Bahan finishing kayu memiliki peranan penting dalam proses finishing, terutama finishing produk kitchenware yang erat dengan bahan makanan. Jika bahan finishing tidak dipilih dengan tepat, makanan bisa terkontaminasi senyawa kimia yang berbahaya bagi kesehatan.
Khusus untuk kitchenware kayu, ada beberapa alternatif bahan finishing sekaligus bahan untuk perawatannya. Nama bahan finishing kayu natural biasanya adalah bahan finishing yang paling umum digunakan.
Pertanyaan pentingnya adalah, apakah bahan finishing tersebut masuk dalam kategori food grade? Apa saja produk finishing food grade yang bisa digunakan?

Apa Itu Bahan Alami untuk Finishing Kayu?
Bahan finishing kayu dibagi sesuai dengan bahan pelarutnya, bahan pembuatanya, atau hasilnya. Produk finishing kayu yang aman biasanya terbuat dari bahan alami seperti beeswax atau lilin lebah serta natural oil. Bahan ini memberikan hasil finishing tanpa perlu lapisan coating.
Hal ini disebabkan karena cara finishing kayu dari bahan alami ini bisa langsung dioleskan ke permukaan kayu. Nantinya bahan finishing akan meresap ke dalam pori dan memberikan tampilan basah.
Perlindungan yang diberikan langsung dari dalam pori ketika bahan sudah meresap. Perlindungan ini bisa untuk mencegah jamur dan rayap yang akan merusak kayu. Karena alami dan tidak memberikan lapisan coating pada kitchenware kayu, oleh karena itu bahan finishing ini cepat terkikis jika sering digunakan.
Jadi, Anda harus sering mengaplikasikan bahan finishing ini sehingga kayu bisa tetap terjaga, khususnya kitchenware yang kerap kali dicuci dengan sabun.
Jenis bahan finishing kayu alami di pasaran tersedia dalam banyak merek. Nah, untuk kitchenware ini, Anda perlu memilih produk yang tepat. Jangan sampai bahan finishingnya justru mengandung senyawa kimia yang berbahaya untuk kesehatan.
Bahan Finishing Kayu Food Grade
Ada beberapa produk finishing yang aplikasinya dengan cara dipoles agar meresap ke pori kayu. Namun, beberapa produk tidak dibuat dengan tujuan khusus untuk melindungi peralatan makan dari kayu.
Misalnya teak oil, yang harus dicampur dengan bahan kimia tambahan seperti resin atau thinner. Teak oil akan bekerja memberikan lapisan antiair dan kelembapan dari bagian dalam substrat kayu.
Lalu, adakah bahan finishing kayu yang bisa digunakan untuk kitchenware? Jawabannya ada, Biopolish Beeswax. Berbeda dengan teak oil, bahan ini dapat digunakan untuk furniture kayu sekaligus kitchenware.
Produk untuk finishing food grade artinya bahan yang bisa digunakan untuk produk yang bersentuhan langsung dengan makanan atau minuman. Bahan finishing ini tidak beracun dan aman untuk makanan.
Tidak ada perubahan rasa dan kualitas makanan ketika bahan bersentuhan langsung dengan bahan makanan. Tidak ada gangguan kesehatan yang nantinya muncul setelah menggunakan Biopolish Beeswax.
Keunggulan Biopolish Beeswax untuk Finshing Kitchenware
Selain food grade, ada beberapa kelebihan lain dari Biopolish Beeswax sebagai berikut ini.
1. Meningkatkan keindahan kayu
Bahan finishing Biopolish Beeswax berfungsi untuk meningkatkan keindahan alami dari kayu. Di sinilah fungsi Biopolish, salah satunya untuk memperindah penampilannya kitchenware.
Mengaplikasikan Biopolish Beeswax akan membuat tampilan warna kithenware Anda di rumah menjadi lebih cerah dan juga tajam. Serat kayu akan tampak indah.
2. Melindungi substrat kayu dari air
Kelemahan utama kayu adalah ketika terkena air, karena air dan kelembapan akan memicu tumbuhnya jamur. Jamur akan membuat kerusakan seperti substrat kayu yang menjadi keropos.
Finishing kitchenware dengan Biopolish Beeswax merupakan langkah untuk mencegah kerusakan yang ditimbulkan air. Setelah diaplikasikan, substrat kayu akan menjadi water repellent (efek daun talas).
3. Mencegah masuknya organisme pembusuk
Fungsi lainnya adalah untuk menjaga agar organisme pembusuk seperti rayap tidak masuk ke pori kayu dan membuat sarang. Kayu adalah makanan utama rayap, apalagi jenis kayu lunak.
Padahal, sebagian besar kitchenware memanfaatkan kayu lunak seperti mahoni, di mana material kayu ini merupakan sasaran utama organisme pembusuk. Memberikan Biopolish Beeswax pada kayu mahoni (misalnya) akan memberikan perlindungan dari serangan organisme pembusuk.
Hanya dengan menggunakan bahan finishing kayu ini Anda akan mendapatkan tampilan kitchenware lebih baru dan tahan lama. Anda pun tidak perlu khawatir keracunan atau masalah lainnya.
Cara menggunakan Biopolish Beeswax untuk perawatan kitchenware

Cara finishing kayu natural dengan produk Biopolish Beeswax tidak membutuhkan terlalu banyak peralatan. Anda hanya membutuhkan kain untuk mengaplikasikannya.
Tidak perlu menggunakan alat semprot seperti halnya ketika Anda mengaplikasikan pernis atau cat. Proses perawatan kitchenware sebaiknya dilakukan sesering mungkin sekitar satu atau satu setengah bulan sekali.
Jika Anda menggunakan kitchenware kayu setiap hari, akan lebih baik jika mengaplikasikan bahan finishing kayu Biopolish Beeswax secara rutin. Berikut ini beberapa langkah-langkah saat melakukan perawatan.
1. Mempersiapkan kitchenware
Langkah pertama adalah dengan dengan mencuci dan mengeringkan. Tujuannya adalah menghilangkan debu dan kotoran yang menempel pada kitchenware.
Anda tidak perlu menggunakan ampelas, cukup mengeringkan permukaannya dengan kain yang bersih saja.
2. Tuangkan Biopolish Beeswax
Ketika kitchenware sudah bersih, Anda bisa langsung mengaplikasikan Biopolish Beeswax pada permukaan kitchenware. Aplikasikan sedikit saja agar lebih mudah diratakan.
3. Gosok lembut permukaan kitchenware
Anda bisa langsung meratakan bahan finishing dan menggosoknya. Tujuannya agar bahan meresap ke dalam pori kayu.
Anda bisa menggosok sampai tampilan kitchenware menjadi mengkilap. Jangan biarkan Biopolish Beeswax yang sudah diaplikasikan terasa lengket di permukaan kitchenware.
Usai langkah ketiga ini, artinya Anda berhasil melakukan perawatan dengan benar. Anda tinggal mengulangi sesuai dengan interval waktu yang dibutuhkan.
Kegunaan Biopolish Beeswax untuk perawatan
Penggunaan Biopolish Beeswax tidak terbatas untuk kitchenware saja. Anda yang ingin melakukan finishing dan perawatan jenis olahan kayu lainnya juga bisa menggunakannya.
Apa saja manfaat yang Anda peroleh dari penggunaan bahan finishing kayu Biopolish Beeswax?
1. Perawatan furniture indoor dan outdoor
Anda yang memiliki perabotan kayu indoor atau outdoor kini bisa merasa aman karena perawatan bisa dilakukan dengan mudah menggunakan Biopolish Beeswax.
Furnitur kayu indoor dan outdoor membutuhkan perawatan rutin ketika tidak dilapisi dengan pernis. Biopolish Beeswax mampu memberikan perlindungan yang dibutuhkan furnitur.
2. Perawatan kerajinan kayu
Jika Anda produsen kerajinan kayu, Anda juga pasti membutuhkan bahan finishing satu ini agar tampilan natural kerajinan Anda terlihat lebih menarik. Produk ini akan membuat kerajinan tidak tampak seperti dicat dan tetap mendapatkan perlindungan.
Warna kayu akan tetap bertahan tanpa takut memudar setelah melalui waktu tertentu.
3. Finishing perabotan kayu
Anda juga bisa menggunakan Biopolish Beeswax untuk finishing perabotan kayu menggantikan pernis, namun dengan hasil warna yang tetap natural.
Cara mengaplikasikannya adalah dengan memberikan lapisan sanding sealer terlebih dahulu pada furnitur. Setelah itu oleskan Biopolish Beeswax di atas lapisan sanding sealer tersebut.
Banyak pengrajin kayu atau para DIY yang menggunakan produk ini di rumah. Sekarang, giliran Anda menggunakannya!
Untuk Pemesanan Biopolish Beeswax dan informasi lebih lanjut, silakan klik banner di bawah ini.






