon yang bijinya berada di dalam buah. Kebayang bukan? Ciri lain yang bisa kamu lihat dengan jelas adalah bentuk daunnya yang lebar, biasanya memiliki pori-pori yang banyak, serta terlihat bentukan konstruksi kayu yang begitu kuat. Contoh dari jenis kayu keras ini sangat banyak, seperti pada pohon jati, pohon mahoni, pohon ulin, pohon mapple, dan masih banyak lainnya. Penggunaannya pun bisa untuk bermacam-macam perabotan yang multi fungsi dan multi guna.

Jenis kayu keras dapat digunakan untuk bahan baku furniture rumah tangga. Misalnya digunakan untuk membuat lantai, tiang rumah, kursi dudukan, kursi sandaran, meja makan, meja belajar, dan lain sebagainya. Perabotan atau furniture jenis ini memiliki struktur yang rapat, keras, dan kepadatan tertentu yang berat. Cara merawat furniture kayu jati keras misalnya menyesuaikan dengan kepadatan, berat, dan strukturnya yang padat.

Sebab karakteristik strukturnya yang seperti ini, ketika hendak melakukan pengeringan pada kayu keras diperlukan waktu yang lebih lama. Ini dikarekan pohon yang mengandung kayu keras punya begitu banyak pori-pori yang digunakan untuk menyerap air. Semakin dia padat, akan memiliki kadar air yang cukup tinggi dan banyak. Fyi, pori-pori kayu juga mengandung pori-pori yang sifanya higrokospis juga lho. Hikgroskopis merupakan suatu keadaan di mana sel-sel pada kayu mempunyai kemampuan untuk menghisap air sebanyak mungkin kemudian mengeluarkannya. Untuk mendeteksi kemampuan higroskopis dari suatu kayu keras, cara yang paling mudah adalah dengan melihat daunnya. Ketika daun pada pohon keras memiliki pori-pori yang sangat banyak dan bentuk daunnya bisa dibilang lebar, maka pohon kayu itu memiliki kemampuan higroskopis yang tinggi.

Cara merawat furniture kayu keras, kamu bisa menggunakan produk-produk dari Biopolish khususnya Biopolish Natural Oil dan Linseed Oil. Biopolish Natural Oil ini merupakan jenis oil serbaguna yang cocok untuk perawatan jenis kayu keras yang ada di rumahmu. Dengan mengaplikasikan Biopolish Natural Oil, maka warna kayu akan menjadi lebih terawat, terlihat baru, awet, dan terhindar dari binatang-binatang yang mengganggu. Kamu juga bisa menggunakan Biopolish Linseed Oil untuk melakukan perawatan serta finishing pada perabotan kayu, asal perabotan itu tak bersentuhan dengan makanan, seperti pada lantai kayu, meja, kursi, dan lemari.

Jenis Kayu Lunak (Softwood) dan Cara Merawatnya

Berbeda dengan jenis kayu keras, kayu lunak berkebalikan dengan ciri-ciri kayu keras. Ciri utamanya yaitu kayu lunak berasal dari suatu jenis pohon di mana bijinya bisa berdiri sendiri tanpa ditutupi atau memiliki daging buah. Jenis kayu lunak juga sering kita jumpai meskipun dengan frekuensi yang cukup jarang. Biasanya digunakan untuk pembuatan perabotan atau furniture kayu yang berstruktur ringan. Contoh dari jenis kayu lunak ini seperti pohon sengon, pohon pinus, pohon cemara, dan lain-lainnya. Kayu jenis ini banyak digunakan untuk membuat kerajinan tangan, pembuatan bahan dasar kertas, dan lain-lainnya.

Pada kayu jenis lunak, sel yang dimilikinya mempunyai ukuran yang lumayan lebar, sel ini memiliki nama khasnya tersendiri yaitu sel jari-jari. Ciri unik lain dari jenis kayu lunak dia tidak memiliki pori-pori, ini sebabnya kayu lunak memiliki level kerapatan pada sel yang rendah, teksturnya juga lebih lembut dibandingkan dengan kayu keras. Dilihat dari aspek bagaimana kayu lunak tumbuh, pertumbuhannya bisa begitu sangat cepat, dan tidak akan selama dan perlu bertahun-tahun seperti pohon kayu keras. Ini dikarenakan kayu lunak memiliki daun yang tidak mudah rontok sehingga tidak ada gangguan pada proses fotosintesis.

Cara merawat furniture kayu lunak, berbagai produk Biopolish bisa digunakan untuk menambah keawetan dan warna kayu jadi kian terjaga. Kamu bisa menggunakan Biopolish Leather Care dan Biopolish Beeswax. Biopolish Leather Care bisa kamu gunakan untuk jenis kayu lunak yang mengandung bagian kulit, baik itu ketika kayu lunaknya ada elemen-elemen kulit seperti kursi ringan. Sedangkan untuk Biopolish Beeswax bisa kamu gunakan untuk jenis perabotan kayu lunak yang bersentukan dengan kitchen set, peralatan makan, mainan kayu, dan dapur.

Apapun jenis kayunya, entah kayu keras maupun kayu lunak, lakukanlah carilah tahu secara detail terkait cara merawat furniture kayu berdasarkan jenis kayunya. Perawatan yang tepat akan membuat furniture koleksimu jadi lebih terawat dan awet, enak dipandang, dan bersih. Jangan lupa pula untuk melakukan pembersihan dan perawatan secara rutin semisal tiga bulan sekali untuk jenis perabot-perabot tertentu. Untuk perawatan harian cukup menggunakan sulak atau kemoceng yang bisa untuk mengusir debu-debu yang menempel pada perabotan. Jadikanlah ritual merawat furniture kayu sebagai aktivitas dan kegiatan yang menyenangkan.

Continue Reading

Kayu jati dianggap sebagai “emas hijau” yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Tak khayal, produk alam satu ini banyak dicari-cari untuk pembuatan perabotan atau furniture bermutu tinggi. Sifatnya yang awet, mudah dibentuk, dan fitur seratnya yang khas membuatnya unik. Merawat furniture kayu jati juga tidak terlalu susah.

Belum lagi ketika kayu jati itu tergolong dalam jenis kayu jati kuno. Dengan ciri antik, berumur lama, tapi masih terawat dengan sangat baik. Di pasaran, kayu jati jenis ini harganya bisa melampaui  harga emas yang berlaku sekarang. Kamu bisa menemukan kayu-kayu jati kuno ini di pameran atau galeri barang antik. Mungkin pula jika kamu berkunjung ke kota Kudus, gebyok dalam rumah adat Kudus merupakan satu contoh nyata kayu jati dengan banderol harga ratusan juta rupiah. Tentu merawat furniture kayu jati jenis ini butuh tekniknya tersendiri.

Merawat furniture kayu jati kuno memiliki kebanggaan tersendiri. Bahkan ketika kamu hendak menjualnya, ada prestise tersendiri karena kualitas kayu jati kuno memang telah teruji. Yang paling khas dari kayu jati kuno ini adalah kenangan yang tersimpan di dalamnya. Bisa jadi itu adalah sebuah cerita bersejarah keluarga turun temurun yang hanya dimiliki oleh si pemilik furniture saja.

Ketika kamu memiliki cerita di balik perabotan kayu jati tertentu di rumahmu, sebaiknya jangan kamu sia-siakan. Kamu bisa merawat furniture kayu jati dengan benar, tepat, dan tak asal-asalan. Begitupun dalam hal membersihkannya dari debu yang menempel, kotoran yang tinggal, atau noda yang melintas.

Berikut ini hal-hal yang bisa kamu terapkan untuk merawat furniture kayu jati di rumahmu. Cara-cara yang disebutkan di sini dari cara tradisional hingga cara mudah dan modern menggunakan produk dari Biopolish.

Menggunakan Air Teh yang Telah Basi

Orang biasanya menikmati teh ketika masih hangat di sore atau malam hari setelah pulang kerja. Atau ketika hujan sambil mengingat kenangan-kenangan masa silam yang paling berkesan. Sambil ditemani oleh orang dekat, entah itu suami, istri, anak, atau orang tua. Di depan rumah, duduk di atas kursi berbahan kayu jati dan meja yang juga berbahan kayu jati. Kamu merawat furniture kayu jati itu secara rutin.

Setelah sesi minum teh selesai, kamu tinggalkan sisa teh itu di dapur. Keesokan harinya kamu ingat jika ternyata sisa air teh basi bisa digunakan untuk membersihkan dan merawat furniture kayu jati milikmu. Bahkan cara ini dikenal sebagai cara yang ampuh. Kemudian kamu mencari lap yang ada di lemari dan kamu basahi lap itu dengan air teh basi. Kemudian kamu usap, gosok, dan belai permukaan meja atau kursi milikmu secara perlahan. Eits, sayangnya kamu harus memastikan jika teh basi yang kamu gunakan untuk membersihkan tidak bercampur dengan gula. Oh ya, kamu masih mengingat rasanya tadi sore, rasa tehnya masih terasa pahit di lidah.

Namun, jika ternyata teh yang kamu cicipi tadi sore manis, kamu harus segera mencucinya dengan air bersih menggunakan lap! Ha-ha. Kamu pun ingat dengan produk Biopolish Natural Oil yang disarankan temanmu di gawai beberapa bulan lalu dan sudah kamu beli. Kamu membelinya karena kamu produk satu ini bisa digunakan untuk merawat furniture kayu jati secara serbaguna. Pengaplikasiannya pun sangat mudah dengan cara poles, lalu bisa meningkatkan pesona kayu jati kuno penuh kenangan. Setelah itu, kamu mengambil lap dan kamu aplikasikan Biopolish Natural Oil ke permukaan meja dan kursi. Senyummu pun mengembang karena warnanya jadi tambah terlihat baru dan tajam.

Menggunakan Tepung Sagu

Tepung sagu biasanya digunakan untuk membuat kue-kue tertentu ketika hari raya besar tiba. Entah itu lebaran, Imlek, Natal, dan lain-lainnya. Tekstur dari tepung ini memang sangat lembut dan halus, sehingga sangat ramah bagi kulit dan permukaan-permukaan tertentu termasuk body kayu. Fyi, ternyata tepung sagu bisa digunakan untuk merawat furniture kayu jati lho. Jadi tepung sagu tak cuma digunakan untuk membuat kue atau keperluan makanan saja ya. Tepung satu ini memiliki banyak guna yang bermanfaat untuk perawatan furniture.

Sebenarnya caranya juga sangat sederhana. Tak ribet dan tak perlu banyak tenaga untuk merawat furniture kayu menggunakan tepung sagu ini. pertama-tama, ambillah tepung sagu yang ada di lemari secukupnya. Kedua, taburkan tepung sagu warna putih nan lembut itu pada permukaan furniture kayu jati hingga merata. Ketiga, gosoklah secara pelan-pelan, perlahan, dan konsentrasi hingga permukaannya bersih. Cara menggosoknya juga gampang kok, sama kayak kamu sedang main karambol sama teman kamu dulu. Bedanya tangan kamu yang ini telanjang. Terakhir, kamu lakukan pengeringan dengan lap. Mudah kan?

Jika menggunakan tepung sagu bagimu mengotori tangan dan serbuknya kemana-mana, kamu bisa menggunakan produk terkini bernama Biopolish Leather Care. Produk ini sangat cocok untuk merawat furniture kayu jati kuno milikmu jadi tambah kinclong dan terutama jika prabotan itu ada elemen-elemen kulitnya,  seperti pada kulit dudukan kursi atau sandaran kursi. Biopolish Leather Care bisa melindungi permukaan kayu jadi tambah licin dan terjaga.

Menggunakan Minyak Zaitun

Jenis minyak satu ini memang sudah banyak dikenal. Biasanya dikenal sebagai minyak untuk perawatan wajah dan kecantikan. Membuat kulit jadi semakin mulus dan kinclong. Namun jangan salah, minyak yang berasal dari pohon zaitun ini ternyata bisa dimanfaatkan untuk merawat furniture kayu di rumahmu lho. Jadi minyak zaitun memiliki karakter yang unik. Dia bisa menembus ke dalam pori-pori tahu, tapi tidak membuat rusak permukaan kayu. Ini menjadi keistimewaan yang sangat bagus guna merawat furniture kayu jati, khususnya furniture jati kamu yang penuh kenangan.

Cara merawat furniture kayu jati dengan menggunakan minyak zaitun pun mudah. Siapkanlah minyak zaitun, lalu oles ke furniture kayu jati kamu memakai  kain hingga rata. Saran, gunakan kain microfiber yang ekstra-halus itu ya. Ini penting agar permukaan kayu jati antikmu jadi tidak rusak. Setelah kamu oles, tunggu dulu sampai 30 menit hingga minyak zaitun benar-benar meresap sempurna pada permukaan kayu. Lalu usap menggunakan kain microfiber lain yang kering untuk menghilangkan minyak yang masih tersisa di permukaan.

Jika minyak zaitun menurutmu kurang memuaskan, kamu bisa mencoba cara praktis, modern, dan berkualitas lainnya menggunakan Biopolish Linseed Oil. Jadi bahan ini itu terbuat dari campuran antara beeswax, linseed oil, serta berbagai minyak alami lain yang sangat aman bagi kayu. Dengan produk ini kamu bisa merawat furniture kayu jati kamu jadi tambah kinclong lagi dari yang sebelumnya. Untuk jenis-jenis kayu yang sifatnya kuno dan antik, Biopolish Linseed Oil didesain agar keindahan alami dari kayu jati muncul ke permukaan. Sebagaimana minyak alami, ia meresap pada serat kayu secara mendalam hingga bisa menutup mikro pori-pori kayu.

Continue Reading

Ada rahasia yang belum banyak diketahui orang terkadang, yaitu usia suatu perabotan kayu jati menentukan harga. Semakin tua dan terawat dengan baik, maka produk kayu jati akan berharga tinggi. Selain itu, asal kayu jati juga cukup menentukan harga pula. Semisal kayu jati yang berasal dari kota khusus penghasil kayu seperti Blora memiliki kebanggaannya sendiri. Untuk itu, merawatnya tak bisa sembarangan, butuh cara merawat perabot kayu jati yang benar.

Tahukah kamu jika zaman dajulu cara merawat perabot kayu jati masih menggunakan serabut kayu kelapa. Yap, serabut yang memiliki tekstur khas dan sering digunakan untuk menggosok dan mencuci. Sayangnya, menggunakan serabut kelapa punya masalah memunculkan jamur pada permukaan furniture kayu, mebel, dan perabot. Sehingga cara ini pun pelan-pelan ditinggalkan. Orang-orang kemudian memiliki caranya sendiri untuk membersihkan perabotan kayu jati.

Ada yang menempatkan perabot kayu jati di ruangan yang bersuhu normal agar terhindar dari jamur. Kemunculan jamur bisa membuat permukaan kayu jati jadi terlihat kusam, tak bersih (kotor), dan tak enak dipandang. Jika jamur muncul, orang biasanya membersihkannya menggunakan air deterjen dan lap hingga menghilang. Kemudian dilap kering dan diolesi minyak kayu seperti Biopolish Natural Oil. Cara merawat perabot kayu jati pula, terlebih ibu-ibu biasa menggunakan pelindung seperti kaca atau penutup meja agar permukaan kayu jati tak tersentuh langsung oleh kotoran.

Perawatan khusus terhadap perabotan kayu jati memang tak mengherankan, karena furniture kayu jati masih menjadi perabot pilihan kebanyakan masyarakat Indonesia yang hidup di wilayah tropis. Juga khususnya bagi orang tua-orang tua yang telah senior, etnah itu kakek, nenek, paman, bibi, hingga orang tua kita sendiri. Selain perabotan kayu jati bisa diwariskan secara turun menurun, warna kayu dan elemen tanahnya sangat hangat dan cocok untuk iklim cuaca di Indonesia. Sebab itu ada sejumlah cara merawat perabot kayu jati.

Merawat Perabot Kayu Jati Tak Harus Mahal

Cara merawat perabot kayu jati ternyata tak semahal yang dibayangkan lho. Banyak tips dan trik sederhana yang bisa kamu terapkan terutama soal penempatan. Jika kamu misalnya memiliki lemari kayu, berilah jarak dengan dinding sekitar lima sampai sepuluh centimeter. Hindari menempelkan permukaan kayu jati langsung dengan dinding. Sebab sirkulasi lembap yang ada pada di tembok bisa memunculkan risiko munculnya jamur. Diberi jarak pula biar mudah untuk dibersihkan.

Setelah letak dari dinding ditaruh secara tepat, jangan lupa pula untuk mengecek posisi lemari kayu jati secara rutin. Mengecek posisi di sini berarti melihat kondisi perabotan seperti apa dari luar hingga dalam prabotan secara berkala. Hindarilah untuk menaruh beban lebih pada perabotan-perabotan kayu jati yang tak sesuai dengan fungsi dan kapasitasnya. Misal jangan menaruh baju basah di dalam lemari kayu atau duduk di lengan kursi kayu. Cara merawat perabot kayu jati satu ini memang terlihat sederhana, tapi sering dilupakan.

Tak kalah penting pula ketika kamu hendak menggeser perabotan kayu ke tempat lain Peganglah secara hati-hati biar tak ada goresan baik di permukaan kayu maupun pada lantai. Kalau perlu, berilah bantalan pada kaki perabotan kayu agar mudah digeser dan tak berbunyi derit-derit yang kurang enak di telinga.  Cara lain untuk menggeser bisa mengajak keluarga, saudara, atau teman dekat. Penggeseran seperti ini biasanya terjadi ketika rumah baru atau masih dalam tahap renovasi.

Cara merawat kayu jati tak harus mahal lainnya yaitu dengan menggunakan minyak khusus kayu jati. Tak harus mahal di sini kamu tak perlu merogoh kocek dalam misalnya untuk melakukan vernish ulang atau prosedur lainnya. Cukup menggunakan produk Biopolish, perabotan kayu jati di rumah kamu jadi seperti tampak baru, tajam, dan awet.

Biopolish memiliki empat produk yang sangat berguna untuk merawat perabot kayu jati. Pertama, ada Biopolish Beeswax yang digunakan untuk merawat furniture yang berkaitan dengan makanan, minuman, atau kitchen set. Perabot-perabot dapur seperti piring, gelas, telenan, dan lain-lainnya yang terbuat dari kayu bisa kamu aplikasikan Biopolish Beeswax ini untuk membuatnya jadi lebih baru, bersih, dan terawat. Biopolish Beeswax terbuat dari bahan alami yang aman untuk digunakan pada peralatan makan.

Kedua, Biopolish Leather Care semacam pelembab sekaligus semir yang biasa digunakan untuk perawatan perabotan-perabotan yang berhubungan dengan kulit. Semisal bantalan pada kursi kayu jati, sandaran pada sofa kayu jati, dan lain-lain sampai tas, sepatu, jaket, yang berhubungan dengan kulit produk Biopolish Leather Care bisa diaplikasikan. Cara merawat perabot kayu jati yang berhubungan dengan kulit menggunakan produk ini juga mudah dengan cara mengoleskannya.

Ketiga, Biopolish Linseed Oil yang digunakan untuk perawatan kayu serta finishing perabotan kayu yang tak bersentuhan dengan alat-alat dapur atau peralatan makan. Berupa furniture-furniture yang hampir selalu kita temui setiap hari seperti lantai kayu, meja kayu, kursi kayu, lemari kayu, dan seterusnya. Cara merawat perabot kayu jati menggunakan Biopolish Linseed Oil juga mudah tinggal dioles secara merata.

Keempat, Biopolish Natural Oil yang serbaguna bagi apapun jenis kayunya. Baik kayu yang terkana makanan atau bebas dari makanan. Minyaknya terkonsentrasi dari berbagai subtrat alami membuat furniture jadi tambah terlindungi. Natural oil-nya sangat penting guna menajamkan serta mencerahkan warna perabot kayu jati, menghindari adanya organisme pembusuk, dan membuat warnanya jadi tambah bersinar.

Langkah-langkah Membersihkan dan Merawat Perabot Kayu Jati

  1. Siapkan kain halus untuk membersihkan perabot kayu jati. Berbagai jenis kain yang bisa digunakan dari kain microfiber, kain berbahan wol, atau kain berbahan katun. Jangan menggunakan kain yang strukturnya kasar karena bisa melukai body perabotan kayu jati yang kamu miliki.
  2. Untuk permukaan yang susah dijangkau seperti ukiran gunakanlah kuas kecil. Menggunakan kuas akan sangat terbantu juga ketika membersihkan bagian dalam perabotan yang penuh dengan debu. Struktur kuas yang lentur bisa memudahkan pengambilan kotoran.
  3. Air hangat bisa untuk membersihkan perabot kayu jati tanpa vernish menggunakan kain yang diperas dari air hangat. Air hangat membuat kotoran jadi mudah terangkat dari permukaan, sehingga ritual bersih-bersih perabotan jadi tambah gampang. Selain itu air hangat bisa meningkatkan mood jadi hangat pula ketika tangan dicelupkan ke dalam ember atau baskom.
  4. Gunakan produk-produk Biopolish yang sesuai dengan kebutuhan. Biopolish memiliki empat produk yang masing-masing telah dijelaskan, dari Biopolish Beeswax, Biopolish Leater Care, Biopolish Linseed Oil, dan Biopolish Natural Oil. Jika belum memiliki, cobalah hubungan agen Biopolish terdekat di kotamu.
  5. Pakailah kain kering yang bersih saat melakukan finishing pembersihan dan perawatan perabotan kayu jati. Keringkan dengan benar agar tak tercipta kelembaban baru. Setelah itu letakkan perabotan dengan benar pada tempatnya semula.
Continue Reading

Perabotan klasik yang terbuat dari kayu memang memiliki pesona dan gayanya sendiri. Melihatnya saja kamu bisa menikmati produk budaya dan masa yang berbeda, entah itu masa lalu, vintage, bahkan modern. Tak heran perawatan mebel kayu klasik ini kadang bikin frustrasi bagaimana cara maintenance yang tepat agar bersih dan bebas dari debu membandel.

Ketika kamu tengah melakukan perawatan pada perabot mebel kayu, untuk menjaga agar kayu terlihat bagus kamu harus mengetahui dasar-dasar membersihkannya. Paling tidak, lakukan perawatan mebel kayu secara rutin dari debu, kotoran, hingga risiko terserang serangga yang bisa merusak kayu kesayanganmu. Debu misalnya, dapat menyebabkan adanya endapan udara yang menumpuk pada permukaan furniture kayu.

Jika debu bersarang terlalu lama di permukaan, maka akan bisa menyebabkan hal-hal yang tak mengenakkan. Dari tampilan yang kusam dan kotor, sampai risiko menjadi pemicu alergi atau bagi orang yang memiliki penyakit asma bisa membahayakan kesehatan. Sayangnya, debu ini setiap hari ada dan sebagian besar akan melekat pada kain dan mebel kayu yang ada di rumahmu.

Untuk itu diperlukan teknik perawatan mebel kayu yang benar, sehingga debu bisa dibersihkan dari permukaan dan tidak malah menyebar ke seluruh ruangan. Caranya bisa bermacam-macam, yang paling sederhana ambillah kain microfiber dan basahilah sedikit sebelum melakukan pengelapan. Lalu bersihkan kelebapan berlebih dari kain microfiber tersebut menggunakan handuk kering.

Berbagai Macam Pembersih Debu yang Efektif untuk Membersihkan

Di pasaran terdapat berbagai jenis pembersih debu yang belum banyak dikenal. Sebelum mencari alat pembersih debu yang tepat untuk perabotan kayu, periksalah dulu jenis debu seperti apa yang menempel pada perabotan. Berikut beberapa di antaranya yang mesti kamu tahu agar prosesi perawatan mebel kayu milikmu jadi lancar.

  1. Lap Bulu Klasik Atau Kemoceng

Tentu jenis pembersih debu satu ini tidak asing dan sering ditemukan sebagai salah satu alat untuk bersih-bersih. Bentuknya yang khas dengan bulu-bulu yang lembut, ringan, dan mudah dipegang bisa dijadikan alat perawatan mebel kayu yang paling sederhana. Gunakanlah kemoceng yang terbuat dari bulu unggas, aplikasikan pada furniture kayu seperti meja, kursi, bingkai foto, karya seni, dan lain-lain.

  1. Lap Kain dari Wol Domba

Lap wol domba memilliki kandungan lanonin yang bisa menarik debu. Lap satu ini juga efektif untuk membersihkan lekuk-lekuk perabotan mebel kayu yang susah dijangkau oleh kemoceng maupun kain biasa, karena strukturnya sendiri bisa menempel lembut pada kayu. Area yang sulit dikangkau dalam perawatan mebel kayu seperti rak tinggi, kipas langit-langit, ornament rumit dalam karya seni, bisa kamu atasi menggunakan lap dari wol domba.

  1. Kain Katun yang Mudah Menyerap

Kain katun memang biasanya dipakai untuk membersihkan debu dan menjadi alat lap. Kain ini tidak akan menggaruk atau melukai permukaan perabotan mebel kayu rumah ketika kamu tengah mengambil debu kotoran. Agar teraplikasikan dengan baik, kamu bisa membasahi sedikit kain katun ini menggunakan air sebelum membersihkan debu yang hendak dituju. Selain kotoran bisa diangkat, debunya pun jadi tidak ikut berpencar.

  1. Lap Microfiber

Lap jenis atu ini merupakan lap yang tebuat dari serat yang sangat halus. Cirinya memiliki sensasi sentuhan yang begitu lembut pada permukannya. Baik ketika lap itu kamu usap ke permukaan tangan atau ke permukaan benda seperti kayu, kaca, hingga motor/mobil. Lap satu ini mempunyai kemampuan menyerap dan menyimpan air sangat tinggi. Tak heran, lap microfiber menjadi lap yang banyak digemari dan sering dibawa kemana-mana. Lap ini juga sangat cocok ketika digunakan untuk membersihkan debu perabotan kayu unik dan klasik yang kamu miliki.

Cara Membersihkan Mebel Kayu Bebas dari Debu

Ketika melakukan perawatan mebel kayu, pilihlah salah satu atau dua alat pembersih debu yang telah dijelaskan pada ulasan sebelumnya. Jangan kamu memakai semprotan pembersih serbaguna sebagaimana yang biasa kamu gunakan di meja makan atau lainnya. Jangan juga langsung membersihkan air dengan air, tapi celupkan kain katun ke dalam sabun yang telah dilarutkan dalam air. Kemudian peras secukupnya dan seka pada bagian yang kotor. Bilaslah segera dan keringkan menggunakan kain yang bersih dan lembut.

Setelah bebas dari debu, langkah selanjutnya adalah melakukan perawatan mebel kayu lanjutan menggunakan produk-produk dari Biopolish.  Biopolish Beeswax, Biopolish Linseed Oil, dan Biopolish Natural Oil bisa menjadi pilihan perawatan yang menjaga agar perabotan kayu tetap awet, kinclong, bersih, dan bisa mengatasi debu yang membandel.

Dengan menggunakan Biopolish Natural Oil misalnya, yang bisa diaplikasikan untuk perawatan semua jenis furniture kayu bisa melindungi dan membuat permukaan kayu jadi tambah licin. Minyak ini tergolong serbaguna untuk perawatan mebel kayu yang bisa meresap ke dalam tanpa ada lapisan film pada permukaan kayu. Komposisinya terbuat khusus dari bahan-bahan alami dan mineral sehingga keindahan mebel kayu jadi terjaga.

Selain debu-debu dapat terangkat, dengan menggunakan Biopolish Natural Oil niscaya mebel kayu milikmu akan terlihat lebih cerah dan tajam secara alami. Cara menggunakannya pun sangat-sangat mudah, kamu tinggal menggosok atau mengelap menggunakan kain permukaan kayu yang telah dibersihkan terlebih dahulu secara manual. Dengan produk ini mebel kayu akan terlihat lebih eksotis.

Selain Biopolish Natural Oil, Biopolish Beeswax juga bisa menjadi pilihan. Biopolish Beeswax bisa diterapkan pada pemukaan kayu untuk melindungi permukaan. Lapisan Beeswax yang terbuat dari bahan alami dan aman digunakan bahkan untuk perabotan makanan akan membantu mengurangi goresan permukaan. Beeswax juga memberikan perawatan mebel kayu menjadi tahan lama, tidak luntur, dan membuatnya terlihat berkilau. Untuk mengaplikasikan Biopolish Beeswax, berikut langkah-langkah yang bisa kamu terapkan:

  1. Bersihkan dulu perabotan yang berdebu menggunakan kemoceng dan kain hingga bersih. Ini penting dilakukan sebagai tahap pembersihan paling dasar dan awal sebelum bidang permukaan kayu diolesi menggunakan Biopolish Beeswax.
  2. Ambillah Biopolish Beeswax sedikit demi sedikit, kemudian oleskan pada bidang menggunakan kain sampai rata. Tekniknya tentukan titik-titik perabotan yang akan dibersihkan dan diolesi, jangan gugup, dan lakukan dengan tenang dan hati-hati. Fokuskan konsentrasi secara penuh agar energi kamu sampai pada perabotan yang ingin kau bersihkan.
  3. Tunggulah selama beberapa saat hingga kering, butuh waktu sekitar lima hingga sepuluh enit. Pakailah kain yang telah direkomendasikan seperti kain katun atau wol agar bisa menjagkau bagian-bagian yang sulit.
  4. Setelah Biopolish Beeswax kering, pakailah kain bersih dan lembut ke permukaan sampai terlihat mengkilap secara alami. Pastikan debu-debu telah dibersihkan dengan sempurna.

Setelah cara-cara ini berhasil kamu selesaikan, maka perabotan mebel kayu kamu akan lebih bersih, bebas debu, dan terjaga. Orang-orang yang melihatnya pun jadi tambah senang dan tak ragu untuk mendekati atau menggunakannya.

Continue Reading

Perabotan berbahan dasar kayu sering dipilih dibanding perabotan berbahan material lain karena berbagai alasan. Selain karena lebih teduh, klasik, tahan lama, juga menjadi perabotan yang gampang untuk disandingkan dengan furniture-furniture lainnya. Kayu juga menjadi bahan yang sangat populer di Indonesia dan menjadi kekayaan sumber daya alam yang dimiliki oleh berbagai wilayah yang berhutan luas. Meski begitu, apabila perawatan furniture kayu tidak tepat maka akan tampak kusam.

Di sisi lain, furniture sendiri mempunyai peran signifikan dalam sebuah ruangan baik indoor ataupun outdoor. Perabotan yang tepat dalam ruangan tertentu dapat meningkatkan mood orang yang ada di dalamnya. Perabotan juga berperan sebagai hiasan yang membuat ruangan jadi semakin indah dan enak untuk dipandang. Untuk perabotan jenis kayu, perawatan furniture kayu baik untuk perabotan rumah tangga atau hiasan mesti dilakukan agar tampilannya menarik.

Perhatikan pula penataan furniture kayu yang digunakan. Seringkali seseorang memang harus pintar-pintar melakukan penataan ruang agar berfungsi sebagaimana yang dikonsepkan. Jika ruangan terbatas maka ukuran furniture kayu pun perlu untuk disesuaikan. Pilihlah perabotan yang benar-benar diperlukan untuk meminimalisir pemborosan ruang, dan mempermudah perawatan furniture kayu yang ada di ruangan.

Selain cara itu lebih bermanfaat, kamu juga tak susah saat mau menjangkau perabotan tersebut. Jika dimungkinkan, milikilah furniture kayu yang memiliki laci, wadah, atau cabinet khusus untuk menyimpan barang-barang yang sifatnya pernak-pernik dari kunci, peralatan potong (gunting), kertas-kertas tertentu, hingga koin receh. Disiplinlah pula untuk tidak meletakkan barang-barang secara sembarangan, ini akan memudahkan menata rumah dan menjadikan perawatan furniture kayu jadi lebih mudah.

Lakukan Hal-Hal Ini Agar Furniture Kayu Tampak Baru dan Tahan Lama

Beberapa cara pun diterapkan guna melindungi furniture kayu agar selalu tampak baru dan tahan lama. Para penggemar kayu bisa melakukan perawatan furniture kayu sebagai berikut.

  1. Letakkan furniture di tempat yang tepat. Jangan sampai permukaan kayu tersiram oleh cairan-cairan yang bisa merusak permukaan atau bahan-bahan yang susah untuk dibersihkan. Seperti alkohol, tinta, kosmetik, makanan tertentu, dan lain-lain. Ketika benda-benda ini melekat pada permukaan kayu dengan durasi lebih dari semenit, akan membutuhkan perawatan furniture kayu tersendiri.
  2. Debu dan kotoran yang melekat pada permukaan furniture kayu membuat perabotan jadi terlihat kotor dan kusam. Untuk mengatasinya gunakanlah vacuum cleaner mini, sikat yang berada di alat tersebut bisa digunakan secara efektif untuk mengangkat debu dan kotoran. Atau cara lainnya dengan memakai lap berbahan wol, katun, atau microfiber dengan permukaan halus. Berikan sedikit minyak khusus dan bersihkan kayu perlahan-lahan hingga bersih. Perawatan furniture kayu ini bisa kamu lakukan secara berkala.
  3. Jika kamu memiliki furniture yang tak menggunakan vernis, kamu bisa melakukan perwatan furniture kayu jenis ini dengan mencampurkan air hangat dan sabun tertentu yang komposisinya lebut. Siapkan kain dengan penyerapan yang baik untuk menyeka seluruh permukaan kayu. Setelah kayu kering, usapkan kain yang telah bercampur rendaman air sabun lembut ke badan kayu. Bilas hingga bersih dan keringkan hingga benar-benar kering, jangan sampai kayu jadi lembap dan lapuk.

Produk Biopolish Natural Oil juga menjadi produk yang cocok untuk merawat furniture kayu yang tak menggunakan vernish. Produk ini cepat menyerap pada kayu dan aman untuk semua jenis perabotan kayu. Biopolish Natural Oil dapat digunakan untuk perawatan furniture kayu secara rutin. Dapat menginaktkan keindahan kayu dan mencerahkan kayu jadi terlihat lebih baru.

  1. Sebaliknya, jika kamu mempunyai furniture kayu yang divernish, untuk menjaga kualitas maka dibutuhkan bahan wax atau semir secara berkala agar permukaan furniture kayu terus berkilau. Perawatan furniture kayu varnish ini dapat kamu lakukan secara rutin, 3-4 bulan sekali agar permukaan kayu tetap terjaga kekinclongannya dan terlihat selalu tampak baru. Melapisi dengan wax juga bisa melindungi bagian kayu dari debu serta kelembapan.

Nah, untuk proses satu ini, kamu bisa menggunakan Biopolish Beeswax untuk menjaga dan merawat perabotan interior yang kamu miliki. Biopolish beeswax bisa diterapkan pada meja kayu, kursi, ranjang, lemari, hingga kitchen set yang digunakan untuk makan. Dengan menggunakan Biopolish Beeswax, kayu jadi lebih bersih, anyar, dan memeperlihatkan keindahan alaminya.

  1. Ketika permukaan furniture kayu melekat noda yang sangat lengket dan susah untuk dibersihkan, jangan biarkan kondisi itu bertahan lama, segeralah bersihkan! Caranya dengan mengambil lap basah dan gosok-gosokan pada noda hingga terankat. Pastikan selama menggosok tidak merusak permukaan kayu, lakukanlah dengan sabar dan hati-hati. Setelah terangkat, segera keringkan dengan air bersih. Jangan pula meninggalkan lap yang basah pada permukaan kayu karena bisa merusak permukaan.

Melakukan Perawatan Furniture Kayu Secara Rutin

 

Cara paling efektif membuat furniture rumah kau jadi selalu tampak anyar adalah dengan merawatnya secara rutin. Jika kamu tergolong orang-orang yang malas, langkah yang bisa kamu ambil dengan membuat jadwal rutin kamu sendiri. Jika lelah sendirian, mintalah anggota keluarga inti kamu atau orang-orang terdekat untuk melakukan perawatan furniture kayu secara bergantian. Lakukan aktivitas ini secara tuntas, jangan setengah-setengah.

Namun jika kamu hidup single alias sendirian di rumah, lakukanlah kegiatan bersih-bersih pada akhir pekan atau ketika pagi hari sebelum berangkat kerja. Pengaturan waktu ini bisa melonggarkan jadwal kamu setelahnya. Mulailah dari melakukan perawatan furniture kayu yang kamu anggap paling mudah untuk dijangkau dan dibersihkan.

Dalam melakukan perawatan furniture kayu, bukan berarti sekadar membersihkan atau mengelapnya saja, tapi melakukan maintenance tambahan juga diperlukan. Seperti mengolesi permukaan kayu dengan produk-produk Biopolish yang bisa meningkatkan performa kayu secara alami. Baik itu menggunakan Biopolish Beeswax, Biopolish Linseed Oil,  dan Biopolish Natural Oil. Gunakan sesuai kebutuhan yang tepat.

Setelah perabotan berhasil kamu bersihkan, jangan lupa penataan yang tegas dengan posisi terbaik membuat ruangan jadi lebih rapi dan lapang. Terapkan metode efisiensi ruangan, misalkan di ruang tamu sofa dirapakan ke dinding, meja dipilih yang memanjang dan menghadap sofa, serta kurangi perabotan lain yang hanya sekadar memenuhi ruangan.

Untuk menambah kesan kebaruan, kamu bisa menambahkan dekorasi dinding yang terbuat dari kayu. Sebab tak bisa dipungkiri jika dinding amat mempengaruhi keindahan sebuah ruangan. Sesuaikan dekorasi dinding dari kayu ini sesuai dengan konsep ruang yang akan kamu hadirkan. Beberapa perabotan rekomendasi seperti patung kayu, lukisan seni dari kayu, dekorasi adat tradisional, dan lain-lainnya. Pilih apapun yang sekiranya menambah nilai ruang sekaligus mudah dalam hal perawatan furniture kayu yang menempel pada dinding.

Ornamen sebenarnya juga bisa menambah ruangan jadi terlihat eye-catching, misal dengan ornament-ornamen etnik yang bisa kamu pajang di rak dari bahan kayu atau di atas meja kayu. Pilih ornamen yang memberikan sentuhan personal dan warnanya kontras dengan dinding agar terlihat menonjol.

Continue Reading

Hewan tertentu membuat sesi perawatan furnitur kayu di rumah memerlukan penanganan ekstra. Terlebih jika hewan tersebut berukuran kecil sekali dalam ukuran mikron. Hewan jenis ini kurang bisa disadari keberadaannya. Tahu-tahu furnitur kayu yang dimiliki rusak, terutama yang bagian dalam kayu yang telah menjadi santapan makhluk mikro. Hewan mirko itu salah satunya adalah teter, yang menjadi aktor perusak kayu terbanyak setelah rayap.

Perlu perawatan furnitur kayu secara khusus untuk mengatasi teter. Teter, binatang ini ukurannya sangat kecil. Warnanya coklat, bentuknya mirip pasir berukuran 2-5 mm, dan hidup bergerombol. Hewan satu ini adalah sejenis kumbang yang memiliki moncong. Jenisnya ada dua: teter pengebor dan teter jenis serbuk. Jika hewan satu ini tinggal di furnitur rumah berbahan dasar kayu, bisa membuat kayu jadi rusak dan keropos.

Perawatan furnitur kayu yang bebas dari teter mesti dilakukan lebih awal. Bahkan sebelum kayu yang akan dijadikan furnitur rumah tersebut diolah dan siap untuk digunakan. Alasannya sebagaimana yang telah disebutkan di awal, hewan satu ini berukuran amat kecil, sulit dideteksi, tak bisa dipastikan kapan hama satu ini memakan furnitur kayu kesayangan kamu. Bisa jadi rusak begitu saja.

Zaman dahulu perawatan furnitur kayu yang bebas dari teter dilakukan dengan waktu yang lama. Caranya dengan merendam kayu dalam air selama waktu tertentu yang relatif. Di masa sekarang ini di mana permintaan furnitur kayu meningkat dan produksi sangat banyak dilakukan, cara tersebut dianggap ketinggalan zaman.

Merawat Furnitur Kayu Bebas Teter

Guna menjaga furnitur kayu tidak mudah diserang oleh teter. Kamu bisa melakukan perawatan furnitur kayu secara berkala. Ada beberapa cara yang bisa  kamu lakukan sendiri di rumah, baik secara alami maupun menggunakan produk-produk perawatan furnitur kayu menggunakan Biopolish.

  1. Menggunakan Bahan Alami Dari Alam

Perawatan furnitur kayu satu ini tidak butuh banyak biaya. Siapkan puntung rokok dan rendamlah puntung rokok tersebut dengan air garam. Lalu pembasmian teter dapat dilakukan dengan cara menyemportkan atau bisa juga dengan menyuntikkan cairan ini pada seluruh bagian kayu. Bahan alami lainnya yaitu menggunakan air rendaman beras pertama. Kamu juga bisa menggunakan cairan yang terbuat dari campuran daun papaya dan daun sirih yang sudah diblender. Caranya sama dengan melakukan penyemprotan pada furnitur kayu.

  1. Menggunakan Bahan Pembasmi Teter

Bahan yang digunakan untuk membasmi teter bisa dengan mudah kamu peroleh di toko-toko terdekat. Pengaplikasiannya pun cukup mudah. Yaitu dengan mencampur obat pembasi teter dengan air kemudian kamu semprotkan ke seluruh bagian kayu. Selain dengan menyemprot, kamu juga bisa dengan mengoleskannya menggunakan kuas. Obat pembasi teter dapat pula kamu pakai untuk perawatan furnitur kayu dengan cara direndam. Sebelum bahan kayu diolah menjadi furnitur, tahap ini sebaiknya dilakukan terlebih dahulu.

  1. Menggunakan Bubuk Anti Serangga (Rayap)

Bubuk anti serangga atau bubuk anti rayap cukup beda penggunaannya dengan obat pembasmi teter. Sebab kamu tak perlu mencampurnya dengan air, sangat mudah tinggal ditabur pada bahan kayu yang terlanjur digerogoti teter atau rayap. Cara kerja dari bubuk anti rayap ini adalah bubuk akan dibawa ke larva rayap/teter, kemudian bubuk akan mematikan rayap/teter yang ada dalam kayu tersebut. Sebelum dimakan teter pun, bubuk anti rayap ini bisa kamu gunakan untuk perawatan furnitur kayu.

  1. Menyuntik Kayu dengan Obat Pembasmi Hama

Cara suntik kayu ini jamak digunakan dalam perawatan furnitur kayu dan juga oleh pengrajin kayu. Caranya juga sangat simple, kamu terlebih dahulu bisa membeli cairan pembasmi rayap. Ambil alat suntik khusus dan suntikkan langsung ke dalam kayu. Dengan cara ini, hama perusak yang bersemayam pada kayu akan mati dan keluar dengan sendirinya.

Mencegah dan Membasmi Teter Kayu Menggunakan Produk Biopolish

Agar furnitur kamu lebih kuat, awet, kinclong, dan bebas dari teter, produk dari Biopolish bisa menjadi pilihan. Produk Biopolish merupakan produk yang bisa diaplikasikan untuk perawatan furnitur kayu yang ada di rumahmu dengan cara pemakaian yang sangat mudah.

Pertama, agar furnitur kayu kesayanganmu bebas dari teter, kamu bisa menggunakan Biopolish beeswax yang digunakan untuk finishing dan perawatan barang-barang kayu yang berkaitan dengan makanan, dapur, ruang makan, dan lain-lain. Produk ini telah teruji pakar dan aman digunakan meski bersentuhan dengan makanan.

Kedua, selain Biopolish beeswax, kamu juga bisa menggunakan Biopolish linseed oil untuk merawat furnitur keseharian yang biasa digunakan seperti meja, kursi, lemari, lantai kayu, kerangka jendela, dan lain-lain. Cara pengaplikasiannya pun sangat mudah dengan mengoleskannya menggunakan pada bidang kayu.

Ketiga, Biopolish natural oil yang bisa diaplikasikan untuk semua kayu sebelum kayu tersebut diolah jadi furnitur tertentu. Dengan menggunakan produk satu ini, kayu akan jadi lebih awet, berwarna tajam, makin mempesona dan terbebas dari teter atau rayap.

Berbagai jenis produk Biopolish ini sangat ampuh untuk membasmi teter kayu. Tak hanya teter-nya tapi juga telur-telur teter, karena telur inilah yang kustru berbahaya. Pakailah produk-produk Biopolish ini secara rutin dan lakukan perawatan furnitur kayu dengan benar. Produk-produk ini memiliki kualitas yang telah teruji.

Jangan lupa juga ketika akan melakukan perawatan furnitur kayu untuk menggunakan alat pelindung diri. Misalnya sarung tangan karet, kamata pelindung, dan peralatan lainnya yang mendukung. Pahami pula tanda-tanda jika kayu terindikasi terkena teter. Semisal ada lapisan finishing yang keropos atau ditemukan terjadi kerusakan. Segera lapisi kayu tersebut dengan produk dari Biopolish.

Mengingat betapa berbahayanya hewan teter ini, melakukan pencegahan secara lebih dini akan sangat membantu merawat dan mejaga furnitur kayu yang kamu miliki. Jangan sampai ketika perabotan benar-benar rusak, kamu baru melakukan perawatan.

Continue Reading

Lazim dikenal jika kayu jati merupakan kayu berkualitas tinggi. Tanaman dengan nama ilmiah Tectona grandis ini mempunyai banyak manfaat terlebih sering digunakan untuk membuat furnitur rumah tangga. Selain untuk mebel, jati bisa digunakan juga sebagai bahan struktur bangunan. Rumah-rumah adat yang ada di Indonesia kebanyakan menggunakan kayu jenis ini. Meski begitu, beberapa perabot tertentu juga butuh perawatan mebel kayu yang pas.

Selain kuat dan tahan lama, kayu jati sejak dulu memang menjadi tren dalam industri mebel. Kamu bisa menemukan dengan sangat mudah produk-produk mebel jati di gerai-gerai furnitur. Bahkan jati bisa dijadikan investasi yang cukup menjanjikan, tak hanya secara ekonomi, tetapi juga investasi dari satu generasi ke generasi yang lain. Dengan melakukan perawatan mebel kayu jati yang benar, tentu cita-cita ini akan terwujud.

Coba lihat kembali perabotan kayu jati yang ada di rumahmu. Kini saatnya bertanya, berapa bulan sekalikah kamu melakukan perawatan mebel kayu jati? Apakah 12 bulan, 8 bulan, 6 bulan, tiga bulan, 1 bulan, atau jangan-jangan tidak sama sekali? Memang, kayu jati tergolong dalam kategori barang yang mudah dalam perawatan. Bahkan dengan sedikit perawatan saja sudah cukup.

Perawatan mebel kayu jati minimal yang kamu lakukan di antaranya adalah dengan membersihkan permukannya. Ketahui juga setidaknya karakteristik yang dimiliki oleh kayu jati. Sehingga ketika membersihkan dan merawatya jadi lebih mudah.

Perawatan Kayu Jati yang Direkomendasikan

Menurut rekomendasi pakar jati di Dane Décor, untuk perawatan mebel kayu jati harian, kayu jati ini sangat mudah untuk dibersihkan. Selain itu jati juga tahan noda secara alami. Jati dapat menahan tumpahan air selama 12 jam tanpa ada tanda-tanda kerusakan. Dalam tempo seminggu sekali, kamu juga bisa membersihkan furnitur jati dengan menggunakan kain yang tidak berbulu.

Ketika cuaca tengah panas dan debu sedang banyak-banyaknya, kamu juga bisa melakukan pengelapan dengan lebih sering. Untuk jenis perabotan jati yang digunakan untuk tempat makan, seperti piring, keranjang buah, telenan, dan lain-lain, produk Biopolish Beeswax sangat cocok untuk kamu aplikasikan ke perabotan tersebut.

Biopolish Beeswax telah memiliki sertifikat food grade dan food safe yang aman karena terbuat dari lilin lebah dan terbuat dari bahan alami. Produk ini juga bisa membuat warna perabotan jadi makin berkilau, bahkan bisa menimbulkan kesan efek air pada daun talas. Dengan Biopolish Beeswax, perawatan mebel kayu jati berupa wooden kitchen, mainan anak, dan furnitur jati jadi lebih terjaga.

Nah, untuk perawatan mebel kayu jati indoor, kamu bisa mengolesi minyak Biopolish Linseed Oil setiap 3 hingga 4 bulan sekali. Biopolish Linseed Oil terbuat dari beragam natural oil yang berfungsi untuk melindungi dan merawat mebel kayu jati secara alami. Komposisinya yang aman bagi kesehatan serta lingkungan juga cocok untuk diaplikasikan untuk perawatan mebel kayu jati di dalam maupun luar ruangan.

Biopolish Linseed Oil membuat kayu jati awet juga karena bisa melindungi mebel dari pengaruh cuaca. Kandungan oksidannya yang tinggi dapat meredam efek dari sinar ultraviolet yang merusak. Selain itu, formulasi khususnya juga bisa menghambat perubahan warna mebel kayu jati jadi tampak tajam dan menonjol. Minyak pinus yang terkandung di dalamnya juga bisa melindungi jati dari  bakteri dan jamur.

Selain pengolesan Biopolish Linseed Oil, perawatan mebel kayu jati lainnya juga bisa kamu lakukan setiap tiga hingga empat kali dalam sebulan menggunakan kuas. Bersihkanlah debu-debu yang menempel pada sela-sela perabotan yang kamu miliki. Ini sebagai upaya untuk mencegah tumbuhnya jamur hingga hewan-hewan yang menimbulkan kerusakan seperti rayap dan teter.

Jangan lupa pula untuk meletakkan perabotan kayu jati pada ruangan dengan suhu normal. Meski mebel jati berada di luar ruangan, pastikan jangan sampai terpapar langsung dengan sinar matahari, apalagi jika suhu terlalu tinggi dan panas. Jangan pula meletakkan mebel jati di tepat yang begitu lembab. Sebab tempat lembab merupakan ekosistem bagi serangga berbahaya yang merusak perabotan kamu.

Pindahkan Mebel Kayu Jati dengan Hati-Hati

Sekali lagi, kayu jati ini memang istimewa. Sebab semakin bertambah usia, kayu jati akan semakin indah. Jika jati masih muda ia berwarna kuning, ketika tua akan berwarna cokelat tua yang kaya. Dengan melakukan perawatan mebel kayu jati secara benar, secara tak sadar kamu juga telah melakukan investasi terhadap perabot yang kamu miliki untuk generasi setelahmu.

Hal lain yang perlu kamu perhatikan ketika melakukan perawatan mebel kayu jati yakni tentang memindahkan perabotan jati. Berhati-hatikan ketika akan memindahkannya. Jangan sampai kamu menyeret sampai menari paksa perabotan jati yang kamu miliki. Banyak alasan yang tak membenarkan cara itu, selain bisa mengikis kayu juga bisa merusak lantai.

Cara yang tepat ketika kamu hendak memindahkan perabotan kayu jati adalah dengan menjinjing, mengangkat, dan mendudukannya secara hati-hati. Mintalah bantuan anggota keluarga dan orang-orang terdekatmu untuk melakukan hal tersebut. Ini biasa terjadi ketika kamu tengah bosan dengan letak-letak perabot yang begitu-begitu saja. Improvisasi terkadang memang perlu sehingga suasana ruangan jadi lebih hidup.

Hal-hal sepele seperti menjadikan lengan kursi jati sebagai dudukan atau menjadikan perabot jati sebagai pijakan juga mesti kamu hindari agar mebel jatimu awet. Alasannya, lengan kursi tidak dibuat dan didesain untuk menampung berat badan yang berat. Ketika kebiasaan menduduki lengan kursi ini terjadi terus menerus, makan daya tahannya akan berkurang dan bisa jadi akan patah.

Kenapa pula tidak boleh digunakan sebagai pijakan? Sebab perabota kayu jati tertentu tidak didesain untuk menampung berat manusia secara keseluruhan. Jika kamu ingin menjangkau ketinggian tertentu, gunakanlah tangga, jangan perabotan mebel kayu jati. Tempatkanlah sesuatu seusai pada tempatnya. Mudah dilakukan bukan?

Continue Reading