Merawat Sepatu Kulit dengan Biopolish Leather Care

sepatu kulit

Sepatu mengalami beberapa kali evolusi mulai dari zaman purba sampai jaman modern. Akan tetapi ada satu hal yang tetap bertahan dari zaman purba sampai sekarang. Yaitu kulit sebagai bahan utama pembuatan sepatu. Penggunaan kulit domba sudah berlangsung sejak jaman purba. Meskipun banyak bahan sintetis yang sudah dibuat, bahan kulit tetap menjadi salah satu pilihan yang tidak tergantikan.

sepatu kulit

sepatu kulit. :sumber: https://bp-guide.id/AXJRXHK3

Sepatu berbahan kulit memang memiliki banyak keunggulan sehingga bisa bertahan melintasi jaman. Salah satu keunggulan utama yang dimiliki oleh sepatu kulit adalah tahan air. Apabila sepatu kulit asli dirawat dengan ditambahkan dengan wax atau lapisan lilin, akan menjadi anti air ataupun cairan lainnya. Anti air ini penting untuk menjaga kaki kita tetap kering apabila kena percikan air ataupun mennjaga kehangatan saat kehujanan.

Selain tahan air, keunggulan lain dari sepatu berbahan kulit adalah mudah dikeringkan sehingga mudah dibersihkan. Sebagaimana kita ketahui sepatu kulit asli mudah dibersihkan hanya dengan sikat ataupun kain lap biasa. Penyebab sepatu kulit lebih mudah dikeringkan adalah karena adanya pori-pori. Seperti halnya kulit manusia, kulit domba atau sapi yang dijadikan bahan sepatu juga memiliki pori-pori.

Jenis-jenis Bahan Kulit untuk Produk Sepatu

Kulit yang paling umum dipakai dalam industri sepatu adalah kulit sapi. Karena ketebalannya, kulit sapi selalu dipisahkan menjadi beberapa lapisan untuk bermacam-macam kebutuhan. Dalam hal penggunaan sebagai bahan sepatu, kulit sapi terbagi menjadi dua bagian besar yaitu Corium dan Grain. Serat kolagen pada bagian Corium karakternya tipis dan lebih fleksibel. Uniknya, semakin mendekati bagian Grain, kolagen semakin menebal, rapat dan kuat.

Bulu sapi tumbuh pada bagian paling atas dari Grain. Anda tidak perlu kaget jika banyak menemui gigitan serangga, stretchmark, luka, dan goresan di lapisan ini. Itu sebabnya bagian ini perlu digosok atau istilahnya, dikoreksi, supaya kulit terlihat lebih halus dan mulusJenis kulit yang digunakan sebagai bahan sepatu tidak hanya terdiri dari satu jenis kulit saja.

full grain

full grain. sumber: https://blog.leatheredgepaint.com/how-many-leather-grades-are-there

Ada banyak macam jenis kulit yang digunakan untuk bahan sepatu. Kali ini kita akan berkenalan dengan 9 jenis kulit yang digunakan sebagai bahan sepatu sebagaimana dikutip dari Koku Footwear.

  1. Top Grain atau Full Grain sebagai bahan kulit dengan kualitas terbaik. Kulit paling luar disebut Top Grain sedangkan Kulit dengan Grain sempurna disebut Full Grain. Walaupun Full Grain terkadang ada cacat atau goresan, tetap saja harganya mahal dan paling banyak dicari –selain Top Grain– karena kualitasnya yang luar biasa. Kulit Full Grain dan Top Grain biasa disebut Grain leather.
  2. Corrected atau Embossed Grainsebagai bahan kulit dengan kualitas kedua terbaik. Kulit akan ‘dikoreksi’ dengan cara digosok atau diamplas lalu digantikan dengan pola embos buatan menyerupai tekstur kulit asli. Efek dari proses ini adalah pori-pori kulit akan terlihat sempurna tanpa cacat. Sayangnya, kulit ini menjadi tidak lagi terlihat bertekstur natural.
  3. Split Leathersebagai bahan kulit dengan kualitas murah namun fungsional. Split leather masih bisa dipisahkan lagi menjadi lapisan yang lebih tipis yang dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan. Pabrik kulit akan menyemprotkan lapisan sintetik atau polymer supaya kulit serupa dengan Grain leather. Tapi kulit jenis ini tidak terlalu kuat dan tahan lama.
  4. Reconstituted, Bondedatau Fibre Leather sebagai bahan kulit dengan kualitas paling rendah. Bonded leather adalah bahan yang kualitasnya paling rendah karena sebenarnya material ini bukanlah kulit. Sebagian orang menyebutnya Reconstituted atau Blended leather. Kulit ini adalah sisa hasil industri yang dicampur filler atau fiber dan lapisan polyurethane sehingga terlihat mirip dengan kulit asli
  5. Calf Leather adalah tipe kulit yang khas karena terbuat dari membran kulit sapi muda. Prosesnya dimulai dengan penghilangan bulu, dikeringkan dan disamak. Jenis kulit ini biasa digunakan untuk pakaian, sepatu, dompet berkualitas tinggi. Jaman dahulu, calf skin berkualitas bagus digunakan sebagai alas untuk menulis manuskrip.
  6. Crust Leather adalah kulit yang direndam dengan cairan nabati atau ‘vegetable’. Oleh karena itu, prosesnya disanggap organik, natural, dan ramah lingkungan. Proses tanning biasa menggunakan kulit pohon oakchesnut atau mimosa sebagai agen pewarna.
  7. Shell Cordovan Leatheradalah salah satu jenis kulit terbaik dalam pembuatan produk dari kulit. Cordovan diambil dari kulit hialin pada bagian bokong kuda. Kulit ini sangat kuat dan tahan lama karena lapisan hialin mengandung serat yang padat.
  8. Pull Up Leather adalah kulit yang diproses dengan cara diberikan zat aniline untuk menciptakan warna yang tajam. Penyamak menggunakan minyak dan lilin transparan ketika finishing, membuat kulit Pull Up menjadi terasa sangat lembut dan halus. Ketika kulit ini ditarik atau direnggangkan, warnanya sedikit berubah pada area yang ditarik. Variasi warna yang kontras antara terang dan gelap terjadi saat proses penarikan kulit Grain
  9. Crazy Horse leather adalah kulit yang diproses dengan cara mengaplikasikan lilin khusus pada Full Grain leather yang sudah dihaluskan. Aplikasi dari lilin akan menambah keindahan serat kulit sehingga jika tergores atau teraba, warna naturalnya berubah menjadi sedikit lebih terang. Orang menyukainya karena proses ini memberikan kesan antik dan vintage. Proses ini akan membuat kulit menjadi tahan lama dan tahan air.

Merawat Sepatu Kulit dengan Biopolish Leather Care

Berbagai jenis bahan kulit sepatu seperti yang disebutkan di atas dapat dirawat dengan menggunakan biopolish untuk sepatu kulit. Biopolish leather care di gunakan untuk merawat dan menjaga agar sepatu kulit tidak mudah retak, kaku, pecah-pecah dan menjaga warnanya agar tetap cerah menawan.

Jadi jika anda membutuhkan semir dan moisturizer sekaligus untuk perawatan sepatu kulit, hal tersebut sudah tersedia dalam satu kemasan biopolish leather care. Khusus untuk perawatan sepatu kulit full grain, pull up, kulit sintetis atau imitasi paling cocok menggunakan biopolish leather care.

Tidak seperti produk lainya juga, biopolish leather care di buat dengan kompisis 100 % bahan alami. Sehingga tidak merusak sepatu kulit jika di pakai dalam jangka waktu yang lama. hal ini berbeda dengan produk lainya terutama yang berbentuk cair. Bahan ini justru membuat kering dan mengurangi kandungan minyak pada bahan sepatu kulit.