finishing kayu hemat tanpa thinner

5 Cara Finishing Kayu Hemat Biaya Tanpa Mengurangi Kualitas

Finishing kayu hemat biaya bukan hanya soal membeli cat dengan harga murah. Pengeluaran lain seperti thinner, alat, hingga kesalahan saat aplikasi juga perlu diperhatikan karena bisa membuat biaya semakin besar.

Di sisi lain, dunia woodworking sebenarnya cukup fleksibel. Pilihan bahan finishing sangat beragam, sehingga Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan, bahkan membuatnya jadi lebih hemat.

Kabar baiknya, ada beberapa cara finishing kayu hemat biaya yang bisa Anda lakukan tanpa harus menurunkan kualitas hasil. Bahkan, dengan cara yang lebih sederhana, prosesnya juga bisa jadi lebih praktis dan mudah.

Baca Juga : Kenali Bahaya Thinner bagi Kesehatan Sebelum Menggunakannya

1. Kurangi Pemakaian Thinner

Selama ini, banyak orang langsung mencampur cat dengan thinner tanpa berpikir panjang. Seolah-olah memang harus selalu digunakan.

Padahal, kebutuhan thinner ini tidak sedikit. Selain untuk campuran, biasanya juga dipakai untuk membersihkan kuas atau alat semprot. Artinya, dalam satu kali pekerjaan saja, thinner bisa habis cukup banyak.

Belum lagi dari sisi harga. Thinner berasal dari turunan minyak mentah, sehingga harganya bisa naik sewaktu-waktu. Apalagi jika kondisi global sedang tidak stabil, seperti konflik di wilayah penghasil minyak.

Saat ini harga minyak mentah tembus hingga USD 100 per barel, bahkan berpotensi naik menjadi USD 120 per barel.

Kalau terus bergantung pada thinner, biaya finishing akan sulit ditekan dan bisa membuat margin keuntungan menipis. Karena itu, mengurangi penggunaannya menjadi langkah yang cukup efektif.

2. Pilih Bahan Finishing yang Lebih Hemat

Setelah itu, Anda juga perlu lebih selektif dalam memilih bahan finishing. Jangan hanya ikut kebiasaan, tapi sesuaikan dengan kebutuhan.

Sebagai gambaran, cat kayu solvent atau cat minyak biasanya membutuhkan thinner. Sementara itu, cat water based cukup menggunakan air sebagai pengencer. Dari sini saja sudah terlihat perbedaan jumlah bahan yang digunakan.

Selain itu, sekarang juga mulai banyak digunakan bahan finishing natural yang tidak membutuhkan pelarut. Cara ini justru paling efektif dalam mengurangi pengeluaran.

Semakin sedikit bahan tambahan yang dipakai, semakin mudah Anda mengontrol biaya finishing secara keseluruhan.

3. Gunakan Alat Aplikasi Sesuai Kebutuhan

Tidak semua pekerjaan finishing harus menggunakan alat mahal. Banyak yang langsung berpikir harus pakai spray gun agar hasilnya bagus.

Padahal, untuk pekerjaan kecil atau jumlah unit yang tidak banyak, kuas saja sudah cukup. Bahkan, untuk jenis finishing tertentu, kain bisa jadi pilihan yang lebih praktis.

Dengan memilih alat yang sesuai kebutuhan, Anda bisa menghemat biaya sejak awal. Selain itu, alat sederhana juga lebih mudah digunakan.

Jadi, tidak perlu memaksakan membeli alat mahal jika memang belum diperlukan.

4. Gunakan Teknik yang Tepat

Selain bahan dan alat, cara aplikasi juga sangat berpengaruh. Banyak kasus di mana finishing harus diulang karena hasilnya tidak rata atau terlalu tebal. Kalau sudah begitu, bahan yang digunakan jadi dua kali lipat. Waktu kerja juga bertambah.

Supaya tidak boros, pastikan Anda menerapkan teknik penggunaan cat kayu dengan benar. Dengan begitu, Anda bisa menghemat bahan sekaligus mendapatkan hasil yang lebih rapi.

5. Gunakan Finishing Natural Tanpa Thinner

Kalau ingin lebih praktis, Anda bisa mempertimbangkan finishing dengan poles kayu alami. Jenis finishing ini tidak membutuhkan thinner sama sekali.

Bahan seperti natural oil atau beeswax bisa langsung digunakan tanpa campuran. Cara aplikasinya juga sederhana, cukup dioleskan dan diratakan dengan kain.

Karena tidak banyak tahap, risiko kesalahan juga lebih kecil. Selain itu, hasilnya tetap menampilkan serat kayu dengan tampilan yang natural.

Dari sisi biaya, cara ini jelas lebih hemat karena Anda tidak perlu membeli thinner dan bahan tambahan lainnya.

Gunakan Biopaint Biopolish untuk Finishing Hemat dan Natural

Untuk Anda yang ingin hasil praktis sekaligus natural, Biopaint Biopolish bisa jadi pilihan.

Produk ini terdiri dari dua jenis, yaitu Biopaint Biopolish Natural Oil dan Biopaint Biopolish Beeswax. Keduanya digunakan sebagai bahan finishing kayu tanpa membentuk lapisan film, sehingga tampilan kayu tetap terlihat alami.

Selain itu, Biopolish sudah bersertifikat FDA (Food and Drug Administration). Artinya, aman digunakan, bahkan untuk peralatan makan atau alat masak dari kayu, khususnya Biopolish Beeswax.

Dari segi penggunaan, produk ini juga sangat sederhana. Anda cukup mengaplikasikannya dengan kain tanpa perlu kuas atau alat semprot.

Menariknya lagi, Biopolish bisa digunakan secara berkala sebagai perawatan. Jadi, kayu tetap terlindungi tanpa perlu proses finishing yang rumit dan mahal.

Finishing Hemat Tanpa Ribet

Menghemat biaya finishing kayu sebenarnya tidak sulit jika Anda tahu bagian mana yang sering membuat boros.

Mulai dari mengurangi pemakaian thinner, memilih bahan yang lebih sederhana, hingga menggunakan alat dan teknik yang tepat, semuanya bisa mengurangi biaya.

Selain itu, penggunaan finishing natural adalah solusi praktis karena tidak membutuhkan banyak bahan maupun alat mahal.

Jika Anda tertarik menggunakan Biopaint Biopolish, silakan klik banner di bawah ini untuk melakukan pemesanan. Anda juga dapat menghubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut seputar produk.

Natural look finishing oil based
Kontak mudah pesan Biopolish Natural Oil

tanya cs bio
Tanya Poli!
?>