Dapur Kotor Sumbang Kematian Lebih Besar Dibanding Malaria!

Khawatir akan wabah malaria? Tentu saja bagus. Tapi jangan lupa khawatirkan bahaya dapur kotor yang bisa sebabkan angka kematian anak lebih besar!

Bahaya Dapur Kotor

Tahukah Anda, dapur merupakan tempat paling kotor di rumah? Inilah hasil mengejutkan yang ditemukan lewat penelitian NSF International Amerika Serikat. Dapur bahkan lebih kotor dari toilet.

Akibatnya jelas tak main-main. Anda mungkin merasa diri Anda baik-baik saja. Namun statistik berkata lain. Setidaknya dari 48 juta orang di Amerika Serikat yang mengalami foodborne disease (penyakit akibat makanan tak higienis), 128 ribu di antaranya harus masuk rumah sakit. Sedangkan 3000 di antaranya meninggal. Penyebab foodborne disease sendiri jelas tak lepas dari kebersihan dapur. Baik dapur di rumah, ataupun dapur dimana Anda makan di luar.

Bahaya Dapur Kotor di Negara Berkembang

Bila di AS yang negara maju saja begitu, bagaimana dengan di Indonesia?

UNICEF pada tahun 2013 kemarin merilis penyebab anak-anak dari negara berkembang meninggal. Yang mengejutkan adalah lebih tingginya angka diare dibanding malaria. Diare menyumbang 9% kematian anak, sedang malaria hanya 7% saja.

Padahal, diare adalah jenis penyakit yang sangat terkait akan bahaya dapur kotor. Apalagi,  penelitian NSF International menggunakan bakteri penyebab diare sebagai salah satu indikator kotor tidaknya sebuah ruangan.

Bila dilihat lebih luas, diare bahkan hanya satu dari berbagai penyakit yang bisa disebabkan bahaya dapur kotor. Masih berdasarkan penelitan dari NSF International, jenis penyakit yang mungkin disebabkan oleh bahaya dapur kotor selain diare adalah:

  • Salmonellosis

Salmonellosis adalah infeksi yang disebabkan bakteri Salmonella, salah satu jenis bakteri yang banyak ditemukan di dapur. Tanda-tanda penyakit ini meliputi diare, panas, muntah-muntah, dan keram perut. Penyakit ini biasanya menyerang selama 4 hingga 8 hari. Meski kebanyakan dapat sembuh tanpa pengobatan, kadangkala diare yang terjadi menyebabkan penderita dehidrasi sehingga harus dirawat di rumah sakit.

  • Listeriosis

Listeriosis adalah penyakit akibat infeksi bakteri dari genus Listeria. Infeksi bakteri ini dapat menyerang sistem syaraf pusat sehingga menyebabkan meningitis, meningoencephalitis, abses otak, dan cerebritis. Secara khusus, Listeria juga bisa menyebabkan bakterimia (darah mengandung bakteri) terutama pada ibu hamil, anak kecil, dan lansia.

  • Alergi Mikotoksin

Selain bakteri, jamur juga bisa meracuni Anda saat makanan diletakkan di dapur. Mikotoksin atau racun jamur bagi sebagian orang bisa menyebabkan alergi yang dapat berakibat fatal.

  • Penyakit lain akibat Jamur

Selain mikotoksin, jamur juga bisa menghasilkan spora yang juga bisa menyebabkan alergen yang berakibat fatal.

Mengkhawatirkan bukan? Karena itu, pastikan untuk selalu menghindari bahaya dapur kotor baik di rumah maupun di luar rumah. Di rumah, gunakanlah produk pemoles dengan kandungan antiseptik seperti BiopolishBiopolish® Interior – food grade and wood polish. Produk yang 100% terbuat dari bahan alami dan sudah bersertifikat FDA Amerika Serikat tersebut mengandung antiseptik dari pine oilnya. Produk ini cocok untuk memoles alat-alat dapur dari kitchen set, talenan, dan berbagai alat lain yang terbuat dari kayu, vinyl, leather, karet, dll.

Artikel "Finishing & Perawatan Furniture"

About Us

Biopolish produk untuk perawatan produk-produk berbahan kulit dan kayu. Produk ini juga bisa diaplikasikan untuk perawatan material berbahan sintetis seperti vinyl dan karet. Untuk pembelian dan pemesanan hubungi kontak.

©2015 - 2019 Biopolish.com - All Right Reserved.