Category: Finishing & Perawatan Furniture

Berbagai macam furniture kayu di rumah memiliki nilai estetiknya sendiri. Estetika bisa dilihat dari bentuk, warna, hingga body furniture secara keseluruhan. Semisal pada kursi dan meja kayu, dua benda yang hampir selalu ada di rumah ini memiliki berbagai bentuk dengan ukiran yang berbeda-beda. Semakin rumit ukiran, maka semakin estetik, meskipun perawatannya juga tidak semudah meja dan kayu dengan ukiran yang biasa (tanpa ukiran).

Di pasaran, tersedia berbagai macam produk yang bisa digunakan untuk perawatan furniture kayu. Fungsi produk ini sebagai pelapis, kondisioner, maupun perawatan menyeluruh permukaan kayu hingga substratnya. Materialnya bisa berupa cairan maupun cream, salah satunya adalah Biopolish Natural Oil yang diproduksi oleh Bioindustries.

Biopolish Natural Oil merupakan cairan berkualitas yang dibuat khusus menggunakan formula alami. Cocok untuk diaplikasikan baik di dalam atau di luar ruangan. Berbagai jenis kayu juga bisa diolesi dengn minyak satu ini, seperti kayu jati asli, kayu jati belanda, kayu mahoni, dan lain-lain. Dengan mengolesi furniture di rumahmu menggunakan Bioplosih Natural Oil, bahan ini sanggup meresap ke permukaan dalam kayu yang membuatnya terlihat baru dan terawat.

Selain itu, produk satu ini juga mudah untuk digunakan. Cara aplikasi mudah dengan Biopolish Natural Oil yakni dengan alat bantu berupa lap, kuas, dan cairan Biopolish Natural Oil. Pertama-tama kamu harus memastikan bahwa permukaan kayu yang hendak kamu lapisi dengan Biopolish Natural Oil bersih dan halus, jika masih belum bersih cobalah untuk mengelapnya terlebih dahulu. Setelah itu, lakukanlah langkah-langkah berikut:

  1. Untuk membuat permukaan kayu lebih halus, ambilah amplas dan lakukan pengampelasan dengan menggunakan amplas halus.
  2. Oleskan Biopolish Natural Oil secara merata ke seluruh permukaan.
  3. Tunguhah hingga Biopolish Natural Oil menyerap pada substrat kayu dengan mendiamkannya selama beberapa waktu hingga mengering. Sekitar 10 hingga 15menit.
  4. Tunggu hingga hasilnya sesuai dengan yang kamu inginkan dan lap ulang untuk polesan terakhir menggunakan lap bersih.

Berbagai Macam Jenis Meterial Finisihing

Jangan salah, jenis material finishing kayu yang kamugunakan akan berdampak pada hasil akhir. Sebenarnya proses finishing kayu ini memiliki tujuan untuk melindungi dan merawat agar furniture jadi tambah awet. Juga agar terlindungi dari berbagai macam organisme yang mengganggu kayu. Finishing juga berguna untuk menambah eksotis permukaan kayu. Membuat tampilannya jadi tambah cantik, terlihat mewah, elegan, cerah, dan indah. Sebab itu, jika akan melakukan finishing membutuhkan keterampilan khusus dan berpengalaman agar kamu mendapat hasil yang sesuai dengan apa yang kamu inginkan.

Langkah pertama yang mesti kamu perhatikan betul pilih bahan finishing yang akan dipakai. Di lapangan ada berbagai macam material finishing tersebut:

  • Melamine: ketika kamu finishing dengan bahan melamine, kamu akan mendapat kesan elegan dan mewah dengan warna-warna seperti dark brown, candy brwn, wood stain cocoa, dan lain-lain. Fyi, finishing jenis bahan dasar melamine ini memang cukup baru, dengan efek glossy, semi gloss, atau doff.
  • Teak Oil: bahan dasar finishing kayu teak oil paling sering digunakan dan penggunaannya juga tak ribet. Jenish finishing ini juga tak menbentuk lapisan film, meski kelemahannya tidak tahan lama. Cukup dengan berbahan lap atau kuas, kayu bisa diolesi dengan teak oil hingga meresap ke dalam substrat kayu.
  • Pernis: melapisi furniture kayu menggunakan pernis akan melindungi mebel dari noda, gorsesan, panas matahari, dan air. Meski sebagaimana teak oil, pernis tidak bterhan lama karena cepat memudar serta cepat kusam. Meski begitu, bahan satu ini sangat mudah untuk diaplikasikan bagi kamu para pemula, cukup dengan kuas untuk meratakannya.
  • Politure: bahan dasar dari finishing jenis ini adalah she;ac (serlak) yang berwujud serpihan-seprihan yang memiliki warna kuning atau coklat muda, aselain serpihan ada juga yang batang yang bisa dicairkan dengan spirtus juga alkohol. Cara pengaplikasiannya bisa menggunakan spry gun (semprot) atau bisa juga secara manual. Efek akhir memberi lapisan tipis yang jika semakin banyak dioleskan membuat permukaan kayu hadi tebal. Ada lagi jenis politur lain berjenis politur air (aqua politur) yang transparan dan bahan ini tak menutup dekorasi serat kayu.
  • Cat Duco: jenis cat duco yang beredar di pasaran juga bermacam-macam. Ada yang berbahan alami yang biasa digunakan untuk finsihing kitchen ware, food grade, atau interior lainnya. Dengan mengolesinya menggunakan cat duco, akan menjadikan permukaan jadi mempunyai daya rekat kuat, anti gores, anti panas, meskipun harganya cukup mahal.

Finishing dengan Biopolish Natural Oil

Finishing merupakan sebuah proses, yang dilakukan untuk menciptakan lapisan akhir pada suatu furniture. Efek akhir yang diciptakan bermacam-macam, dari yang gloss hingga yang mengkilap. Faktor penting yang mempengaruhi tahap finsihing adalah pemilihan material pelapis, kamu bisa menggunakan Biopolish Natural Oil sebagai pilihan, selain produknya berkualitas, cara aplikasinya mudah.

biopolish natural oil

Biopolish Ntural Ol dibuat dari bahan-bahan alami dan menjadi minyak yang serba guna baik untuk finishing maupun perawatan. Minyak ini terbuat dari mineral oil bermanfaat untuk menambah keindahan dan keawetan furniture kayu dengan cara pengaplikasikan yang mudah. Biopolish Natural Oil mempunyai fungsi utama memberikan kecerahan dan ketajaman kayu dengan alami, melindungi dari percikan air, dan mencegah datangnya organisme yang mengganggu.

Selain itu, Biopolish Natural Oil juga membuat mebel jadi tampak lebih alami dengan sifat natural look yang diberikan. Cara aplikasi mudah dengan Biopolish Natural Oil cukup dengan menyiapkan lap yang menyerupai kaos berwarna putih, kemudian dilumuri dengan Biopolish Natural Oil secukupnya kemudian digosokkan secara merata. Sangat cocok ketika diaplikasikan untuk merawat mebel di dalam atau di luar ruangan.

Dalam finsihing natural mebel kayu, cara aplikasi mudah dengan Biopolish Natural Oil bisa dilakukan dengan cara-cara berikut ini:

  1. Haluskan permukaan furniture kayu menggunakan amplas
  2. Gunakan sanding sealer untukmelapisi seluruh furniture, tunggu beberapa saat hingga kering
  3. Lalu amplas lagi permukaan sanding sealer tersebut
  4. Aplikasikan minyak serba guna Biopolish natural Oil menggunakan lap atau kuas
  5. Biarkan bahan alami Biopolish Natural Oil meresap secara sempurna pada substrat kayu
  6. Gosok kembali menggunakan kain untuk hasil yang lebih mengkilap dan tajam

Penggunaan sanding sealer dalam proses ini yaitu untuk memudahkan pengampelasan dan membuat serat kayu jadi lebih halus sehingga proses finishing bisa berjalan secara maksimal. Biopolish Natural Oil bisa kamu aplikasikan secara rutin dengan cara aplikasi yang mudah. Perawatan yang teratur bisa memastikan furniture kayu yang ada di rumahmu jadi lebih mengkilap serta bersih. Mengolesi furniture kayu menggunakan Biopolish Ntural Oil juga tak menimbulkan bau yang menyengat, apalagi tak sedap yang mengganggu udara. Justru Biopolish Natural Oil tak memberikan bau yang menyengat. Jadi rawatlah furniture kayu dirumahmu menggunakan Biopolish Natural Oil.

Continue Reading

Kayu merupakan suatu produk alam yang multifungsi, bisa dimanfatkan dan diubah menjadi furnitur-furnitur yang memiliki harga jual tinggi. Jika kita mengamati rumah sendiri, akan banyak sekali furniture yang terbuat dari kayu. Dari meja, kursi, lemari, tempat tidur, dan lain sebagainya. Furniture-furniture tersebut membutuhkan perawatan rutin dengan menggunakan produk perawatan terpilih. Rekomendasi produk perawatan furniture kayu terbaik bisa ditemukan di pasaran.

Ketika sudah menemukan rekomendasi produk perawatan kayu terbaik, maka perawatan kayu akan jauh lebih mudah. Produk terbaik ini juga untuk menjaga agar eksotisme kayu tak cepat termakan usia, bisa memancarkan rasa hangat dengan performanya di dalam ruangan, dan syukur-syukur memberikan kesan meditasi atau ketenangan bagi penghuni. Jika beberapa indikator ini ada pada produk kayu, otomatis secara penampakan kayu tersebut bersih, terawat, kuat, dengan warna yang masih tajam.

Untuk kayu yang memiliki gaya tertentu seperti vintage, klasik, Mediterania, Skandinavia atau gaya modern mesti hati-hati pula merawtnya agar tampilan tetap oke.  Berikut rekomendasi produk perawatan furniture kayu terbaik.

Biopolish Beeswax untuk Peralatan Makan dari Kayu

Biopolish Beeswax merupakan produk perawatan peralatan makan dari kayu terbaik. Berbagai furniture tersebut seperti kitchen set, kitchen ware, table ware, dining room,  dan lain-lain. Selain meningkatkan keindahan warna dan tampilan jadi terlihat baru, Biopolish Beeswax terbuat dari bahan alami yang aman bagi keluarga. Jaminan keamanan ini telah mendapat sertifikat food safe dan food grade dengan mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh Food and Drugs Aministration (FDA) Amerika Serikat. Bahan dasar pembuatannya adalah lilin lebah. Biopolish Beeswax merupakan rekomendasi produk perawatan furniture kayu terbaik dengan beberapa kegunaan:

  • Biopolish Beeswax menjadi solusi finishing yang dipercaya oleh masyarakat untuk finishing serta merawat wooden kitchen ware. Bahan alaminya yang tidak mengandung zat kimia berbahaya akan menjaga perlatan makanmu jadi tambah awet.
  • Tak hanya untuk peralatan makan saja, Biopolish Beeswax mengandung antiseptic, anti sinar UV, dan tahan air sehingga bisa memberi solusi pada peralatan mainan dari bahan dasar kayu yang mudah rusak oleh jamur, air, atau terkena matahari.
  • Jika kamu memiliki furniture interior, Biopolish Beeswax juga bisa digunakan untuk merawat furniture interior milikmu seperti meja dan kursi. Selain itu juga bisa digunakan untuk merawat wood craft interior sehingga memancarkan keindahannya.

Biopolish Leather Care untuk Perawatan Produk Kulit

Kursi kayu, ranjang kayu, meja kayu biasanya dilapisi oleh kulit asli hewan atau kulit sintetis yang menambah kenyamanan. Biopolish Leather Care menjadi rekomendasi produk perawatan furniture kayu terbaik yang cocok untuk perwatan produk kulit ini. Biopolish Leather Care terbuat dari bahan alami yang aman digunakan untuk perawatan. Berikut kegunaan dari Biopolish Leather Care:

  • Sofa kayu yang dilapisi dengan kulit dapat kamu jaga kualitasnya dengan melapisi kulitnya menggunakan Biopolish Leather Care. Produk ini dipercaya bisa menjaga produk furniture jadi lebih dan tetap menawan, tak mudah rusak, dan warnanya jadi tetap terjaga.
  • Jika ada furniture kayu yang dilapisi kulit, Biopolish Leather Care juga akan membuat furniture tersebut terjaga kelenturan dan kelembutannya. Kelenturan memang menjadi masalah utama dari furniture kayu yang dilapisi bahan kulit sintetis. Dengan melapisi furniture menggunakan Biopolish Leather Care, maka furniture tersebut jadi nyaman ketika disentuh.
  • Selain membantu melebutkan dan melenturkan,Biopolish Leather Care juga membantu mencegah furniture kayu yang dilapisi kulit permukaannya jadi pecah, mengelupas, atau mengelotok. Dengan diolesi dengan Biopolish Leather Care maka permukaan jadi tidak mudah pecah, awet, dan tak mudah mengalami kerusakan.
  • Biopolish Leather Care juga membuat warna furniture kayu yang dilapisi kulit milikmu warnanya jadi tambah cerah dan nampak sebagaimana warna aslinya. Produk ini akan mengubah furniture yang kusam jadi nampak seperti baru dibeli.

Biopolish Linseed Oil untuk Furniture Rumah Tangga

Jika di rumah kamu memiliki berbagai macam produk rumah tangga seperti meja, kursi, lemari, ranjang, lantai kayu, dan lain-lain; Biopolish Linseed Oil menjadi rekomendasi produk perawatan furniture kayu terbaik yang melindungi dan merawat furniture kayu secara natural. Produk ini diformulasikan secara khusus dari kombinasi linseed oil dan beeswax. Secara fisik berbentuk cream padat, ampuh melindungi furniture dari radiasi sinar mathari, serta gangguan dari organisme yang memakankayu seperti rayap dan teter. Berikut kegunaan cari Biopolish Linseed Oil:

  • Manfaat yang dimiliki oleh Biopish Linseed Oil banyak sekali terutama untuk merawat furniture kayu kesayangan kamu; dan melindungi furniture yang tidak bersentuhan langsung dengan makannan.
  • Sebagai bahan wood polish (poles alami kayu) yang bermanfaat untuk menampilkan keindahan dan tekstur alami kayu. Dengan mengolesi kayu dengan Biopolish Linseed Oil, kayu akan mengkilap dan terbebas dari pelapukan.
  • Jika ingin furniture kayu milikmu yang berada di dalam maupun di luar ruangan jadi tetap higienis, maka Biopolish Linseed Oil menjadi pilihan yang pas untuk menjaganya. Biopolish Linseed Oil berperan juga sebagai perlindungan coating film dan fungsi
  • Apabila di rumah kamu memiliki lantai yang terbuat dari kayu, Biopolish Linseed Oil bisa digunakan untuk perawatan flooring dan decking. Lantai akan jadi lebih terawat, lebih indah, dan bebas dari organisme, jamur, dan gangguan hewan.

Biopolish Natural Oil untuk Segala Macam Jenis Kayu

biopolish natural oil

Rekomendasi produk perawatan furniture kayu terbaik yang bisa digunakan untuk perawatan sekaligus finishing segala jenis furniture kayu adalah Biopolish Natural Oil. Produk ini didesain secara serbaguna untuk segala jenis kayu dengan berbagai bentuk dan model. Biopolish Natural Oil mampu meresap ke dalam substrat kayu tanpa meninggalkan lapisan-lapisan film. Hasilnya pun natural dengan pengaplikasian yang cukup praktis. Berikut adalah kegunaan dari Biopolish Natural Oil:

  • Membuat furniture kayu memiliki tampilan yang natural. Biopolish Natural Oil dipercaya sebagai bahan untuk finishing kayu yang mudah dan praktis. Sangat cocok diaplikasikan untuk mebel kayu yang ada di dalam maupun ruangan. Hasil furniture akan tambah lebih alami dan eksotis.
  • Merawat produk furniture kayu interior. Sebagian besar furniture memang interior atau diletakkan di dalam ruangan. Jika kamu tak rutin merawatkan maka furniture tersebut akan terlihat kusam dan tak terawat. Dengan mengaplkasikan Biopolish Natural Oil maka furniture akan lebih terawat, bersih, dan kelihatan lebih mengkilat kembali.
  • Jika kamu memiliki furniture atau alat makan berbahan dasar kayu, tentunya akan butuh polesan yang cocok agar tetap aman, nah, Biopolish Natural Oil bisa menjadi solusi. Biopolish Natural Oil bisa merawat peralatan makan dari kayu jadi lebih bersih, indah, dan elok; apalagi jika peralatan ini sering digunakan.
  • Biopolish Natural Oil bisa kamu gunakan pula untuk merawat kerajinan kayu seperi patung dan kaligrafi. Pengaplikasiannya juga mudah karena cairan dari Biopolish Natural Oil bisa menjangkau lekukan yang sulit pada kerajinan.
Continue Reading

perawatan furnitur bebas teter

Ruang makan menjadi tempat yang menyenangkan untuk berkumpul dan memasak bersama keluarga. Tempat ini tak hanya tempat makan, tapi juga tempat untuk ngobrol sore dan bercengkerama dengan orang-orang dekat, juga anak-anak. Di ruang makan terdapat berbagai furniture, jika kamu pecinta kayu, meja kayu menjadi pilihan yang diletakkan di ruang makan. Sayangnya, meja kayu yang ditempatkan di ruang makan jika tak dirawat dengan benar dan rutin akan menjadikannya cepat kotor hingga rayapan.

Rayap sendiri merupakan salah satu jenis serangga utama yang merusak perabotan rumah tangga yang terbuat dari kayu. Tubuhnya kecil, berkembang biak dengan cepat, dan harus cepat ditanggulangi sebelum melipat jadi lebih banyak (merajalela). Sebelum kamu membeli furniture, periksalah terlebih dahulu furniture tersebut dengan teliti. Adalah lubang-lubang mencurigakan di sana? Lubang yang terindikasi digerogoti rayap atau teter.

Membuat meja makan terjaga dari rayap bisa kamu lakukan sebelum kayu tersebut dibentuk menjadi meja. Ini merupakan langkah yang sangat efektif, selain terlebih dahulu menentukan jenis kayu apa yang akan digunakan untuk membuat meja makan. Sebab jenis kayu yang berbeda memiliki tingkat kepadatan (kesolidan) yang berbeda, ini berdampak pada daya tahan kayu dalam menghadapi jenis rayap. Selain jenis kayu, faktor penempatan juga berperan besar. Pada kayu yang diletakkan di dalam ruangan (interior) pada suhu lembap lebih rentan terserang rayap, dibanding dengan furniture yang diletakkan di luar ruangan (eskterior), apalagi yang sering terpapar matahari.

Dalam kondisi terburuk, koloni rayap bisa membentuk gundukan. Jenis rayap model ini seperti coptotermes juga mengkonsumsi jamur. Sarang rayap jenis ini memiliki kelebapan tinggi serta gundukan yang mirip sarang-sarang. Untuk mencegahnya dilakukan langkah yang pro-aktif dan preventif untuk mencegah kerusakan pada mebel. Hal itu bisa dilakukan dengan cara-cara sederhana seperti mengecek secara rutin beberapa minggu sekali. Jangan sampai kamu membiarkan perkembangbiakan rayap semakin besar.

Biasanya kayu yang memiliki tingkat kepadatan tinggi memiliki daya tahan yang cukup tinggi pula daripada jenis kayu yang cepat rapuh. Umumnya rayap tidak tertaik dengan jenis kayu yang memiliki daya tahan tinggi. Ditambah, meja makan yang rayapan bisa diakibatkan karena berbagai faktor, semisal karena diletakkan di tempat yang lembap dengan suhu yang di bawah normal. Sebelum dijadikan mebel, pada tahap finishing akan diolesi dulu dengan larutan yang bisa melindungi dari rayap. Salah satunya Biopolish Natural Oil dan Biocide.

Cara Melindungi Furniture dari Rayap

Rayap memang menjadi musuh kayu, kehadirannya bisa mudah terprediksi terutama di tempat yang pencahayaannya kurang, lembap, dan rayap merayap secara diam-diam mengganggu keindahan furniture. Berikut beberapa cara dan metode yang bisa kamu lakukan untuk melindungi furniture dari rayap. Baik secara alami maupun mengunakan bahan kimia tertentu yang efektif untuk membasmi rayap.

  1. Sinar Matahari

Rayap suka di tempat yang lembap dan tak suka dengan sinar matahari. Rayap lebih suka dengan tempat-tempat yang sejuk dan gelap. Cahaya matahari sangat dibencinya karena memberikan sengatan panas. Dengan menjemur furniture di bawah sinar matahari, akan mencegah bersarangnya rayap pada furniture tersebut. Waktu jemur sekitar 2 hingga 3 jam, kamu bisa mengulanginya hingga rayap hilang.

  1. Kardus

Kardus memiliki kandungan selulosa yang disukai rayap, itu kenapa rayap suka memakan kardus. Kelemahan ini bisa dimanfaatkan untuk menjebak rayap. Hal yang bisa kamu lakukan adalh dengan membasahi beberapa lembar kardus, kardus basah ini akan menarik rayap dalam jumlah yang cukup besar. Setelah rayap datang dan terperangkap dalam kardus basah, bakarlah kardus tersebut. Lakukan hal yang sama untuk ruangan yang terindikasi ada rayapnya.

  1. Minyak Jeruk:

Minyak jeruk bisa membunuh rayap karena kandungan D-Limonen-nya. Zat ini efektif untuk membasmi rayap dengan cara mengoleskannya pada area yang ada rayapnya, selain dioles, kamu minyak jeruk juga bisa diaplikasikan dengan cara disemprot.

  1. Asam Borat

Zat kimia yang terkandung dalam asam borat efektif pula untuk menyingkirkan rayap. Bisa diaplikasikan dengan cara disemprotkan pada area yang mengandung rayap. Asam borat bisa disemptrotkan secara rutin dan teratur untuk mencegah rayap kembali.

  1. Biocide

Biocide merupakan produk obat rekomendasi untuk mencegah, merawat, dan membasmi rayap yang ada pada furniture atau mebel kesayanganmu. Produk ini bisa digunakan untuk berbagai macam jenis furniture kayu. Seperti tips finishing mudah untuk meja makan rayapan natural oil, biocide akan dijelaskan pada bab berikutnya. Secara umum, biocide atau biosida merupakan produk yang diformulasikan khusus untuk mengendalikan organisme yang berbahaya atau merusak pada produk alami atau buatan pabrik.

Tips Finishing untuk Meja Makan Rayapan

Untuk membersihkan dan merawat kayu dari teter, thotor dan rayap, jangan lupa untuk menggunakan Biocide. Cara pakainya dengan menguas bagian furniture yang terkena hama atau mikroorganisme. Dan jika digunakan untuk pengawetan, rendamlah kayu menggunakan biocide sebelum dibentuk menjadi berbagai macam furniture. Tips finishing mudah untuk meja makan rayapan natural oil, Biocide beguna untuk mengontrol dan mengendalikan bakteri sampai tingkat yang aman.

Tak bisa dipungkiri jika furniture atau mebel di tempatkan pada tempat yang memiliki suhu yang tidak normal, maka akan muncul bakteri-bakteri yang mengganggu. Bakteri yang dimaksud di sini adalah makhluk atau miro-organisme yang berukuran sangat kecil termasuk menempel pada furniture kayu. Bakteri menghasilkan sifat asam sehingga bisa membuat rusak material yang dihinggapinya. Dengan menggunakan Biocide, bisa menjadi obat organsik yang bisa menembus substrat kayu dan mudah untuk diaplikasikan.

Biocide produk dari Bioindustries, untuk perawatan awal dibutuhkan dalam jumlah yang lumayan besar. Sedangkan untuk kontrol selanjutnya dibutuhkan jumlah yang lebih sedikit. Jumlah ini juga tergantung tingkat kekotoran dan kerusakan dari material yang akan dibersihkan menggunakan dengan biocide.

Untuk mencegah meja makan dari serangan rayap, kamu bisa mengaplikasikan Biopolish Natural Oil dan Biocide Inseticide dengan penggunaan yang sangat mudah. Tips finishing mudah untuk meja makan rayapan Natural Oil, Biocide adalah sebagai berikut:

  1. Bersihkan material kayu terlebih dahulu meja kayu menggunakan lap atau kuas
  2. Siapkan air dan Biocide, kemudian campurkan Biocide dengan air secukupnya dan aduk secara merata
  3. Oleskan larutan tersebut pada permukaan meja kayu, kamu juga bisa mengaplikasikannya dengan cara disemprot
  4. Tunggu hingga beberapa saat sampai luratan meresap secara merata
  5. Siapkan Biopolish Natural Oil dan poleskan ke permukaan meja kayu tersebut dengan menggunakan kain hingga merata
  6. Tunggu hingga kering

Produk Biocide dan Biopolish Natural Oil bisa kamu dapatkan dan kamu pesan di berbagai platform dan aplikasi. Dari Whatsapp, Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan Lazada. Yuk, rawat rutin dan jaga furniture di rumahmu dari rayap!

 

Continue Reading

Salah satu hewan menjengkelkan yang kerap kita temui di rumah adalah rayap. Akan lebih menjengkelkan lagi jika rayap tersebut menyerang kursi yang kerap digunakan sehari-hari. Atau justru kursi kesayangan warisan dari kakek/nenek yang telah meninggal. Merawat kursi kayu rayapan bisa dikaukan dengan beragam cara, bisa menggunakan natural oil, bisa juga dengan biocide (biosida).

Furniture-furniture yang telah terserang rayap akan jadi tak tahan lama, tak awet, dan rusak. Rayap akan memakan kandungan selulosa yang ada pada kursi sehingga bentuknya jadi tak cantik lagi. Rayap juga membuat kerangka kayu jadi keropos dan sangat mudah rapuh. Tak jarang pula timbul jalur-jalur semacam aliran bahkan gundukan tempat rayap berada. Perawatan anti rayap ini penting untukmu, terlebih jika rumah yang kamu tempati sebagian besar terbuat dari kayu. Entah pada lantai, jendela, pintu, dan perabotan semacam kursi – meja.

Rayap juga tak hanya merugikan secara finansial, tapi juga tenaga dan estetika. Jika kamu tak segera mengatasinnya, bisa jadi furniture akan termakan dan digerogoti habis. Kamu butuh solusi yang tepat untuk membasminya agar rayap memang benar-benar menghilang. Untuk kursi semisal, salah satu solusinya merawat kursi kayu rayapan natural oil, biocide. Terlebih dahulu, kenali ciri-ciri dari mebel yang terserang oleh rayap:

  • Furniture mengeluarkan serbuk kayu: jika kamu mendapati ada butiran-butiran kecil kayu menyerupai pasir yang jatuh ke lantai atau bagian furniture, bisa dipastikan mebel tersebut terserang rayap. Butiran tersebut muncul karena proses pencernaan hasil makan si rayap.
  • Furniture tersebut berongga: ketika kayu berongga, kayu tersebut keropos dan mudah patah. Rongga menunjukkan sisi dalam kayu biasanya sudah dibombardir oleh pasukan rayap. Kamu bisa melakukan pengecekan dengan mengetuk-ngetuk bagian dalamnya. Jika kamu menemukan bunyi yang tak biasa seperti suara butiran jatuh, bisa dipastikan furniture atau kayu tersebut terserang rayap atau teter.
  • Rayap keluar dengan jelas dari furniture: tentu hewan rayap dan hewan kecil lainnya seperti semut bisa dibedakan dengan jelas. Rayap berbentuk serangga kecil berwarna coklat yang tak jarang memunculkan bentuk aslinya pada furniture kayu yang diserang. Terlebih kayu yang tak terlapisi oleh biocide atau minyak natural oil ketika finisihing.

Tips Mencegah Rayap Datang

Sebelum kerusakan dan hal-hal yang tak diinginkan terjadi, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk membasmi rayap dari furniture. Ada beberapa tips mencegah datangnya rayap di rumah secara alami.

  1. Memberi Sirkulasi (Ventilasi) yang Cukup

Jika rumahmu sebagian besar terdiri dari kayu, jangan pelit memberikan ventilasi. Ventilasi yang memadai akan membuat udara dan sinar matahari bisa masuk ke dalam ruangan sehingga rayap jadi tak betah. Sirkulasi yang buruk bisa membuat ruangan jadi lembap dan rayap berkembangbiak. Ketika kamu menjumpai ada perabotan yang terlanjur diserang gigi-gigi rayap, segeralah untuk menjemurnya di bawah sinar matahari.

  1. Cek Saluran Pipa dan Keramik Secara Rutin

Kasus ini bisa jadi sepele dan sering terabaikan, keramik yang rusak (misal pecah-pecah) bisa membuat uap air masuk secara mudah di dalam rumah. Ketika uap air mudah masuk, secara otomatis ruang akan menjadi lembap. Ini akan diperburuk lagi jika ada saluran pipa mengalami kebocoran, kelembapanmu akan semakin bertambah dan memancing rayap untuk datang. Langkah yang bisa kamu lakukan adalah perbaiki jika terjadi kerusakan kecil pada keramik dan cegah kebocoran pipa.

  1. Segera Perbaiki Tembok yang Retak

Celah atau retakan yang terjadi pada dinding rumah (tembok) juga perlu kamu perhatikan untuk mencegah berdirinya koloni rayap. Periksalah secara rutin kondisi tembok, jika menemukan retakan, segeralah untuk memperbaiki dengan cara menambalnya. Kamu bisa menggunakan semen putih yang dengan mudah kamu temukan di toko bangunan. Jika tak bisa melakukannya sendiri, mintalah bantuan pada tukang sehingga rumahmu terlindungi dari rayap yang masuk lewat celah.

  1. Jangan Menghubungkan Langsung Tanah dengan Dinding Kayu

Memperhatikan jarak material kayu yang berhubungan langsung dengan tanah juga perlu mendapat perhatian. Sebab kondisi ini sangat rentan sekali kayu akan dilahap oleh rayap. Terlebih jika kayu tersebut tidak diolah dan terlapisi dengan baik, misal terlapisi dengan Biocide atau minyak pelindung Biopolish Natural Oil. Kondisi kayu yang berkontak langsung dengan tanah sangat disukai rayap.

  1. Memanfaatkan Kapur Barus untuk Mengusir Rayap

Kapur barus tidak hanya berguna untuk mencegah bau apak pada pakaian. Ternyata kapur barus bisa digunakan juga untuk mencegah rayap datang secara efektif. Kapur barus memiliki kandungan naftalena yang tidak disukai rayap. Tak hanya rayap, kecoa dan serangga-serangga kecil pun akan mundur mengganggu furniture milikmu. Caranya mudah, letakkan kapur barus di beberapa sudut ruangan dan di sekitar furniture kayu, rayap pun akan menghindari tempat yang sudah kamu beri kapur barus.

Cara Merawat Kursi Kayu dari Rayap dengan Biocide dan Natural Oil

Sebenarnya bahan-bahan alami seperti menggunakan cucian beras bisa dipakai untuk menceah rayap. Sayangnya cara ini kuran efektif dan tidak praktis, cara yang lebih efisien yakni menggunakan bahan kimia terpercaya seperti Biocide dan Biopolish Natural Oil. Di sini akan dibahas salah satu mebel yang terkena rayap, semisal kursi kayu. Membasmi dan mencegah kursi kayu rayapan natural oil, biocide bisa digunakan.

Bahan-bahan yang harus kamu siapkan yakni: (1) Biopolish Natural Oil, (2) Biocide Insecticide, (3) Kain, (4) Semprotan, (5) Air. Langkah-langkah yang bisa kamu lakukan: siapkan Biocide Insecticide kemudian campur dengan air secukupnya. Oleskan pada permukaan kayu atau furniture kursi kayu secaramerata menggunakan kain ataupun semprotan. Tunggu sampai kering dan meresap selama beberapa saat. Setelah itu, oleslah dengan Biopolish Natural Oil secara merata. Cukup mudah bukan?

Merawat kursi kayu rayapan natural oil, biocide ini bisa menjaga kayu atau furniture tetap awet, tajam, natural look, dan terhindar dari hewan-hewan pengganggu seperti rayap, teter, totor, dan lainnya yang merusak kayu. Biocide Insecticide juga bisa diaplikasikan sebelum kayu dibentuk menjadi perabotan mebel tertentu. Biocide Insecticide juga bisa diaplikasikasikan untuk mengawetkan kayu dengan cara meremdamnya di dalam larutan biocide.

Biocide Insecticide merupakan produk biosida yang ramah lingkungan dan aman digunakan pada kayu. Stabilitasnya bisa mencapai hingga 2 tahun dengan pengalplikasian yang mudah. Biocide Insecticide cocok untuk kebutuhan woodworking, bangunan, dan ampuh untuk mengusir berbagai macam serangga, rayap, kutu, kumbang bubuk, dan lain-lain. Biocide Insecticide juga merupakan produk top quality dan best seller di pasaran.

Melindungi mebel dan merawat kursi kayu rayapan natural oil, Biocide Insecticide bisa menjadi pilihan dan bisa kamu beli di distributor-distributor terdekat. Sedangkan Biopolish Natural Oil bisa menjadi pelengkap perawatan yang membuat kayu jadi semakin cerah, estetik, dan terawat.

Continue Reading

Rumah bergaya etnik di Indonesia cenderung menggunakan kayu sebagai material utamanya. Kayu menjadi dasar tak hanya untuk dinding, lantai, dan kerangkanya, tapi juga perabotan-perabotan yang ada di dalamnya. Jika kamu memiliki hunian bertipe etnik ini, memperhatikan pemilihan kayu menjadi faktor yang sangat penting. Pilihlah kayu dasar yang tepat dan berikan treatment finishing yang tepat agar awet dan bertahan hingga bertahun-tahun.

Rumah yang terbuat dari kayu memiliki prestise tersendiri pula di wilayah yang mayoritas rumah terbuat dari tembok (berlapis semen). Nuansa rumah kayu lebih terkesan alami dan homey, bisa menciptakan atmosfer teduhnya tersendiri. Keteduhan untuk mata, jiwa, dan raga di mana tak semua orang bisa membangunnya. Kelebihan ini memang sebanding dengan biaya yang cukup mahal, tak hanya bahan dasar tapi juga perawatan. Merawat rumah kayu membutuhkan perawatan ekstra.

Kecerobohan yang dilakukan pada proses perawatan akan membuat kayu mudah keropos, berwarna kusam dan mudah untuk dihinggapi organisme yang merusak kayu. Jika warna kayu berubah, ini diakibatkan karena poses oksidasi dan biodegradasi. Pelapukan juga akan berjalan lebih cepat pada suhu-suhu tertentu. Tahap perawatan dimulai sejak dalam elemen terkecil kayu. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk merawat rumah yang terbuat dari kayu:

  • Membersihkan Rumah Kayu Secara Rajin

Membersihkan ruangan dengan rajin akan membuat ruangan menjadi sehat, nyaman, rapi, dan enak dilihat. Jika kamu memiliki rumah kayu, bersihkanlah debu dan kotoran yang menempel paling tidak seminggu sehari, dan untuk bagian-bagian kayu tertentu setiap hari. Bagian dinding misalnya, kamu bisa bersihkan dengan lap; juga bagian lantai bisa dibersihkan dengan sapu atau pel yang langsung dikeringkan. Agar tetap awet, rutin pula melapisi permukaan kayu dengan kondisioner seperti Biopilish Linseed Oil untuk lantai setiap beberapa minggu sekali.

  • Menjadwalkan Pelapisan (Coating) Secara Rutin

Bagian luar (eksterior) rumah yang terbuat dari kayu paling rentan dengan cuaca dan kondisi luar. Sebab itu dibutuhkan perawatan secara rutin dengan cara coating (pelapisan). Durasi yang dianjurkan paling tidak sekitar enam bulan sekali. Pilihlah bahan coating kayu yang berkualitas, ramah lingkungan, dan memberikan hasil yang baik pada kayu. Jenisnya pun disesuaikan dengan fungsinya.

  • Melapisi Kayu dengan Material Anti Rayap

Kayu yang bersentuhan langsung dengan tanah atau dekat dengan tanah sangat rentan terserang rayap. Rayap merupakan hewan yang senang memakan zat selulosa pada kayu. Ketika rayap menyerang, maka bentuk kayu jadi berubah bolong-bolong, keropos, dan menimbulkan kerusakan. Tak heran, hewan satu ini menjadi musuh utama kayu. Kamu bisa membasmi rayap dengan tips finishinng simpel atau perwatan natural oil, biocide yang efektif mencegah datangnya rayap.

  • Perhatikan Kebiasaan Kamu di Rumah

Kebiasaan sehari-hari atau aktivitas harian yang sering kamu lakukan di dalam rumah juga berpengaruh pada kondisi rumah kayu. Contohnya ketika kamu hendak memindahkan furniture yang berat, jangan kamu lakukan dengan cara menyeretnya. Atau jangan pula sering menumpahkan air ke lantai yang terbuat dari kayu. Jangan pula secara sembarangan meletakkan benda berbau tajam agar permukaan tak tergores. Jika kamu pecinta tanaman, pastikan tanaman tak menutupi dinding kayu agar tidak lembap dan berjamur.

Perawatan Rumah Kayu dengan Wood Coating

Jangan membiarkan perabotan atau furniture kayu yang ada di dalam rumah etnik milikmu jadi kusam. Kekuasaman bisa terjadi karena faktor umur, juga karena perawatan. Untuk itu, kamu membutuhkan langkah-langkah yang tepat untuk finishing perabotan kayu tersebut jika ingin menjaganya tetap estetik dan cantik. Finishing ini dimulai dari penyiapan kayu hingga melakukan pewarnaan yang sesuai.

Salah satu produk yang bisa digunakan untuk finishing kayu adalah biocide (biosida), untuk memaksimalkan hasil akhir bisa diolesi pula dengan menggunakan Biopolish Natural Oil. Tips finsihing simpel atau perawatan natural oil, biocide bisa diaplikasikan dengan mudah dengan cara-cara berikut ini:

  1. Bersihkan terlebih dahulu permukaan kayu hingga bersih dari noda dan debu, ciri jika kayu bersih adalah terlihat coklat alami. Kemudian sediakan amplas atau kuas untuk membersihkan sisa lapisan kayu atau sisa noda yang masih tertempel pada kayu.
  2. Tips finishing simpel atau perawatan natural oil, biocide dengan cara mencampurkan larutan anti serangga kayu (permethrin) dan larutan anti jamur kayu Biocide Wood Fungicide (methylene bis thiocyanate) sebelum melakukan pengecatan (coating). Fungsi dari pemberian dua larutan ini adalah guna mencegah adanya serangan dari serangga-serangga yang merusak kayu. Dari rayap, teter, totor, dan lain-lain.
  3. Jangan lupa pula untuk menggunakan cat yang telah diformulasikan khusus keperluan finishing kayu (wood coating / wood varnish) yang bisa memberikan perlindungan untuk kayu agar tak teroksidasi, mencegah dari pelapukan, dan agar terhindar dari pembusukan. Kamu juga bisa menambah keawetan kayu dengan mengolesinya dengan Biopolish Natural Oil agar lebih awet.

Tips Simpel Merawat Furniture Kayu

Para designer interior menjadikan kayu sebagai salah satu material favorit untuk rumah. Terlebih kayu secara sumber daya alam banyak tersedia di Indonesia yang beriklim tropis, dan juga banyak ditumbuhi oleh pepohonan. Meskipun dalam perawatannya, kayu lebih menantang untuk dirawat dibanding dengan merawat furniture yang berbahan dasar plastik. Tak hanya dalam merawatnya, tapi juga dalam tahap finishing. Tips finishing simpel atau perawatan natural oil, biocide menjadi pilihan agar furniture kayu tak dihinggapi jamur dan rayap.

Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan di rumah untuk merawat kayu secara simpel. Tips berikut memang sederhana, tapi jika dilakukan akan menambah ketahanan furniture kayu:

  • Memberikan alas kaki pada furniture menjadi tips yang jarang dilakukan bagi para pemilik furniture. Alas kaki ini sebenarnya telah banyak tersedia di pasaran. Harganya pun relatif murah pula. Fungsi alas ini untuk melindungi kontak langsung antara furniture dan lantasi yang biasanya lembap. Fungsi kedua untuk mencegah adanya noda gesekan pada lantai.
  • Ketika kamu hendak mengangkat furniture, pastikan tekniknya dilakukan dengan cara mengangkatnya dan tidak menyeretnya. Kamu bisa meminta bantuan pada anggota keluarga jika furniture terlalu berat. Pengangkatan ini berfungsi agar sambungan pada furniture tak berubah letaknya (melengse), bagian bawah furniture juga tak terkikis, dan untuk melindungi lantai.
  • Membersihkan furniture dengan cairan pembersih dan perawatan kayu secara rutin. Terlebih ketika furniture sering terkena panas dan tetesan air. Gunakanlah produk-produk yang ramah lingkungan, atau produk yang tak mengandung bahan kimia yang keras dan merusak permukaan kayu. Produk-produk Biopolish bisa menjadi pilihan untuk menjaga material kayu tetap mengkilat. Untuk furniture kayu interior dan eksterior, kamu bisa menggunakan Biopolish Linseed Oil atau Biopolish Natural Oil.

Tips tersebut cukup mudah untuk diaplikasikan kan? Kamu bisa mempraktikannya di rumah, semangat bersih-bersih dan merawat!

Continue Reading

Bangunan yang ada di Indonesia dipengaruhi dengan sentuhan arsitektur, interior, hingga furniture dari era kolonisasi, terutama dari Belanda dan Inggris. Hal ini bisa tercermin terutama di kota-kota besar Indonesia, di pusat kota, seperti yang ada di Bandung, Semarang, Jakarta, Surabaya, dan lain-lainnya. Meski saat ini bangungan-bangunan tersebut lebih dialihfungsikan sebagai bangunan komersil. Bangunan bersejarah itu memiliki kekayaan elemen furniture sebagai produk budaya yang menarik untuk dipelajari.

Dalam tulisan berjudul “Kajian Furniture Pada Rumah Hunian Kolonial Belanda” karya Irena Vanessa Gunawan dan Citra Amelia dijelaskan terkait gaya furniture zaman Belanda ini. Tulisan yang terbit di Jurnal Idealog (Ide dan Dialog Indonesia) tersebut menyatakan bahwa perkembangan arsitektur kota dan interior pada zaman kolonial memberi pengaruh positif terhadap desain. Khusus pada elemen interiornya, banyak yang menggunakan kayu yang kuat.

Dari kayu eboni (Diospyros ebenum), kayu kalamander (Diospyros quaesita), kayu amboina (Pterocarpus indicus), kayu sonokeling (Dalbergia latifolia), kayu satin (Chloroxylon swietenia), hingga kayu jati (Tectona grandis). Julukan yang disematkan pada furniture-furniture zaman kolonial dengan ciri khas mempertahankan tekstur dan urat kayu tersebut yaitu “Furniture Belanda”. Pada era modern seperti sekarang ini, produk-produk furniture yang terbuat dari kayu-kayu tersebut juga bermunculan dengan adanya furniture-furniture yang sifanya minimalis.

Literatur yang mencatat terkait sejarah perkembangan furniture di Indonesia masih sangat terbatas. Salah satunya adalah buku yang membasa tentang ebony furnitur dari Dave van Gompel. Koleksi furniture dari kayu tersebut kebanyak diiliki oleh keluarga-eluarga Belanda ketika kembali dari Indonesia. Keunikan dari koleksi furniture tersebut menunjukkan gaya furniture Eropa pula.

Dikatakan pula jika pada abad-17, jual beli furniture di pasar bukanlah kegiatan yang umum dilakukan. Sebab sebagian besar furniture masih digarap secara lokal. Apalagi di ranah Indonesia, furniture seperti kursi bukanlah budaya tradisional Indonesia, karena masyarakat lebih sering menggunakan alas dan tikar untuk duduk. Kursi dianggap sebagai perlambang status tertentu untuk para pejabat tinggi. Seiring berjalannya waktu, produk furniture di Indonesia pun berkembang. Berbagai gaya, dari British Regency Styles, French neo-clacism styles, empire styles, hingga gaya furniture dari China pun menambah kaya karakteristik furniture. Hingga pada masa modern ini berkembang furniture minimalis.

Ciri-ciri Furniture Minimalis

Sebagaimana konsep minimalis pada umumnya, desain furniture minimalis mengikuti prinsip less is more atau simplicity dan menekankan fungsi. Dalam artian menggunakan bentuk geometri yang sederhana, tanpa ada dekorasi yang tak perlu, bahkan material kayunya pun sederhana, tanpa menghilangkan kualitas alami dari bahan furniture itu sendiri.

Sifat minimalis ini terpengaruh dari budaya Zen (Jepang) yang sangat berkelindan dengan prinsip kesederhanaan, tapi tetap berestetika. Furniture minimalis ditandai dengan beberapa ciri:

1. Furniture berbentuk geometris tanpa dekorasi atau minim dekorasi. Ini bisa dilihat dari bentuk furniture, seperti kubus atau persegi panjang, tidak banyak sudut yang mempersempit ruang.

2. Furniture yang fokus pada fungsi. Furniture ini dibuat terutama berdasarkan pada fungsinya, misal pada meja atau kursi yang nyaman dan tidak terganggu oleh hiasan. Bentuknya tidak rumit.

3. Dibuat menggunakan material yang sederhana tapi memiliki hasil yang maksimal. Bahan untuk membuatnya sangat mudah untuk ditemukan, dan tidak rumit, tapi menonjolkan kualitas dari bahan itu sendiri. Semisal pada furniture kayu jati dengan seratnya yang kuat dan padat.

4. Furniture didominasi oleh warna-warna yang netral,seperti hitam, putih, atau abu-abu. Juga warna alami dari kayu itu sendiri.

Di Indonesia, kamu akan sangat mudah menemukan furniture minimalis ini, karena umumnya banyak digunakan di masa modern seperti sekarang. Di mana desain utamanya memenuhi kebutuhan dasar penghuni rumah.

Merawat Furniture Kayu Minimalis

Ada pepatah yang mengatakan jika kondisi furniture bisa menunjukkan karakter dari pemiliknya. Bisa kamu bayangkan sendiri, jika furniture kayu di rumahmu memiliki kesan yang kotor dan tak tertata, maka kesan burukpun akan kamu dapatkan, orang lain juga jadi enggan untuk berkunjung. Untuk melakukan perawatan khususnya pada furniture yang sifatnya minimalis. Berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan:

1. Membersihkan furniture minimalis secara rutin

Cara membersihkan furniture dari kayu minimalis yang sederhana adalah dengan membersihkan secara rutin. Kalau kamu lupa, kamu bisa membuat jadwal kamu sendiri. Bisa setiap minggu atau setiap bulan. Ajak pula anggota keluarga untuk membantu membersihkan hingga merapikan. Jangan lupa, untuk menggunakan produk dari Biopolish agar keawetan furniture kesayanganmu jadi lebih terjaga.

Kamu bisa menggunakan Biopolish Beeswax untuk furniture kayu minimalis yang bersentuhan dengan makanan. Juga ada Biopolish Leather Care yang bisa merawat furniture yang terbuat dari bahan kulit. Jika furniture kayu minimalismu sangat beragam, Biopolish Natural Oil dan Biopolish Linseed Oil juga sangat multifungsi untuk membersihkan berbagai macam furniture. Cara merawat furniture kayu minimalis dari produk-produk ini pun sangat mudah untuk diaplikasikan.

2. Pilihlah furniture kayu minimalis yang terbaik dan cocok untuk ruangan

Furniture minimalis sangat cocok diletakkan pada ruang yang terbatas dan tidak memiliki banyak sekat. Sebab furniture kayu minimalis ini bisa memberikan kesan yang luas dan rapi. Dengan terbatasnya ruang, maka pilihlah produk furniture yang benar-benar kamu butuhkan. Semakin sedikit maka membersihkan juga semakin efisien bukan? Kamu juga bisa membuat furniture dengan cara hand made yang multifungsi, semisal alamari yang bisa digunakan sebagai meja juga. Hindari pula memilih furniture yang tebal dan bulat karena itu akan mempersempit ruang.

Produk furniture kayu minimalis juga bisa jadi lebih cocok sesuai dengan warna asli ketika furniture tersebut telah diolesi dengan cat duco. Cat duco kerap digunakan sebagai finishing untuk kayu, terbuat dari nitrocellulose (NC), dan mempunyai warna yang solid. Warnanya pun beragam, dari hitam, putih, biru, merah, dan lainya. Meski jika furniture berumur lama, cat ini bisa kabur dan kamu perlu membersihkan furniture kayu cat duco dengan cara yang tepat.

3. Berikan sirkulasi udara yang lancar pada furniture

Udara ternyata memiliki pengaruh signifikan pada kondisi furniture kayu minimalis. Jika kamu meletakkan furniture kayu minimalis di tempat yang lembab, akan mengundang organisme atau serangga yang tak diinginkan untuk hidup. Dari rayap hingga teter, jangan sampai merusak furniture kesayanganmu. Tips membersihkan furniture kayu agar furniture kamu bebas dari serangga-serangga ini adalah dengan meletakkannya di tempat yang bersuhu normal.

Furniture kayu minimalis di rumahmu bisa kamu rawat dengan perawatan yang semudah mungkin. Kamu juga bisa mengganti posisi furniture kayu minimalis secara berkala agar tak kelihatan membosankan dan monoton. Dengan memindahkannya, kamu juga memiliki kesempatan untuk membersihkan bagian tertutup yang jarang dijangkau ketika furniture tidak dipindahkan. Cara membersihkan furniture dari kayu minimalis cukup dengan memindahkan furniture-furniture tertentu, menggesernya ke sudut berbeda, sehingga suasana jadi lebih segar.

Continue Reading

Setiap jenis kayu memiliki keawetan yang berbeda-beda dan ini menjadi faktor penting dalam menentukan penggunaan. Juga menyangkut umur dari furniture sendiri, jika kayu awet maka akan berumur panjang. Keawetan kayu ditentukan oleh beragam faktor, juga kondisi tempat di mana kayu ditempatkan.

Kayu yang diletakkan di dataran rendah akan berbeda keawetannya jika diletakkan di dataran tinggi. Yang di dataran tinggi lebih awet usianya daripada yang di dataran rendah. Semisal pada Tectona grandis atau kayu jati menurut penelitian, ketika dikubur (graveyard) bisa bertahan selama 7 tahun, tapi jika diuji di laut dalam 3 bulan sudah mendapat serangan dari organisme yang merusak kayu.

Dalam artikel jurnal yang ditulis oleh Ginuk Sumarni dan Han Roliadi yang berjudul “Daya Tahan 109 Jenis kayu Indonesia Terhadap Rayap Tanah (Coptotermes curvignahus Holmgren)” menjelaskan terkait ketahanan 109 jenis kayu yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Tulisan yang terbit di Jurnal Buletin Penelitian Hasil Hutan Vol. 20 No. 3 Tahun 2002 ini mengabil sampel dari berbagai daerah dari Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawei Utara, Jambi, Kalimantan Timur, dan lain-lain. Kayu-kayu ini kemudian diuji dengan indikator seperti tidak ada serangan rayap, serangan ringan dan dangkal, serangan sedang, srangan hebat, dan serangan sangat hebat. Hasil menunjukkan jika, jenis kayu menjadi faktor yang berpengaruh nyata pada jumlah rayap yang hidup.

Dari 109 jenis kayu yang diamati oleh eneliti menunjukkan, 68 jenis kayu memiliki jenis ketahanan tinggi (kelas I dan kelas II), lalu 41 jenis kayu masuk ke golongan ke kelas III, kelas IV, dan kelas V. Dan indikator serangan rayap menunjukkan, semakin kayu mudah diserang maka persentase jumlah rayap yang hidup semakin besar. Kayu pada kelas I semisal terdiri dari Acacia mangium, Cassia siamea, Elaeocarpur sp., dll. Kelas II seperti Adinandra brassii, Agathis borneensis, Aglaia versteeghii, dll. Kelas III, Anthocephalus cadamba, Antocephalus sp., Artocarpus sp., dll. Kelas IV, Dysoxylum sp., Eugenia sp., Neolitsea cassiifolia, dll. Kelas V, Agathis philippinensis, Bitschoffia javanica, Blumcodendron kurzii, dll.

Sebab itu, jenis kayu tertentu memang seharusnya memiliki perawatannya yang berbeda, apalagi jika ingin terbebas dari rayap. Perawatan furniture kayu anti rayap bisa dilakukan dengan cara membersihkan furniture secara rutin. Jenis kayu yang paling umum seperti kayu jati merupakan jenis kayu yang awet yang masuk dalam kelas I-II dan serba guna. Selain itu jati juga memiliki nilai dekorasi yang indah karena itu menjadi primadona. Kayu jati juga tergolong furniture kayu minimalis yang mudah untuk dibelah dan dibentuk, tidak banyak mengalami penyusutan, tahan air, dan tahan lama.

Melindungi Kayu dari Rayap Menggunakan Cat Kayu


Furniture kayu anti rayap bisa diupayakan salah satunya dengan memberikan perlindungan dari luar. Rayap sendiri keberadaannya telah ditemukan sejak 200 juta tahun silam. Hewan berkoloni ini masuk ke dalam hewan purba. Untuk mengatasi rayap dengan cara yang paling mudah, yakni dengan menggunakan cat anti rayap yang juga anti jamur. Sebenarnya ada dua cara yang bisa dilakukan agar kayu atau furniture kayu yang terbebas dari rayap, pertama dengan perlindungan dari dalam, baru kemudian perlindungan dari luar.

Pertama, pencegahan rayap dari dalam dapat dilakukan dengan menggunakan obat anti rayap yang bisa meresap ke dalam kayu. Proses pencegahan dari dalam ini dapat dilakukan sebelum finishing dengan cara menyuntikkan obat anti rayap ke dalam substrat kayu, salah satu produk yang bisa kamu gunakan adalah Biopolish Natural Oil.

Kedua, pencegahan rayap dari luar bisa dilakukan dengan cat atau produk kayu anti rayap. Kamu bisa menggunakan Biopolish Linseed Oil dengan formulasi khususnya bisa memberikan perlindungan kayu dan mencegahnya dari organisme, jamur, atau hewan yang akan merusak keindahan kayu. Biopolish Linseed Oil dibuat untuk melindungi kayu dari serangga, kandungannya yang aman bagi manusia tapi tidak disukai oleh rayap akan membuat rayap jadi ogah menggerogoti furniture milikmu.

Alasan Rayap Menyukai Kayu


Mungkin di antara kamu ada yang bertanya-tanya, mengapa rayap begitu suka menggerogoti kayu? Ternyata kayu memiliki kandungan selulosa yang kaya dengan energi, jenisnya polisakarida karbohidrat dan beta-glukosa. Sesuai sifat naturalnya, rayap akan berusaha mencari kandungan tersebut di dalam kayu. Baik kayu tersebut telah menjadi furniture maupun telah mati karena tidak digunakan. Biasanya jenis terkahir akan menjadi sasaran empuk pasukan koloni rayap.

Penelitian menunjukkan waktu kerja rayap sangat tinggi, rayap bahkan bisa memakan gedung besar yang konstruksinya terbuat dari kayu. Di sisi lain, rayap memilih tubuh yang berukuran kecil pula. Di mana satu koloni rayap bisa berjumlah hingga 10 juta rayap. Jika tidak dilindungi dengan baik, maka jutaan rayap ini bisa menggerogoti dan menghabiskan furniture kayu minimalis dan berbagai jenis furniture kayu lainnya dalam waktu yang sebentar.

Rayap yang sering menggerogoti kayu sendiri ada dua jenis. Pertama rayap kayu kering yang tidak terlalu tergantung pada air. Rayap kering hanya mencari jenis kayu saja, tidak dalam tanah. Kedua, rayap kayu basah (subterranean) yang biasa bersarang di tanah. Rayap jenis ini memiliki efek rusak yang hebat. Mencari selulasi dari furniture-furniture yang ada di rumah. Pelan-pelan akan membuatnya keropos.

Perawatan Kayu dengan Produk Anti Rayap

Perawatan furniture kayu anti rayap bisa dilakukan dengan cara membersihkan furniture dari kayu yang telah dibersihkan. Ada pula produk cat yang telah dilengkapi dengan kandungan anti rayap, yang bisa bertahan hingga beberapa tahun melindungi baik dari luar maupun dari dalam. Meski sebaiknya bisa dilakukan pemantauan sekitar enam bulan sekali. Perlindungan kayu ini sebenarnya bersifat ganda, karena yang dilindungi tidak hanya perlindungan terhadap rayap, tapi juga goresan, cuaca, hingga jamur.

Sebagaimana yang telah disinggung, Biopolish Natural Oil dan Biopolish Linseed Oil menjadi produk yang bisa menggantikan plitur bahkan pernis dengan tampilannya yang natural. Aplikasi dari produk-produk ini juga mudah. Kamu cukup menyediakan lap untuk meratakannya ke permukaan kayu. Sifat produk yang mudah diaplikasikan ini cocok untuk memberi kesan natural dan membaut tampilan kayu jadi lebih menarik. Rayap dapat dicegah pula dengan melakukan proses recoting, penyemprotan hingga pengelapan dengan kain.

Kelebihan dari produk-produk Biopolish pula, memliki daya tutup yang maksimal. Ini yang membuat material kayu yang sangat rentan dengan serangan serangga, jamur, dan organisme menjadi tertutupi permukaannya dengan baik. Berbagai jenis kayupun bisa cocok menggunakan produk dari Biopolish. Ini akan membuat tampilan dan warna furniture dari kayu bisa bebas dari rayap. Furniture kayu anti rayap pun jadi mudah untuk diterapkan menggunakan produk-produk dari Biopolish. Kayu jadi tambah awet, terlihat natural, dan kuat dari dalam.

Continue Reading

Jepara, kota yang terletak di Jawa Tengah ini memang terkenal dengan produk kayunya yang memiliki kualitas tinggi. Produk kayu dari Jepara sering diburu oleh para pecinta furniture kayu yang di Indonesia maupun di luar negeri. Kualitas produknya pun telah memenuhi standar ekspor dan memberikan keuntungan yang tidak sedikit. Sehingga ada sebagiaan orang yang berminat menginvestasikan tabungannya pada produk-produk furniture kayu dari Jepara. Di samping bentuk-bentuknya yang indah dan estetik, cara merawat furniture kayu jati dari Jepara juga terbilang mudah untuk dibersihkan secara rutin.

Produk-produk furniture kayu Jepara memang beragam. Produk-produk furniture kayu dari Jepara yang sering kita lihat, beragam furniture-nya ini banyak diminatai oleh kelas menengah atas. Dari kursi yang bisa digunakan untuk bersantai, meja untuk ditaruh di ruang tamu dan menyapa orang yang datang berkunjung, atau almari yang bisa mengisi ruang keluarga di rumah. Produk furniture kayu jati dari Jepara ini semakin elegan, ketika dirawat secara rutin bahkan bisa menjadi sebuah mahakarya langgeng yang bisa dijadikan warisan untuk generasi-generasi setelahnya. Untuk itu, membersihkan mebel kayu jati jepara tidak boleh sembarangan agar tetap menjadi warisan.

Cara merawat furniture jati Jepara sebenarnya mudah, karena kamu tak harus membersihkannya setiap hari. Rekomendasi pembersihan bisa kamu lakukan secara mingguan atau bulanan secara rutin. Biasanya furniture kayu dari Jepara yang jarang dibersihkan memiliki tingkat kilau yang rendah. Untuk mempertahankan agar pesonanya tetap estetik dan indah, beberapa kecelakaan yang disebabkan oleh faktor manusia atau hewan dapat kamu hindari. Seperti menaruh benda tajam, jangan membiarkan hewan peliharaan mencakar-cakar, dan kenalilah jika terdapat rayap hingga teter yang bisa memakan furniture kayu dari Jepara kesayanganmu.

Jika kamu pergi ke pengrajinnya langsung, kamu bisa melakukan pemesanan mebel-mebel reproduksi, atau mebel yang diproduksi pada saat sekarang dan tipe desain yang akan digarap merupaka gaya-gaya yang telah berkembang sebelumnya. Seperti gaya Persia, Victoria, atau Edwardian. Yang khas lagi dari furniture kayu dari Jepara adalah ada ornamen ukiran yang kerap disebut sebagai di-stilasi. Yakni suatu teknik ukiran yang awalnya rumit dibuat menjadi lebih sederhana sehingga mudah untuk dibuat dan lebih simpel. Dalam proses konstruksinya juga terdapat teknik-teknik khusus seperti bagaimana melakukan penguncian pada pasak saat pembuatannya, atau seputar teknik sambungan yang mengunci antar bagian kayu.

Kayu Jati Jepara

Ibrahim Hermawan, Try Setiadi A, Ken Gunadi dalam tulisan mereka yang terbit di Jurnal Rekajiva berjudul “Tinjauan Bentuk dan Konstruksi Mebel Jepara” menjelaskan, ada beberapa aspek vital yang saling berkaitan dalam desain mebel (khususnya furniture kayu Jepara), yaitu, bentuk, konstruksi, kenyamanan (ergonomi), dan estetika. Faktor-faktor ini saling berpengaruh dalam mencapai fungsi yang baik secara teknik dan non-teknis. Khusus untuk mebel Jepara sendiri sebenarnya memiliki ciri khas yang lain daripada yang lain, yakni terletak pada motif ukurannya.

Ukiran yang dimiliki oleh furniture kayu dari Jepara sangat beragam. Namun umumnya pada desain krusi, motif seperti flora dengan untaian bagian-bagian dari tumbuh-tumbuhan, motif pilin, serta motif anyaman begitu digandrungi. Ada pula motif adopsi seperti motif Persia yang bernafaskan kaligrafi atau porduk seni Islam abad ke 7. Ciri lain dari furniture buatan Jepara yaitu, 80% desain mebel adalah hand made alias dikerjakan dengan tangan sedangkan yang 20% dikerjakan memakai mesin seperti pada proses-proses memotong, membelah, menghaluskan, hingga finisihing kayu.

Hal tersebut tercermin dalam teknis khusus dalam membentuk bidang horizontal dan vertikal pada permukaan kayu. Ukiran ini meliuk estetis ketika diaplikasikan pada kayu jati yang memiliki sifat khasnya juga, yaitu memiliki permukaan kulit yang dari seratnya saja sudah terlihat artistik kerapatan yang tidak rapuh, permukaan yang ulet, memliki kambium yang padat, dan bisa berahan baik dalam suhu yang kering maupun yang lembab. Dengan kualitas yang seperti ini, maka membersihkan mebel kayu jati Jepara dapat dilakukan dengan penuh perhatian. Berkaca dari hal ini, furniture dengan ukiran indah dari Jepara ini memiliki proses pemeliharaan hingga membersihkan mebel kayu jati Jepara.


Kontruksi Mebel Jepara dan Cara Merawatnya


Dalam jurnal yang ditulis oleh Ibrahim Hermawan dkk tersebut dikatakan pula lontruksi menjadi elemen dasar yang begitu penting dalam dunia desain permbelan, terlebih jika mebel tersebut memiliki banyak ukiran seperti pada funriture kayu dari Jepara. Proses konstruksi semisal pada salah satu produk kursi, bisa memiliki sistem kontruksi yang beragam, salah satunya sistem sambungan interlocking joint (yang memiliki fungsi bisa menyatukan sambungan satu dan yang lain agar menjadi sangat kokoh). Berbeda konstruksi akan menciptakan variasi bentuk yang berbeda pula.

Sayangnya, ketika furniture telah jadi, cara membersihkan furniture jati cukup sulit juga. Apalagi jika bagian-bagian yang diersihkan tersembunyi, semisal di hambalan meja (top table) dan bagian-bagian pada furniture yang tersembunyi. Namun jangan khawatir, kamu bisa menggunakan produk Biopolish Linseed Oil untuk merawat sekaligus membersihkan mebel kayu jati Jepara beserta ukiran-ukirannya yang indah.

Biopolish Linseed Oil inii terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas, terdiri dari berbagai campuran natural oil, beeswax, serta linseed oil-nya sendiri. Sangat berguna untuk merawat dan melindungi lapisan furniture mebel Jepara agar tampak natural. Tak hanya itu, produk satu ini juga sangat aman bagi lingkungan dan kesehatan. Fungsi lainnya Biopolish Linseed Oil akan membuat permukaan furniture kayu Jeparamu jadi tampak bersih, higinis, dan produk ini bisa menjadi paint and coating film protection.

Cara pengaplikasiannya pun cukup mudah. Jika kamu ingin melakukan perawatan, sediakanlah lap bersih untuk menggosok serta memoles furniture. Caranya pun cukup mudah sebagai berikut:
1. Pastikan mebel asli Jepara akan dibersihkan dengan media poles yang kering dan bersih, khususnya lap.
2. Oleskan secara tipis dan merata Biopolish Linseed Oil ke permukaan kayu, tunggu sampai meresap ke substrat.
3. Ketika kamu telah memastikan Biopolish Linseed Oil terpapar merata dan halus, gosokkan ke seluruh permukaan media kayu hingga mengkilap alami.
4. Tunggu hingga kering, dan selesai.

Cukup sederhana untuk mengaplikasikannya kan? Yap, banyak cara merawat furniture kayu jati dari Jepara yang bisa kamu aplikasikan. Selain Biopolish Linseed Oil, kamu juga bisa memakai produk dari Biopolish lainnya yang sangat membantu untuk merawat funriture kayu jati dari Jepara. Seperti Biopolish Natural Oil si minyak serba guna yang bisa diaplikasikan ke berbagai jenis furniture kayu, baik yang bersentuhan dengan makanan atau tidak.

Ada pula Biopolish Beeswax yang cocok kamu gunakan untuk peralatan foodware kamu di dapur, bahan komposisi Biopolish Beeswax sangat aman pula bersentuhan dengan kayu yang berfungsi untuk tempat makanan. Kamu juga bisa menggunakan produk Biopolish Leather Care untuk perawatan produk kulit menggunakan bahan alami. Produk kulit ini biasanya melekat pada furniture Jepara, seperti pada kursi. Jadi jangan lupa membersihkannya secara rutin.

Continue Reading

Furniture kayu minimalis banyak diminati di masa sekarang. Bentuknya yang elegan, bermacam-macam, dengan warna menarik membuat furniture kayu minimalis laku pula di pasaran. Apalagi jika furniture kayu mnimalis tersebut memiliki pesona vintage, semakin menambah daya pikita di rumah. Meskipun dalam merawat furniture kayu minimalis diperlukan treatment tertentu agar kayu terus awet dan bertahan lama, dan tetap anggun-elegan hingga tua.

Furniture kayu minimalis yang terawat dapat ditandai dengan tingkat kecerahan dan ketajaman yang ada dalam furniture. Jika sudah cerah dan bersih, niscaya keanggunan dalam kayu pun dapat diciptakan. Perawatan tentu menjadi faktor pengaruh yang signifikan untuk menjaga furniture kayu minimalsi terlihat anggun hingga tua. Dalam merawat furniture kayu manis, ada beberapa tips membersihkan furniture kayu berharga yang bisa kamu terapkan di rumah.

Membersihkan Kayu Minimalis dengan Baik

Jika kamu melihat sebuah furniture kayu berkilau, maka atmosfer dalam ruangan tersebut juga akan berseri. Namun jika jumlah debu yang melingkupinya banyak, furniture jadi terlihat kusam, dan ruangan terlihat kotor. Tenang, hal tersebut bisa ditangani dengan cara membersihkan furniture kayu minimalis dengan baik. Pastikan, furniture kayu yang akan kamu bersihkan telah diseka terlebih dahulu menggunakan kemoceng atau lap berbahan katun yang kering dan lembut untuk menyeka debu.

Jangan lupa, tips memberihkan furniture kayu yakni dengan menggunakan air hangat. Air hangat membuat proses pelepasan kotoran jadi kian mudah, dan untuk mempercepat pembersihan pula, jangan lupa gunakan sabun yang lembut. Berhati-hatilah untuk tidak merendam kain ke sabun terlalu lama, kelembaban kain bisa dijaga agar mudah untuk diseka. Bersihkan sampai debu hilang kemudian keringkan.

Jangan lupa, pembersihan kayu ini mesti kamu lakukan secara rutin, terlepas dari jenis kayu yang menjadi bahan furniture kayu minimalis kepunyaanmu. Jaga pula kebersihan furniture kayu minimalis kepunyaanmu dari kumbang dan rayap yang rentan bersarang pada kayu. Sebab ini dapat menimbulkan kerusakan permanen yang tak dapat diperbaiki, kumbang-kumbang ini bisa benar-benar memakan furniture kayu minimalis milikmu. Tips membersihkan furniture kayu dapat dilakukan dengan desinfeksi rutin di rumah.

Perhatikan Paparan Sinar Matahari Minimal yang Dibutuhkan

Sinar matahari memberikan efek khusus pada furniture kayu minimalis yang kamu punya. Maka dari itu, berhati-hatilah ketika sinar matahari memaparkan cahayanya dalam waktu yang lama. Hal yang sering terjadi salah satunya, sinar matahari dapat menghasilkan fenomena bercak atau bintik-bintik terang maupun gelap pada penampang (permukaan) furniture kayu minimalis milikmu. Guna melindunginya, ada tips merawat furniture kayu minimalis yang bisa kamu coba, yakni dengan menggunakan taplak meja atau kain untuk mengurangi efek sinar matahari yang mengenai furniture kayu.
Selain itu, perhatikanlah pula suhu yang mengenai furniture kayu minimalis, yang biasanya dihasilkan oleh benda-benda yang memiliki suhu sangat panas atau dingin untuk perawatan yang lebih baik. Sebab benda-benda dengan suhu berlebih yang tak sesuai dengan suhu alamiah kayu bisa meninggalkan efek yang bisa merusak tekstur asli permukaan. Cara merawat furniture kayu minimalis dalam kondisi ini adalah, jangan menaruh benda yang terlalu panas atau dingin ke permukaan kayu. Jika terpaksa melakukannya, perhatikan interval waktu penempatannya, agar tidak terlalu lama. Atau gunakan semacam alas dari kain untuk menyerap suhu benda.

Membiarkan Usia Furniture Bertambah dengan Anggun


Cara membersihkan furniture kayu minimalis berdampak pada usia furniture. Hari demi hari, seiring berjalannya waktu, furniture akan menua dan biarkanlah furniture bertambah usia dengan anggun. Jika diibaratkan sebagaimana usia anggur, bahkan bisa jadi sertiap tahun furniture kayu akan memiliki karakternya sendiri yang baru. Seperti akan menjadi lebih tua dan gelap, tapi lebih kuat. Keanggunan kayu inilah yang perlu kamu sadari dalam merawat furniture kayu minimalis.

Agar kamu bisa melihatnya sampai tua, jangan pula meletakkan benda-benda tajam di dekat permukaan kayu minmalis. Jangan sampai goresan benda tajam menggores keindahan tekstur dari kayu. Hal ini biasanya sering terjadi di dapur ketika hendak memotong di meja kayu, atau di meja kerja ketika memakai cutter. Ingat, jika terjadi goresan, tekstur tidak akan sama lagi. Oleh karena itu, jauhkan benda tajam dari permukaan kayu minimalis.
Tak banyak disadari pula terkait kerusakan atau cacat kecil yang diakibatkan oleh penanganan yang ceroboh. Kamu bisa merawat furniture kayu menimalis secara hati-hati. Semisal ketika menggunakan gelas bersuhu tinggi atau rendah, pakailah alas piring atau tatakan. Dalam memilih tatakan ini pun, perhatikanlah fungsinya daripada estetikanya. Jangan memilih desain yang berlubang dan tidak bisa menampung genangan air dengan efektif.

Memberikan Bahan Pelapis Kayu Berkualitas Secara Rutin


Membersihkan furniture kayu minimalis yang berminyak dan waxing, sangat direkomendasikan untuk memberikan pernis mengkilap secara rutin. Ini sangat berguna untuk menambahkan lapisan pelindung dan menghidupkan penampilan. Periode waktu yang bisa kamu terapkan semisal, melakukan pernis setiap tiga bulan sekali, niscaya performa kayu akan terjaga. Kamu bisa menggunakan produk dari Biopolish untuk merawat furniture kayu minimalis dalam langkah ini.

Ada empat produk Biopolish yang bisa kamu gunakan. Pertama, Biopolish Beeswax yang cocok untuk merawat furniture kayu minimalis kamu, terutama peralatan-peralatan yang berhubungan langsung dengan makanan dan dapur. Biopolish Beeswax telah memenuhi standar aturan yang diterapkan oleh Food and Drugs Administration (FDA), sebuah organisasi khusus yang memberikan standar formulasi dari Amerika Serikat terhadap pembuatan produk yang aman bagi kesehatan. Produk satu ini efektif untuk memunculkan keidnahan warna sehingga furniture kayu minimalis jadi tambah anggun secara alami.

kamu bisa menggunakan Biopolish Leather Care untuk merawat furniture kayu minimalis terutama produk-produk di mana kayu minimalisnya dilapisi kulit, seperti pada bantalan kursi. Biopolish Leather Care dapat digunakan pula untuk melindungi produk dari paparan sinar matahari seperti sinar UV. Kandungan antioksidan yang dimilik akan menambah keawetan dan perlindungan sehingga jadi tambah awet dan terlihat lebih anggun.

Biopolish Linseed Oil juga sangat berguna untuk melindungai dan merawat furniture kayu minimalis dengan menciptakan keindahan kayu minimalis secara natural. Biopolish Linseed Oil yang terbuat dari bahan yang ramah lingkungan, menjadi formula khusus yang cocok untuk mencegah kekusaman pada kayu minimalis dan menghambat proses terjadinya perubahan warna kayu agar lebih cerah dan tajam. Tak hanya itu, warna alami pada kayu minimalis pun akan muncul.

Biopolish Natural Oil yang menjadi produk perawatan andalan dalam finishing kayu. Minyak satu ini sangat serbaguna dan aman dipakai untuk segala jenis kayu, termasuk furniture kayu minimalis. Oil satu ini cocok sebagai bahan untuk melakukan pemolesan, melindungi furniture kayu dengan substrat yang dikandungnya, serta menambah keanggunan warna kayu. Dengan mengoleskan Biopolish Natural Oil, furniture kayu minimalis di dalam rumahmu akan terlihat lebih cerah.

Continue Reading

Furniture kayu jati mempunyai prestise-nya sendiri, banyak orang menginginkannya sebagai koleksi. Tak hanya untuk keperluan praktis, tapi juga seni. Semakin berumur lama dan terawat, furniture bisa tampil sangat menarik, enak dipandang, adem ketika dipegang, serta kokoh menghadapi perubahan cauca. Untuk mencapai hal ini diperlukan cara merawat furniture kayu jati yang tepat. Banyak rumah memiliki furniture jenis kayu jati dan berbagai cara pun dilakukan untuk melakukan perawatan yang benar.

Keunggulan kayu jati lainnya adalah tidak berubah bentuk dan tidak cepat rusak. Meskipun musim yang ekstrim terkadang melanda kota dan provinsi, baik musim hujan dan kemarau, jika furniture diletakkan dan diposisikan secara benar pasti akan awet. Usianya bisa mencapai ratusan tahun, semisal kayu jati pendem yang memiliki umur hingga 10 dekade alias seratus tahun. Cara merawat furniture kayu jati pun disesuaikan dengan jenis kayu bahkan dilihat dari umurnya agar sesuai secara maintenance.

Sebenarnya meski perabot kayu jati memiliki nilai ekonomi yang tinggi, biaya perawatan tak membutuhkan kocek yang begitu tebal. Jika kotorannya cukup sederhana, kamu tinggal mengambil lap bersih yang dicelupkan ke air dan digosok hingga kotoran hilang tanpa melukai permukaan. Ketika sudah selesai, gosong ulang menggunakan kain lap yang bersih. Cara merawat furniture kayu jati ini merupakan cara yang umum. Ada pula maintenance lain yang lebih menyeluruh dan kinclong menggunakan bahan-bahan khusus, semisal produk dari Biopolish.

Bahkan ketika kamu tergolong dalam pribadi orang-orang yang memiliki karakter semarak dan ramai, perabotan kayu jati tak akan mengganggu perabotan lain kok. Furniture kayu jati bisa friendly dengan berbagai jenis dekorasi ruangan. Bisa cocok dengan berbagai material kaca, kain, kertas, dan lain-lainnya. Bahkan perabot kayu kati bisa menambah indah ruangan sesuai dengan kebutuhan yang kamu inginkan. Sayangnya butuh cara merawat furniture kayu jati khusus semisal biar perabot tak diserang dengan jamur hingga binatang-binatang nakal yang bisa merusak kehalusan kayu. Untuk maintenance lanjutan pula, jangan lupa untuk melindungi permukaan kayu dengan material khusus seperti kain, karpet, alas meja, dan lain-lain.

Merawat Warna Furniture Kayu Jati

Karakteristik kayu jati tentu berbeda dengan kayu jenis lainnya. Hal ini bisa dilihat dari warna dan serat kayu jati. Serat biasanya akan terlihat gelombang-gelombang halus bergaris yang membentuk spiral, lingkaran, atau garis melengkung dan lurus yang random. Teknik agar serat kelihatan memiliki citra yang menonjol diperlukan cara merawat furniture kayu jati yang sesuai. Untuk warnanya sendiri, semakin tua biasanya akan semakin gelap, coklat tua hingga hitam. Semakin tua, furniture kayu jati akan lebih bernilai ekonomis (lebih mahal). Ini menjadi pertimbangan beberapa orang juga ketika hendak membelinya.

Untuk menjaga kualitas warna furniture kayu jati agar terjaga kualitasnya, produk-produk Biopolish dapat digunakan untuk merawatnya. Misal untuk cara merawat furniture kayu jati yang merupakan peralatan makanan dari kayu, bisa kamu gunakan Biopolish Beeswax. Produk ini sangat tepat untuk digunakan di beberapa media khususnya bagi perawatan wooden kitchen ware. Biopolish Beeswax membuat peralatan makan jadi aman, karena produk ini dibuat khusus tanpa ada campuran zat kimia berbahaya dalam pembuatannya. Seperti minyak khusus, kandungan antiseptik, antri sinar UV, hingga water  resistance yang aman. Bahan ini tentu bisa mencegah masalah-masalah yang diakibatkan karena jamur, air, serta sinar matahari.

Biopolsih Beeswax juga berkasiat tinggi dalam menambah ketajaman warna kayu. Cara merawat furniture kayu yang diformulasikan menggunakan Biopolish Beeswax merawat dan menjaga ketahanan warna karena adanya proses alami, yaitu oksidasi. Oksidasi terjadi karena akibat bersentuhan dengan oksigen hingga paparan sinar matahari. Selain itu Biopolish Beeswax merupakan produk yang tak akan berpengaruh pada bau serta rasa peralatan makan. Sertifikat standar food grade juga telah dikantongi untuk mejamin keamanan produk. Ketika menggunakan produk ini, makanan yang diletakkan pada perabotan yang dirawat dengan Biopolish Beeswax akan tetap aman. Menggunakan Biopolish Beeswax juga bisa membuat warna asli dari perabot kayu jadi tambah cerah seperti sedia kala.

Untuk menjaga warna kayu jadi tetap seperti sedia kala, jangan lupa pula untuk menepatkan furniture kayu jati secara tepat. Akan percuma jika warnanya sangat indah tapi kamu meletakkan di tempat yang salah. Penempatan yang benar ini menjadi bagian cari cara merawat furniture kayu jati yang bisa kamu aplikasikan. Pilihlah tempat yang tidak telalu panas dan terhindar dari sinar matahari secara langsung. Sebab sinar matahari memiliki peran besar membuat perabotan kayu jati jadi tambah kusam sebagaimana kulit manusia yang cepat kusam ketika terkena sinar matahari yang cukup lama. Selain itu sinar matahari bisa membuat warna perabotan kayu jati jadi memudar.

Merawat Warna Furniture Kayu Jati dengan Oil Serbaguna

Jika kamu bingung bagaimana melakukan cara merawat furniture kayu jati khususnya untuk perabotan yang kusam, kamu bisa menggunakan oil serbaguna Biopolish Natural Oil. Produk ini aman digunakan baik untuk produk kayu jati sebagai interior maupun eksterior. Produk ini diformulasikan khusus pula untuk pemoles perabotan kayu jati secara rutin, efeknya sebagaimana ketika kamu mengaplikasikan varnish kayu (pelitur) ke permukaan.

Tak hanya itu Biopolish Natural Oil juga cocok jika kamu ingin membuat kesan warna yang natural look bagi perabotan favoritmu. Cara pengaplikasiannya pun sangat praktis dan mudah untuk digunakan. Tinggal sedikan lap, lalu gosok hingga merata. Setelah produk meresap ke dalam substrat dalam kayu secara sempurna, hasil tak akan mengecewakan. Kayu akan lebih terlihat eksotis sebagaimana awal membeli. Cocok pula karena produk ini tidak meninggalkan lapisan film pada kayu yang dianggap mengganggu. Cara merawat furniture kayu jati menggunakan Biopolish Natural Oil bisa kamu aplikasikan secara berkala, di samping kamu merawatnya secara teratur.

Nah, meskipun furniture yang kamu miliki terletak di tempat yang cukup lembap semisal ruangan ber-air conditioner (AC), kamu tetap bisa melakukan cara merawat furniture kayu jati yang maksimal. Meski tak bisa dipungkiri ruangan AC bisa memudahkan perabotan terkena udara yang membuat kayu jadi dingin dan suhunya menyusut. Jangan ragu untuk membersihkan debu dan kotoran yang menyelimutinya menggunakan sulak (kemoceng). Gunakan lap yang halus juga, meski hindari menggunakan lap yang terbuat dari silokon karena strukturnya yang cukup berbeda bisa membuat permukaan kayu jadi lecet. Jika sudah lecet maka warnanya pun akan jadi rusak.

Untuk menambah kesan warna baru pula dalam membersihkan, kamu dapat menerapkan cara merawat furniture kayu jati berikut ini: gunakanlah kuas dan sikat. Fungsi dari dua alat serbaguna ini adalah bisa digunakan untuk membersihkan bagian-bagian yang sulit dijangkau. Semisal untuk perabot kayu jati khusus yang memiliki banyak celah. Semisal pada ukiran lemari, buffet, hingga tempat tidur. Bersihkanlah menggunakan dengan kuas secara tekun. Caranya cukup mudah seperti halnya kamu sedang menyapu, tapi menyapu di permukaan kayu jati.

Continue Reading