Biopolish

Pelapis Kayu untuk Meja Makan dan Alat Dapur, Aman serta Tetap Mengilap

Pelapis kayu untuk meja makan dan alat dapur yang aman dapat menggunakan Biopaint Beeswax. Produk satu ini merupakan poles kayu berbahan beeswax atau lilin lebah, yang bisa digunakan untuk meja makan kayu, talenan kayu, mangkuk, sendok, spatula, tray, hingga peralatan dapur dari kayu lainnya.

Meja makan kayu biasa kita temukan di rumah. Furniture satu ini difungsikan untuk menaruh berbagai makanan ketika waktu makan tiba. Entah itu nasi, sayur, lauk, minuman, buah, sampai makanan yang masih panas. Sementara itu, alat dapur kayu seperti talenan, spatula, dan sendok digunakan ketika memasak bahan-bahan makanan, mulai dari bawang, cabai, sayuran, daging, dan lain-lain.

Baca Juga : Mengenal Beeswax, Lilin Alami dengan Sejuta Manfaat untuk Kayu

Seiring pemakaian tersebut, kayu bisa menyerap air, minyak, sisa makanan, maupun bau. Jika tidak dirawat, kayu akan cepat rusak, kusam, dan terasa lebih kasar.

Biopaint Beeswax adalah salah satu pelapis kayu yang sesuai untuk kebutuhan tersebut. Selain aman untuk alat makan dan alat masak kayu, produk ini juga membuat kayu jadi lebih halus, terlindungi, serta mengilap natural.

Pelapis Kayu yang Aman untuk Meja Makan dan Alat Dapur

meja makan kayu

Meja Makan dan Alat Dapur Tidak Sama dengan Furniture Biasa

Meja makan dan alat dapur kayu memang tidak bisa disamakan dengan furniture biasa. Lemari, kursi, meja ruang tamu, maupun rak pajangan lebih banyak digunakan untuk menaruh barang-barang rumah.

Sedangkan meja makan kayu digunakan untuk menyajikan makanan. Talenan kayu juga dipakai untuk memotong bumbu, buah, sayur, daging, dan bahan masakan yang akan diolah.

Ketika makanan diletakkan atau diolah di atas permukaan kayu, bahan yang ada pada lapisan kayu bisa ikut bersinggungan dengan makanan. Dalam dunia bahan makanan, kondisi seperti ini disebut dengan food contact.

Risiko Zat Pelapis Berpindah ke Makanan

FDA memasukkan permukaan persiapan makanan, alat masak, dan bahan yang digunakan pada benda tersebut sebagai bagian dari bahan yang bersentuhan dengan makanan. FDA juga memperhatikan kemungkinan zat dari bahan tersebut berpindah atau bermigrasi ke makanan.

Pernis kayu, cat kayu, maupun pengkilap kayu biasa memang dapat mempercantik kayu. Namun, beberapa produk dibuat untuk furniture seperti pintu, kursi, lemari, bukan untuk talenan kayu dan alat makan yang digunakan dekat makanan.

Beberapa jenis finishing kayu juga memakai thinner atau solvent. Bahan satu ini biasanya menimbulkan bau yang cukup tajam ketika diaplikasikan.

Bau menyengat tidak selalu berarti produknya pasti berbahaya, begitu pula tidak semua pernis kayu mengandung toluena. Namun, bahan berbasis solvent dapat mengeluarkan VOC atau senyawa yang mudah menguap ke udara.

Bahaya VOC, Thinner, dan Toluena pada Pelapis Kayu

VOC dapat ditemukan pada cat, thinner, perekat, bahan pembersih, maupun produk finishing lainnya. Jika terpapar dalam kadar tinggi atau terlalu sering, VOC dapat menimbulkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan. Ada pula keluhan seperti pusing, mual, kelelahan, hingga gangguan pada sistem saraf.

Toluena sendiri merupakan salah satu bahan pelarut yang bisa ditemukan pada sebagian produk berbasis thinner. Paparan toluena melalui udara dalam kadar tinggi maupun berulang dapat memengaruhi sistem saraf. Keluhannya dapat berupa pusing, lelah, mual, sulit berkonsentrasi, sampai gangguan yang lebih serius pada paparan jangka panjang.

Karena itu, untuk meja makan kayu dan alat dapur, lebih baik menggunakan pelapis kayu yang memang mempunyai standar keamanan jelas.

Biopaint Beeswax untuk Alat Makan dan Alat Dapur Kayu

Biopaint Beeswax sudah mengantongi sertifikat FDA. Produk ini diformulasikan untuk kebutuhan food contact dan dapat digunakan pada talenan, mangkuk, sendok, spatula, serta alat makan maupun alat masak kayu.

Biopaint Beeswax dibuat dari beeswax atau lilin lebah. Beeswax merupakan lilin alami yang dihasilkan lebah madu dari kelompok Apis untuk membentuk sarangnya. Bahan ini dikenal memiliki sifat alami yang membantu menahan air, sehingga sejak lama digunakan untuk melindungi berbagai permukaan, termasuk kayu.

Produk ini bersifat food safe dan food grade. Saat dipoles pada alat makan kayu, Biopaint Beeswax tidak meninggalkan bau maupun rasa yang dapat mengganggu makanan. Warna makanan juga tidak berubah, sehingga talenan, sendok, mangkuk, dan alat dapur kayu tetap nyaman digunakan setiap hari.

Manfaat Biopaint Beeswax untuk Meja Makan dan Alat Dapur Kayu

Meja makan kayu yang digunakan setiap hari lama-kelamaan bisa terlihat kusam. Apalagi jika sering terkena tumpahan minuman, kuah makanan, minyak, atau dilap menggunakan kain basah.

Hal yang sama juga terjadi pada talenan kayu. Setelah digunakan untuk memotong bahan makanan, talenan perlu dicuci. Jika terlalu sering terkena air dan tidak dirawat, permukaan kayu akan terasa lebih kasar dan warnanya mulai memudar.

Mengatasi Kayu Kusam, Kering, dan Kasar

Biopaint Beeswax dapat membantu mengatasi kondisi tersebut. Saat dipoles, warna kayu akan terlihat lebih tajam dan serat-seratnya jadi lebih keluar. Permukaan kayu yang sebelumnya tampak kering pun terlihat lebih segar. Hasilnya bukan kilap tebal seperti pernis kayu, melainkan kilap natural yang membuat kayu tetap terlihat asli.

Memberikan Kilap Natural Tanpa Lapisan Film

Bagi yang menyukai tampilan kayu apa adanya, hasil seperti ini tentu lebih menarik. Meja makan kayu tetap terlihat memiliki serat alami, begitu pula talenan, mangkuk, sendok, dan spatula. Beeswax tidak membentuk lapisan film keras seperti beberapa bahan finishing kayu. Maka dari itu, kayu tidak terlihat seperti tertutup plastik atau lapisan bening yang terlalu tebal.

Mengurangi Penyerapan Air, Minyak, dan Noda

Selain membuat kayu lebih mengilap, Biopaint Beeswax juga memiliki efek water repellent. Air yang mengenai permukaan kayu tidak langsung gampang masuk ke dalam pori-pori. Tetesannya akan membentuk buliran, kurang lebih seperti air yang jatuh di daun talas. Efek satu ini membantu mengurangi penyerapan air, minyak, serta noda makanan ke dalam kayu.

Meski begitu, meja makan dan alat dapur kayu tetap perlu segera dibersihkan ketika terkena tumpahan. Beeswax bukan berarti membuat kayu kebal terhadap air. Fungsinya membantu kayu agar tidak langsung menyerap cairan terlalu cepat, sehingga noda lebih mudah dilap sebelum masuk terlalu dalam.

Membantu Menjaga Kayu Tidak Mudah Lembap

Kayu yang terlalu sering lembap akan lebih gampang menimbulkan bau dan berisiko ditumbuhi jamur. Terlebih pada talenan kayu atau spatula yang habis dicuci lalu langsung disimpan dalam keadaan masih basah. Dengan efek water repellent dari Biopaint Beeswax, kayu lebih terlindungi dari kondisi terlalu lembap yang dapat mendukung pertumbuhan jamur.

Manfaat lain dari produk satu ini adalah membuat permukaan kayu terasa lebih halus. Talenan kayu yang mulai kasar, meja makan yang terasa kering, maupun mangkuk kayu yang tampak kusam dapat dipoles kembali menggunakan Biopaint Beeswax. Tak heran jika produk ini cocok digunakan sebagai pengkilap kayu sekaligus perawatan rutin untuk berbagai peralatan makan dari kayu.

Cara Menggunakan Biopaint Beeswax

Cara pakai Biopaint Beeswax sangatlah mudah karena tidak membutuhkan kuas, thinner, maupun alat semprot. Cukup siapkan kain bersih dan kering untuk memoles permukaan kayu.

Bersihkan dan Keringkan Permukaan Kayu

Pertama, bersihkan meja makan kayu atau alat dapur yang akan dirawat. Debu, minyak, sisa makanan, maupun noda yang menempel sebaiknya dihilangkan terlebih dahulu. Untuk talenan kayu, pastikan talenan sudah dicuci bersih setelah digunakan memotong bahan makanan.

Setelah itu, diamkan sampai kayu benar-benar kering. Permukaan yang masih basah membuat beeswax lebih sulit merata. Bagian samping dan bawah alat dapur kayu juga perlu diperhatikan, jangan sampai masih ada air yang tertinggal di dalam pori-pori kayu.

Oleskan Beeswax Tipis dengan Kain

Ambil Biopaint Beeswax secukupnya menggunakan kain. Tipis saja, tidak perlu terlalu banyak, sebab penggunaan yang terlalu tebal justru membuat permukaan kayu terasa berminyak atau lengket. Oleskan secara tipis dan merata ke seluruh permukaan kayu.

Biarkan beeswax terserap dan kayu siap disimpan atau digunakan kembali. Warna kayu akan terlihat tajam alami, seratnya tetap terlihat, dan tekstur terasa halus.

Lakukan prosedur perawatan ini secara rutin.

Untuk pemesanan Biopaint Beeswax dan informasi lebih lanjut seputar produk, silakan klik banner di bawah ini.

Exit mobile version