Month: December 2020

Bangunan yang ada di Indonesia dipengaruhi dengan sentuhan arsitektur, interior, hingga furniture dari era kolonisasi, terutama dari Belanda dan Inggris. Hal ini bisa tercermin terutama di kota-kota besar Indonesia, di pusat kota, seperti yang ada di Bandung, Semarang, Jakarta, Surabaya, dan lain-lainnya. Meski saat ini bangungan-bangunan tersebut lebih dialihfungsikan sebagai bangunan komersil. Bangunan bersejarah itu memiliki kekayaan elemen furniture sebagai produk budaya yang menarik untuk dipelajari.

Dalam tulisan berjudul “Kajian Furniture Pada Rumah Hunian Kolonial Belanda” karya Irena Vanessa Gunawan dan Citra Amelia dijelaskan terkait gaya furniture zaman Belanda ini. Tulisan yang terbit di Jurnal Idealog (Ide dan Dialog Indonesia) tersebut menyatakan bahwa perkembangan arsitektur kota dan interior pada zaman kolonial memberi pengaruh positif terhadap desain. Khusus pada elemen interiornya, banyak yang menggunakan kayu yang kuat.

Dari kayu eboni (Diospyros ebenum), kayu kalamander (Diospyros quaesita), kayu amboina (Pterocarpus indicus), kayu sonokeling (Dalbergia latifolia), kayu satin (Chloroxylon swietenia), hingga kayu jati (Tectona grandis). Julukan yang disematkan pada furniture-furniture zaman kolonial dengan ciri khas mempertahankan tekstur dan urat kayu tersebut yaitu “Furniture Belanda”. Pada era modern seperti sekarang ini, produk-produk furniture yang terbuat dari kayu-kayu tersebut juga bermunculan dengan adanya furniture-furniture yang sifanya minimalis.

Literatur yang mencatat terkait sejarah perkembangan furniture di Indonesia masih sangat terbatas. Salah satunya adalah buku yang membasa tentang ebony furnitur dari Dave van Gompel. Koleksi furniture dari kayu tersebut kebanyak diiliki oleh keluarga-eluarga Belanda ketika kembali dari Indonesia. Keunikan dari koleksi furniture tersebut menunjukkan gaya furniture Eropa pula.

Dikatakan pula jika pada abad-17, jual beli furniture di pasar bukanlah kegiatan yang umum dilakukan. Sebab sebagian besar furniture masih digarap secara lokal. Apalagi di ranah Indonesia, furniture seperti kursi bukanlah budaya tradisional Indonesia, karena masyarakat lebih sering menggunakan alas dan tikar untuk duduk. Kursi dianggap sebagai perlambang status tertentu untuk para pejabat tinggi. Seiring berjalannya waktu, produk furniture di Indonesia pun berkembang. Berbagai gaya, dari British Regency Styles, French neo-clacism styles, empire styles, hingga gaya furniture dari China pun menambah kaya karakteristik furniture. Hingga pada masa modern ini berkembang furniture minimalis.

Ciri-ciri Furniture Minimalis

Sebagaimana konsep minimalis pada umumnya, desain furniture minimalis mengikuti prinsip less is more atau simplicity dan menekankan fungsi. Dalam artian menggunakan bentuk geometri yang sederhana, tanpa ada dekorasi yang tak perlu, bahkan material kayunya pun sederhana, tanpa menghilangkan kualitas alami dari bahan furniture itu sendiri.

Sifat minimalis ini terpengaruh dari budaya Zen (Jepang) yang sangat berkelindan dengan prinsip kesederhanaan, tapi tetap berestetika. Furniture minimalis ditandai dengan beberapa ciri:

1. Furniture berbentuk geometris tanpa dekorasi atau minim dekorasi. Ini bisa dilihat dari bentuk furniture, seperti kubus atau persegi panjang, tidak banyak sudut yang mempersempit ruang.

2. Furniture yang fokus pada fungsi. Furniture ini dibuat terutama berdasarkan pada fungsinya, misal pada meja atau kursi yang nyaman dan tidak terganggu oleh hiasan. Bentuknya tidak rumit.

3. Dibuat menggunakan material yang sederhana tapi memiliki hasil yang maksimal. Bahan untuk membuatnya sangat mudah untuk ditemukan, dan tidak rumit, tapi menonjolkan kualitas dari bahan itu sendiri. Semisal pada furniture kayu jati dengan seratnya yang kuat dan padat.

4. Furniture didominasi oleh warna-warna yang netral,seperti hitam, putih, atau abu-abu. Juga warna alami dari kayu itu sendiri.

Di Indonesia, kamu akan sangat mudah menemukan furniture minimalis ini, karena umumnya banyak digunakan di masa modern seperti sekarang. Di mana desain utamanya memenuhi kebutuhan dasar penghuni rumah.

Merawat Furniture Kayu Minimalis

Ada pepatah yang mengatakan jika kondisi furniture bisa menunjukkan karakter dari pemiliknya. Bisa kamu bayangkan sendiri, jika furniture kayu di rumahmu memiliki kesan yang kotor dan tak tertata, maka kesan burukpun akan kamu dapatkan, orang lain juga jadi enggan untuk berkunjung. Untuk melakukan perawatan khususnya pada furniture yang sifatnya minimalis. Berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan:

1. Membersihkan furniture minimalis secara rutin

Cara membersihkan furniture dari kayu minimalis yang sederhana adalah dengan membersihkan secara rutin. Kalau kamu lupa, kamu bisa membuat jadwal kamu sendiri. Bisa setiap minggu atau setiap bulan. Ajak pula anggota keluarga untuk membantu membersihkan hingga merapikan. Jangan lupa, untuk menggunakan produk dari Biopolish agar keawetan furniture kesayanganmu jadi lebih terjaga.

Kamu bisa menggunakan Biopolish Beeswax untuk furniture kayu minimalis yang bersentuhan dengan makanan. Juga ada Biopolish Leather Care yang bisa merawat furniture yang terbuat dari bahan kulit. Jika furniture kayu minimalismu sangat beragam, Biopolish Natural Oil dan Biopolish Linseed Oil juga sangat multifungsi untuk membersihkan berbagai macam furniture. Cara merawat furniture kayu minimalis dari produk-produk ini pun sangat mudah untuk diaplikasikan.

2. Pilihlah furniture kayu minimalis yang terbaik dan cocok untuk ruangan

Furniture minimalis sangat cocok diletakkan pada ruang yang terbatas dan tidak memiliki banyak sekat. Sebab furniture kayu minimalis ini bisa memberikan kesan yang luas dan rapi. Dengan terbatasnya ruang, maka pilihlah produk furniture yang benar-benar kamu butuhkan. Semakin sedikit maka membersihkan juga semakin efisien bukan? Kamu juga bisa membuat furniture dengan cara hand made yang multifungsi, semisal alamari yang bisa digunakan sebagai meja juga. Hindari pula memilih furniture yang tebal dan bulat karena itu akan mempersempit ruang.

Produk furniture kayu minimalis juga bisa jadi lebih cocok sesuai dengan warna asli ketika furniture tersebut telah diolesi dengan cat duco. Cat duco kerap digunakan sebagai finishing untuk kayu, terbuat dari nitrocellulose (NC), dan mempunyai warna yang solid. Warnanya pun beragam, dari hitam, putih, biru, merah, dan lainya. Meski jika furniture berumur lama, cat ini bisa kabur dan kamu perlu membersihkan furniture kayu cat duco dengan cara yang tepat.

3. Berikan sirkulasi udara yang lancar pada furniture

Udara ternyata memiliki pengaruh signifikan pada kondisi furniture kayu minimalis. Jika kamu meletakkan furniture kayu minimalis di tempat yang lembab, akan mengundang organisme atau serangga yang tak diinginkan untuk hidup. Dari rayap hingga teter, jangan sampai merusak furniture kesayanganmu. Tips membersihkan furniture kayu agar furniture kamu bebas dari serangga-serangga ini adalah dengan meletakkannya di tempat yang bersuhu normal.

Furniture kayu minimalis di rumahmu bisa kamu rawat dengan perawatan yang semudah mungkin. Kamu juga bisa mengganti posisi furniture kayu minimalis secara berkala agar tak kelihatan membosankan dan monoton. Dengan memindahkannya, kamu juga memiliki kesempatan untuk membersihkan bagian tertutup yang jarang dijangkau ketika furniture tidak dipindahkan. Cara membersihkan furniture dari kayu minimalis cukup dengan memindahkan furniture-furniture tertentu, menggesernya ke sudut berbeda, sehingga suasana jadi lebih segar.

Continue Reading

Setiap jenis kayu memiliki keawetan yang berbeda-beda dan ini menjadi faktor penting dalam menentukan penggunaan. Juga menyangkut umur dari furniture sendiri, jika kayu awet maka akan berumur panjang. Keawetan kayu ditentukan oleh beragam faktor, juga kondisi tempat di mana kayu ditempatkan.

Kayu yang diletakkan di dataran rendah akan berbeda keawetannya jika diletakkan di dataran tinggi. Yang di dataran tinggi lebih awet usianya daripada yang di dataran rendah. Semisal pada Tectona grandis atau kayu jati menurut penelitian, ketika dikubur (graveyard) bisa bertahan selama 7 tahun, tapi jika diuji di laut dalam 3 bulan sudah mendapat serangan dari organisme yang merusak kayu.

Dalam artikel jurnal yang ditulis oleh Ginuk Sumarni dan Han Roliadi yang berjudul “Daya Tahan 109 Jenis kayu Indonesia Terhadap Rayap Tanah (Coptotermes curvignahus Holmgren)” menjelaskan terkait ketahanan 109 jenis kayu yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Tulisan yang terbit di Jurnal Buletin Penelitian Hasil Hutan Vol. 20 No. 3 Tahun 2002 ini mengabil sampel dari berbagai daerah dari Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawei Utara, Jambi, Kalimantan Timur, dan lain-lain. Kayu-kayu ini kemudian diuji dengan indikator seperti tidak ada serangan rayap, serangan ringan dan dangkal, serangan sedang, srangan hebat, dan serangan sangat hebat. Hasil menunjukkan jika, jenis kayu menjadi faktor yang berpengaruh nyata pada jumlah rayap yang hidup.

Dari 109 jenis kayu yang diamati oleh eneliti menunjukkan, 68 jenis kayu memiliki jenis ketahanan tinggi (kelas I dan kelas II), lalu 41 jenis kayu masuk ke golongan ke kelas III, kelas IV, dan kelas V. Dan indikator serangan rayap menunjukkan, semakin kayu mudah diserang maka persentase jumlah rayap yang hidup semakin besar. Kayu pada kelas I semisal terdiri dari Acacia mangium, Cassia siamea, Elaeocarpur sp., dll. Kelas II seperti Adinandra brassii, Agathis borneensis, Aglaia versteeghii, dll. Kelas III, Anthocephalus cadamba, Antocephalus sp., Artocarpus sp., dll. Kelas IV, Dysoxylum sp., Eugenia sp., Neolitsea cassiifolia, dll. Kelas V, Agathis philippinensis, Bitschoffia javanica, Blumcodendron kurzii, dll.

Sebab itu, jenis kayu tertentu memang seharusnya memiliki perawatannya yang berbeda, apalagi jika ingin terbebas dari rayap. Perawatan furniture kayu anti rayap bisa dilakukan dengan cara membersihkan furniture secara rutin. Jenis kayu yang paling umum seperti kayu jati merupakan jenis kayu yang awet yang masuk dalam kelas I-II dan serba guna. Selain itu jati juga memiliki nilai dekorasi yang indah karena itu menjadi primadona. Kayu jati juga tergolong furniture kayu minimalis yang mudah untuk dibelah dan dibentuk, tidak banyak mengalami penyusutan, tahan air, dan tahan lama.

Melindungi Kayu dari Rayap Menggunakan Cat Kayu


Furniture kayu anti rayap bisa diupayakan salah satunya dengan memberikan perlindungan dari luar. Rayap sendiri keberadaannya telah ditemukan sejak 200 juta tahun silam. Hewan berkoloni ini masuk ke dalam hewan purba. Untuk mengatasi rayap dengan cara yang paling mudah, yakni dengan menggunakan cat anti rayap yang juga anti jamur. Sebenarnya ada dua cara yang bisa dilakukan agar kayu atau furniture kayu yang terbebas dari rayap, pertama dengan perlindungan dari dalam, baru kemudian perlindungan dari luar.

Pertama, pencegahan rayap dari dalam dapat dilakukan dengan menggunakan obat anti rayap yang bisa meresap ke dalam kayu. Proses pencegahan dari dalam ini dapat dilakukan sebelum finishing dengan cara menyuntikkan obat anti rayap ke dalam substrat kayu, salah satu produk yang bisa kamu gunakan adalah Biopolish Natural Oil.

Kedua, pencegahan rayap dari luar bisa dilakukan dengan cat atau produk kayu anti rayap. Kamu bisa menggunakan Biopolish Linseed Oil dengan formulasi khususnya bisa memberikan perlindungan kayu dan mencegahnya dari organisme, jamur, atau hewan yang akan merusak keindahan kayu. Biopolish Linseed Oil dibuat untuk melindungi kayu dari serangga, kandungannya yang aman bagi manusia tapi tidak disukai oleh rayap akan membuat rayap jadi ogah menggerogoti furniture milikmu.

Alasan Rayap Menyukai Kayu


Mungkin di antara kamu ada yang bertanya-tanya, mengapa rayap begitu suka menggerogoti kayu? Ternyata kayu memiliki kandungan selulosa yang kaya dengan energi, jenisnya polisakarida karbohidrat dan beta-glukosa. Sesuai sifat naturalnya, rayap akan berusaha mencari kandungan tersebut di dalam kayu. Baik kayu tersebut telah menjadi furniture maupun telah mati karena tidak digunakan. Biasanya jenis terkahir akan menjadi sasaran empuk pasukan koloni rayap.

Penelitian menunjukkan waktu kerja rayap sangat tinggi, rayap bahkan bisa memakan gedung besar yang konstruksinya terbuat dari kayu. Di sisi lain, rayap memilih tubuh yang berukuran kecil pula. Di mana satu koloni rayap bisa berjumlah hingga 10 juta rayap. Jika tidak dilindungi dengan baik, maka jutaan rayap ini bisa menggerogoti dan menghabiskan furniture kayu minimalis dan berbagai jenis furniture kayu lainnya dalam waktu yang sebentar.

Rayap yang sering menggerogoti kayu sendiri ada dua jenis. Pertama rayap kayu kering yang tidak terlalu tergantung pada air. Rayap kering hanya mencari jenis kayu saja, tidak dalam tanah. Kedua, rayap kayu basah (subterranean) yang biasa bersarang di tanah. Rayap jenis ini memiliki efek rusak yang hebat. Mencari selulasi dari furniture-furniture yang ada di rumah. Pelan-pelan akan membuatnya keropos.

Perawatan Kayu dengan Produk Anti Rayap

Perawatan furniture kayu anti rayap bisa dilakukan dengan cara membersihkan furniture dari kayu yang telah dibersihkan. Ada pula produk cat yang telah dilengkapi dengan kandungan anti rayap, yang bisa bertahan hingga beberapa tahun melindungi baik dari luar maupun dari dalam. Meski sebaiknya bisa dilakukan pemantauan sekitar enam bulan sekali. Perlindungan kayu ini sebenarnya bersifat ganda, karena yang dilindungi tidak hanya perlindungan terhadap rayap, tapi juga goresan, cuaca, hingga jamur.

Sebagaimana yang telah disinggung, Biopolish Natural Oil dan Biopolish Linseed Oil menjadi produk yang bisa menggantikan plitur bahkan pernis dengan tampilannya yang natural. Aplikasi dari produk-produk ini juga mudah. Kamu cukup menyediakan lap untuk meratakannya ke permukaan kayu. Sifat produk yang mudah diaplikasikan ini cocok untuk memberi kesan natural dan membaut tampilan kayu jadi lebih menarik. Rayap dapat dicegah pula dengan melakukan proses recoting, penyemprotan hingga pengelapan dengan kain.

Kelebihan dari produk-produk Biopolish pula, memliki daya tutup yang maksimal. Ini yang membuat material kayu yang sangat rentan dengan serangan serangga, jamur, dan organisme menjadi tertutupi permukaannya dengan baik. Berbagai jenis kayupun bisa cocok menggunakan produk dari Biopolish. Ini akan membuat tampilan dan warna furniture dari kayu bisa bebas dari rayap. Furniture kayu anti rayap pun jadi mudah untuk diterapkan menggunakan produk-produk dari Biopolish. Kayu jadi tambah awet, terlihat natural, dan kuat dari dalam.

Continue Reading

Jepara, kota yang terletak di Jawa Tengah ini memang terkenal dengan produk kayunya yang memiliki kualitas tinggi. Produk kayu dari Jepara sering diburu oleh para pecinta furniture kayu yang di Indonesia maupun di luar negeri. Kualitas produknya pun telah memenuhi standar ekspor dan memberikan keuntungan yang tidak sedikit. Sehingga ada sebagiaan orang yang berminat menginvestasikan tabungannya pada produk-produk furniture kayu dari Jepara. Di samping bentuk-bentuknya yang indah dan estetik, cara merawat furniture kayu jati dari Jepara juga terbilang mudah untuk dibersihkan secara rutin.

Produk-produk furniture kayu Jepara memang beragam. Produk-produk furniture kayu dari Jepara yang sering kita lihat, beragam furniture-nya ini banyak diminatai oleh kelas menengah atas. Dari kursi yang bisa digunakan untuk bersantai, meja untuk ditaruh di ruang tamu dan menyapa orang yang datang berkunjung, atau almari yang bisa mengisi ruang keluarga di rumah. Produk furniture kayu jati dari Jepara ini semakin elegan, ketika dirawat secara rutin bahkan bisa menjadi sebuah mahakarya langgeng yang bisa dijadikan warisan untuk generasi-generasi setelahnya. Untuk itu, membersihkan mebel kayu jati jepara tidak boleh sembarangan agar tetap menjadi warisan.

Cara merawat furniture jati Jepara sebenarnya mudah, karena kamu tak harus membersihkannya setiap hari. Rekomendasi pembersihan bisa kamu lakukan secara mingguan atau bulanan secara rutin. Biasanya furniture kayu dari Jepara yang jarang dibersihkan memiliki tingkat kilau yang rendah. Untuk mempertahankan agar pesonanya tetap estetik dan indah, beberapa kecelakaan yang disebabkan oleh faktor manusia atau hewan dapat kamu hindari. Seperti menaruh benda tajam, jangan membiarkan hewan peliharaan mencakar-cakar, dan kenalilah jika terdapat rayap hingga teter yang bisa memakan furniture kayu dari Jepara kesayanganmu.

Jika kamu pergi ke pengrajinnya langsung, kamu bisa melakukan pemesanan mebel-mebel reproduksi, atau mebel yang diproduksi pada saat sekarang dan tipe desain yang akan digarap merupaka gaya-gaya yang telah berkembang sebelumnya. Seperti gaya Persia, Victoria, atau Edwardian. Yang khas lagi dari furniture kayu dari Jepara adalah ada ornamen ukiran yang kerap disebut sebagai di-stilasi. Yakni suatu teknik ukiran yang awalnya rumit dibuat menjadi lebih sederhana sehingga mudah untuk dibuat dan lebih simpel. Dalam proses konstruksinya juga terdapat teknik-teknik khusus seperti bagaimana melakukan penguncian pada pasak saat pembuatannya, atau seputar teknik sambungan yang mengunci antar bagian kayu.

Kayu Jati Jepara

Ibrahim Hermawan, Try Setiadi A, Ken Gunadi dalam tulisan mereka yang terbit di Jurnal Rekajiva berjudul “Tinjauan Bentuk dan Konstruksi Mebel Jepara” menjelaskan, ada beberapa aspek vital yang saling berkaitan dalam desain mebel (khususnya furniture kayu Jepara), yaitu, bentuk, konstruksi, kenyamanan (ergonomi), dan estetika. Faktor-faktor ini saling berpengaruh dalam mencapai fungsi yang baik secara teknik dan non-teknis. Khusus untuk mebel Jepara sendiri sebenarnya memiliki ciri khas yang lain daripada yang lain, yakni terletak pada motif ukurannya.

Ukiran yang dimiliki oleh furniture kayu dari Jepara sangat beragam. Namun umumnya pada desain krusi, motif seperti flora dengan untaian bagian-bagian dari tumbuh-tumbuhan, motif pilin, serta motif anyaman begitu digandrungi. Ada pula motif adopsi seperti motif Persia yang bernafaskan kaligrafi atau porduk seni Islam abad ke 7. Ciri lain dari furniture buatan Jepara yaitu, 80% desain mebel adalah hand made alias dikerjakan dengan tangan sedangkan yang 20% dikerjakan memakai mesin seperti pada proses-proses memotong, membelah, menghaluskan, hingga finisihing kayu.

Hal tersebut tercermin dalam teknis khusus dalam membentuk bidang horizontal dan vertikal pada permukaan kayu. Ukiran ini meliuk estetis ketika diaplikasikan pada kayu jati yang memiliki sifat khasnya juga, yaitu memiliki permukaan kulit yang dari seratnya saja sudah terlihat artistik kerapatan yang tidak rapuh, permukaan yang ulet, memliki kambium yang padat, dan bisa berahan baik dalam suhu yang kering maupun yang lembab. Dengan kualitas yang seperti ini, maka membersihkan mebel kayu jati Jepara dapat dilakukan dengan penuh perhatian. Berkaca dari hal ini, furniture dengan ukiran indah dari Jepara ini memiliki proses pemeliharaan hingga membersihkan mebel kayu jati Jepara.


Kontruksi Mebel Jepara dan Cara Merawatnya


Dalam jurnal yang ditulis oleh Ibrahim Hermawan dkk tersebut dikatakan pula lontruksi menjadi elemen dasar yang begitu penting dalam dunia desain permbelan, terlebih jika mebel tersebut memiliki banyak ukiran seperti pada funriture kayu dari Jepara. Proses konstruksi semisal pada salah satu produk kursi, bisa memiliki sistem kontruksi yang beragam, salah satunya sistem sambungan interlocking joint (yang memiliki fungsi bisa menyatukan sambungan satu dan yang lain agar menjadi sangat kokoh). Berbeda konstruksi akan menciptakan variasi bentuk yang berbeda pula.

Sayangnya, ketika furniture telah jadi, cara membersihkan furniture jati cukup sulit juga. Apalagi jika bagian-bagian yang diersihkan tersembunyi, semisal di hambalan meja (top table) dan bagian-bagian pada furniture yang tersembunyi. Namun jangan khawatir, kamu bisa menggunakan produk Biopolish Linseed Oil untuk merawat sekaligus membersihkan mebel kayu jati Jepara beserta ukiran-ukirannya yang indah.

Biopolish Linseed Oil inii terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas, terdiri dari berbagai campuran natural oil, beeswax, serta linseed oil-nya sendiri. Sangat berguna untuk merawat dan melindungi lapisan furniture mebel Jepara agar tampak natural. Tak hanya itu, produk satu ini juga sangat aman bagi lingkungan dan kesehatan. Fungsi lainnya Biopolish Linseed Oil akan membuat permukaan furniture kayu Jeparamu jadi tampak bersih, higinis, dan produk ini bisa menjadi paint and coating film protection.

Cara pengaplikasiannya pun cukup mudah. Jika kamu ingin melakukan perawatan, sediakanlah lap bersih untuk menggosok serta memoles furniture. Caranya pun cukup mudah sebagai berikut:
1. Pastikan mebel asli Jepara akan dibersihkan dengan media poles yang kering dan bersih, khususnya lap.
2. Oleskan secara tipis dan merata Biopolish Linseed Oil ke permukaan kayu, tunggu sampai meresap ke substrat.
3. Ketika kamu telah memastikan Biopolish Linseed Oil terpapar merata dan halus, gosokkan ke seluruh permukaan media kayu hingga mengkilap alami.
4. Tunggu hingga kering, dan selesai.

Cukup sederhana untuk mengaplikasikannya kan? Yap, banyak cara merawat furniture kayu jati dari Jepara yang bisa kamu aplikasikan. Selain Biopolish Linseed Oil, kamu juga bisa memakai produk dari Biopolish lainnya yang sangat membantu untuk merawat funriture kayu jati dari Jepara. Seperti Biopolish Natural Oil si minyak serba guna yang bisa diaplikasikan ke berbagai jenis furniture kayu, baik yang bersentuhan dengan makanan atau tidak.

Ada pula Biopolish Beeswax yang cocok kamu gunakan untuk peralatan foodware kamu di dapur, bahan komposisi Biopolish Beeswax sangat aman pula bersentuhan dengan kayu yang berfungsi untuk tempat makanan. Kamu juga bisa menggunakan produk Biopolish Leather Care untuk perawatan produk kulit menggunakan bahan alami. Produk kulit ini biasanya melekat pada furniture Jepara, seperti pada kursi. Jadi jangan lupa membersihkannya secara rutin.

Continue Reading

Furniture kayu minimalis banyak diminati di masa sekarang. Bentuknya yang elegan, bermacam-macam, dengan warna menarik membuat furniture kayu minimalis laku pula di pasaran. Apalagi jika furniture kayu mnimalis tersebut memiliki pesona vintage, semakin menambah daya pikita di rumah. Meskipun dalam merawat furniture kayu minimalis diperlukan treatment tertentu agar kayu terus awet dan bertahan lama, dan tetap anggun-elegan hingga tua.

Furniture kayu minimalis yang terawat dapat ditandai dengan tingkat kecerahan dan ketajaman yang ada dalam furniture. Jika sudah cerah dan bersih, niscaya keanggunan dalam kayu pun dapat diciptakan. Perawatan tentu menjadi faktor pengaruh yang signifikan untuk menjaga furniture kayu minimalsi terlihat anggun hingga tua. Dalam merawat furniture kayu manis, ada beberapa tips membersihkan furniture kayu berharga yang bisa kamu terapkan di rumah.

Membersihkan Kayu Minimalis dengan Baik

Jika kamu melihat sebuah furniture kayu berkilau, maka atmosfer dalam ruangan tersebut juga akan berseri. Namun jika jumlah debu yang melingkupinya banyak, furniture jadi terlihat kusam, dan ruangan terlihat kotor. Tenang, hal tersebut bisa ditangani dengan cara membersihkan furniture kayu minimalis dengan baik. Pastikan, furniture kayu yang akan kamu bersihkan telah diseka terlebih dahulu menggunakan kemoceng atau lap berbahan katun yang kering dan lembut untuk menyeka debu.

Jangan lupa, tips memberihkan furniture kayu yakni dengan menggunakan air hangat. Air hangat membuat proses pelepasan kotoran jadi kian mudah, dan untuk mempercepat pembersihan pula, jangan lupa gunakan sabun yang lembut. Berhati-hatilah untuk tidak merendam kain ke sabun terlalu lama, kelembaban kain bisa dijaga agar mudah untuk diseka. Bersihkan sampai debu hilang kemudian keringkan.

Jangan lupa, pembersihan kayu ini mesti kamu lakukan secara rutin, terlepas dari jenis kayu yang menjadi bahan furniture kayu minimalis kepunyaanmu. Jaga pula kebersihan furniture kayu minimalis kepunyaanmu dari kumbang dan rayap yang rentan bersarang pada kayu. Sebab ini dapat menimbulkan kerusakan permanen yang tak dapat diperbaiki, kumbang-kumbang ini bisa benar-benar memakan furniture kayu minimalis milikmu. Tips membersihkan furniture kayu dapat dilakukan dengan desinfeksi rutin di rumah.

Perhatikan Paparan Sinar Matahari Minimal yang Dibutuhkan

Sinar matahari memberikan efek khusus pada furniture kayu minimalis yang kamu punya. Maka dari itu, berhati-hatilah ketika sinar matahari memaparkan cahayanya dalam waktu yang lama. Hal yang sering terjadi salah satunya, sinar matahari dapat menghasilkan fenomena bercak atau bintik-bintik terang maupun gelap pada penampang (permukaan) furniture kayu minimalis milikmu. Guna melindunginya, ada tips merawat furniture kayu minimalis yang bisa kamu coba, yakni dengan menggunakan taplak meja atau kain untuk mengurangi efek sinar matahari yang mengenai furniture kayu.
Selain itu, perhatikanlah pula suhu yang mengenai furniture kayu minimalis, yang biasanya dihasilkan oleh benda-benda yang memiliki suhu sangat panas atau dingin untuk perawatan yang lebih baik. Sebab benda-benda dengan suhu berlebih yang tak sesuai dengan suhu alamiah kayu bisa meninggalkan efek yang bisa merusak tekstur asli permukaan. Cara merawat furniture kayu minimalis dalam kondisi ini adalah, jangan menaruh benda yang terlalu panas atau dingin ke permukaan kayu. Jika terpaksa melakukannya, perhatikan interval waktu penempatannya, agar tidak terlalu lama. Atau gunakan semacam alas dari kain untuk menyerap suhu benda.

Membiarkan Usia Furniture Bertambah dengan Anggun


Cara membersihkan furniture kayu minimalis berdampak pada usia furniture. Hari demi hari, seiring berjalannya waktu, furniture akan menua dan biarkanlah furniture bertambah usia dengan anggun. Jika diibaratkan sebagaimana usia anggur, bahkan bisa jadi sertiap tahun furniture kayu akan memiliki karakternya sendiri yang baru. Seperti akan menjadi lebih tua dan gelap, tapi lebih kuat. Keanggunan kayu inilah yang perlu kamu sadari dalam merawat furniture kayu minimalis.

Agar kamu bisa melihatnya sampai tua, jangan pula meletakkan benda-benda tajam di dekat permukaan kayu minmalis. Jangan sampai goresan benda tajam menggores keindahan tekstur dari kayu. Hal ini biasanya sering terjadi di dapur ketika hendak memotong di meja kayu, atau di meja kerja ketika memakai cutter. Ingat, jika terjadi goresan, tekstur tidak akan sama lagi. Oleh karena itu, jauhkan benda tajam dari permukaan kayu minimalis.
Tak banyak disadari pula terkait kerusakan atau cacat kecil yang diakibatkan oleh penanganan yang ceroboh. Kamu bisa merawat furniture kayu menimalis secara hati-hati. Semisal ketika menggunakan gelas bersuhu tinggi atau rendah, pakailah alas piring atau tatakan. Dalam memilih tatakan ini pun, perhatikanlah fungsinya daripada estetikanya. Jangan memilih desain yang berlubang dan tidak bisa menampung genangan air dengan efektif.

Memberikan Bahan Pelapis Kayu Berkualitas Secara Rutin


Membersihkan furniture kayu minimalis yang berminyak dan waxing, sangat direkomendasikan untuk memberikan pernis mengkilap secara rutin. Ini sangat berguna untuk menambahkan lapisan pelindung dan menghidupkan penampilan. Periode waktu yang bisa kamu terapkan semisal, melakukan pernis setiap tiga bulan sekali, niscaya performa kayu akan terjaga. Kamu bisa menggunakan produk dari Biopolish untuk merawat furniture kayu minimalis dalam langkah ini.

Ada empat produk Biopolish yang bisa kamu gunakan. Pertama, Biopolish Beeswax yang cocok untuk merawat furniture kayu minimalis kamu, terutama peralatan-peralatan yang berhubungan langsung dengan makanan dan dapur. Biopolish Beeswax telah memenuhi standar aturan yang diterapkan oleh Food and Drugs Administration (FDA), sebuah organisasi khusus yang memberikan standar formulasi dari Amerika Serikat terhadap pembuatan produk yang aman bagi kesehatan. Produk satu ini efektif untuk memunculkan keidnahan warna sehingga furniture kayu minimalis jadi tambah anggun secara alami.

kamu bisa menggunakan Biopolish Leather Care untuk merawat furniture kayu minimalis terutama produk-produk di mana kayu minimalisnya dilapisi kulit, seperti pada bantalan kursi. Biopolish Leather Care dapat digunakan pula untuk melindungi produk dari paparan sinar matahari seperti sinar UV. Kandungan antioksidan yang dimilik akan menambah keawetan dan perlindungan sehingga jadi tambah awet dan terlihat lebih anggun.

Biopolish Linseed Oil juga sangat berguna untuk melindungai dan merawat furniture kayu minimalis dengan menciptakan keindahan kayu minimalis secara natural. Biopolish Linseed Oil yang terbuat dari bahan yang ramah lingkungan, menjadi formula khusus yang cocok untuk mencegah kekusaman pada kayu minimalis dan menghambat proses terjadinya perubahan warna kayu agar lebih cerah dan tajam. Tak hanya itu, warna alami pada kayu minimalis pun akan muncul.

Biopolish Natural Oil yang menjadi produk perawatan andalan dalam finishing kayu. Minyak satu ini sangat serbaguna dan aman dipakai untuk segala jenis kayu, termasuk furniture kayu minimalis. Oil satu ini cocok sebagai bahan untuk melakukan pemolesan, melindungi furniture kayu dengan substrat yang dikandungnya, serta menambah keanggunan warna kayu. Dengan mengoleskan Biopolish Natural Oil, furniture kayu minimalis di dalam rumahmu akan terlihat lebih cerah.

Continue Reading

Serangga yang paling ditakuti oleh para pecinta furniture salah satunya adalah rayap. Makhluk kecil satu ini hidup berkelompok atau berkoloni dengan sesamanya. Peran utama rayap sendiri dalam ekosistem lebih bertindak sebagai pengurai (dekomposer). Namun, karena semakin bertambahnya jumlah penduduk, habitat alami rayap semakin berkurang dan berekspansi pada bangunan perumahan serta perabotan manusia. Hal itu dilakukan sebagai cara untuk mempertahankan hidup ketika mencari sumber daya makanan. Setiap tahun, serangan rayap ini cenderung meningkat. Tumbuh sebagai hama yang bagi manusia mengganggu sehingga pada furniture kayu jati semisal, dibutuhkan tips merawat furniture dari kayu anti rayap.
Secara umum, ada dua jenis famili rayap yang banyak ditemui di Indonesia: Rhinitermitidae dan Termitidae. Meski penampakannya tampak remeh, dua famili ini dikenal bisa merusak kayu dan menyerang bangunan. Apalagi jika rayap ini menyerang elemen-elemen penting seperti pilar yang terbuat dari kayu, bisa membahayakan keselamatan jika tak ditangani dengan baik.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Annisa Savitri, Ir. Martini, dan Sri Yuliawati dalam artikel jurnal mereka berjudul “Keanekaragaman Jenis Rayap Tanah dan Dampak Serangan Pada Bangunan Rumah di Perumahan Kawasan Mijen Kota Semarang” menyebut, kerugian ekonomi akibat dari rayap terhadap bangunan perumahan di Indonesia mencapai angka 1,67 trilyun rupiah. Sebab itu, artikel yang terbit di Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro tersebut menyebut, perlu adanya upaya mengendalikan serangan rayap pada bangunan.
Upaya yang dilakukan termasuk sebelum rumah dibangun atau pra konstruksi, sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh SNI-03-2404-1991. Juga mengacu aturan SNI-03-2405-19991 yang mencangkup metode bangunan yang telah jadi atau pasca konstruksi. Hal yang dilakukan pertama kali, yaitu dengan mengenali jenis rayap yang menyerang, kemudian menentukan jenis pembasmian serta perlindungan yang tepat. Kedua, untuk perumahan yang dekat dengan perkebunan karet, tempat yang dianggap menjadi habitat rayap perlu lebih ekstra berhati-hati untuk melakukan perlindungan. Seperti yang ada di Kecamatan Mijen Kota Semarang.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh Annisa Savitri dkk itu menunjukkan, presentasi umur bangunan di Perumahan Kawasan Mijen Kota Semarang yang berumur kurang dari 7 tahun sebanyak 39 persen, berusia 8-14 tahun sebanyak 52 persen, dan lebih dari 15 tahun sebanyak 9%. Sampel diambil dari 65 bangunan rumah menggunakan teknik accidental sampling. Sedangkan frekuensi kerusakan yang terjadi pada jenis komponen rayap menyerang: kusen pintu (33 persen), kusen jendela (28 persen), pintu (13 persen), jendela (8 persen), dan perabot lain (18 persen).
Sedangkan jenis kayu yang banyak digunakan adalah kayu jati. Untuk itu, cara membersihkan furniture kayu jati penting untuk mencegah terjadinya kerusakan. Sebab srangga rayap ini bisa melakukan adaptasi dalam berabgai kondisi. Inspeksi secara rutin pada furniture, mebel, dan properti lain menjadi tips merawat furniture dari kayu anti rayap yang perlu diterapkan.


Hindari Kerasakan Furniture Karena Rayap dengan Perawatan yang Benar


Jika ingin mencegah datangnya rayap pada bangunan, ketahuilah bagaimana kondisi lingkungan yang ada pada sekitar bangunan, termasuk jenis kayu dan rayap yang kemungkinan muncul. Sadari pula bahwa rayap keberadaannya bisa sangat tinggi jika berada pada lingkungan berikut: berada pada kelembaban yang tinggi, langsungan berhubungan dengan tanah, dan kayu tersebut memiliki banyak kandungan selulosa yang disukai rayap.
Perhatikan pula jenis furniture kayu jati yang telah berusia tua, karena semakin tua kemungkinan terserang lebih besar. Meskipun umur tak begitu mempengaruhi jika dilakukan perawatan dan pemeliharaan yang benar. Rayap biasanya datang melalui celah-celah yang sempit. Mobilitas rayap yang menciptakan jalurnya sendiri, serupa lorong-lorong antara (shelter tubes) semakin mendukung pergerakan mereka untuk membuat sarang-sarang pada furniture dan merusaknya.
Cara membersihkan furniture kayu jati dari rayap saat pasca kontruksi, bisa dilakukan dengan menginjeksi lantai bangunan dengan bahan anti rayap atau yang dikenal dengan termitisida. Salah satu produk Biopolish Linseed Oil. Produk ini bisa membuat mebel dan furniture kayu anti rayap.

Diformulasikan secara alami dengan komposisi yang aman bagi kesehatan serta lingungan. Produk ini bisa kamu gunakan untuk melindungi furniture baik di dalam mapun di luar ruangan. Dikemas dalam wadah cup, bentuk cream, sangat cocok untuk merawat furniture kayu yang bebas dari rayap.
Karakter pokok dari Biopolish Linseed Oil adalah, memiliki natural anti septic yang bisa digunakan untuk mencegah munculnya bakteri dan jamur yang merusak funriture. Ini dikarenakan Biopolish Linseed Oil memiliki kandungan minyak pinus yang berfungsi sebagai bahan anti-septic alami yang menjaga kondisi higinitas furniture kayu. Serta mencegah datangnya jamur dan bakteri, termasuk rayap-rayap yang merusak kayu jati kesayangan kamu.


Menyemprot Kayu Secara Berkala


Tips merawat furniture dari kayu anti rayap Selanjutnya dengan melakukan penyemprotan kayu dengan produk anti rayap untuk mencegah kerusakan yang lebih parah. Tips membersihkan furniture kayu berikutnya, masyarakat diharapkan membersihkan lokasi di sekitar rumah, terlebih yang ada bekas kayu-kayu konstruksi yang tak terpakai, di mana kayu tersebut langsung berhubungan dengan tanah. Ini untuk mencegah adanya pembentukan sarang di kayu-kayu tersebut, yang bisa menjalar ke furniture yang ada di dalam rumah.
Penyemprotan kayu ini bisa kamu lakukan dengan Biopolish Natural Oil. Produk ini sangat berguna untuk membersihkan berbagai peralatan kayu, dari tempat makanan, patung, kaligrafi, hiasan, hingga produk kayu sehari-hari. Termasuk juga kusen pintu, jendela, almari, meja, kursi, dan lain-lain. Dengan sentuhan dari Biopolish Natural Oil akan membuat kayu jadi tampak menawan. Biopolish Natural Oil juga mempunyai fungsi ganda untuk finishing mebel kayu dan perawatan furniture kayu dengan mengembalikan tampilan alaminya.
Tips membersihkan furniture kayu sekaligus tips merawat furniture dari kayu anti rayap menggunakan Biopolish Natural Oil dengan cara menyemprotkannya. Caranya dengan memastikan furniture yang akan dibersihkan dalam keadaan kering dan bersih. Terbebas dari debu yang kotor. Lalu semprotkan Biopolish Natural Oil pada permukaan kayu. Gosok dengan kain berbahan lembut hingga bersih dan mengkilap. Biopolish Natural ini ketika disemprotkan ke permukaan kayu bisa meningkatkan keindahan kayu, memberi efek water repellent, mencerahkan permukaan kayu, dan mencegah serangan organisme masuk ke dalam substrat kayu.
Cocok diaplikasian pada furniture kayu yang terlihat kusam dan kotor. Kamu bisa melakukan perawatan secara teratur dengan menggunakan produk satu ini. Baunya yang tidak menyengat juga aman bagi hidung. Selain itu, dalam melakukan penyemprotan ada hal-hal yang perlu kamu perhatikan. Seperti jarak menyemprot, jangan terlalu jauh dan jangan terlalu dekat. Jika terlalu dekat maka Biopolish Natural Oil akan terlalu tebal. Setidaknya berjarak satu jengkal. Perhatikan pula sudut penyemprotan agat lebih merata dan usahakan teknik menyemprotnya dilakukan dengan stabil. Produk yang telah terolesi dengan Biopolish Natural Oil secara warna akan tambah lebih kuat dan seperti baru.

Continue Reading