kenali daftar jenis jenis zat beracun dalam merk cat sangkar burung

Pecinta burung peliharaan harus hati-hati dengan jenis-jenis zat beracun dalam cat sangkar. Pilihlah cat yang aman dan rawatlah sangkar dengan produk perawatan, semir kayu Biopolish Eksterior-wood polish and furniture care-

Hati-hati dengan jenis-jenis zat beracun dalam cat sangkar!

Hati-hati dengan jenis-jenis zat beracun dalam cat sangkar!

Waspadai kandungan jenis-jenis zat beracun dalam cat sangkar. Salah memilih bisa menyebabkan burung peliharaan Anda turun performanya bahkan meninggal. Kasus keracunan cat sendiri sebenarnya tidak jarang terjadi. Biasanya hal tersebut terjadi ketika burung ditempatkan pada sangkar yang catnya masih baru. Burung akan mulai berhenti berkicau, jarang merawat bulunya, dan tampak sangat lemah. Pada kasus ekstrim, ia juga bisa mengalami resiko fatal kematian.

Sayangnya, kasus seperti itu sering diartikan lain oleh para pemelihara burung. Cat jarang diduga menyebabkan burung mengalami gangguan kesehatan. Apalagi, kasus yang paling sering terjadi ialah efek jangka panjang akibat paparan cat. Hal ini semakin membuat masyarakat awam tidak menyadari bahayanya penggunaan jenis-jenis cat tertentu yang memang toksik.

Jenis-jenis Zat Beracun dalam Cat Sangkar

Kandungan yang bersifat toksik dalam cat sendiri beranekaragam. Setidaknya, terdapat dua kelompok jenis-jenis zat beracun dalam sangkar cat, yaitu:

  1. Logam Berat

Penggunaan logam berat awalnya memang sangat biasa dalam industri cat. Namun seiring dengan berjalannya waktu, kini banyak logam berat yang sudah dilarang atau setidaknya dibatasi penggunaannya. Sayangnya, regulasi penggunaan logam berat tersebut kadang tidak dituruti oleh para produsen cat. Di Indonesia sendiri, masih banyak produsen cat yang memproduksi cat berkadar timbal tinggi. Padahal timbal bersifat sangat toksik pada berbagai organisme, termasuk burung.

  • VOCs

VOCs (Volatile Organic Compouds) atau secara harfiah bisa diartikan sebagai senyawa organik mudah menguap adalah kumpulan senyawa toksik yang juga harus Anda waspadai. Senyawa-senyawa dalam golongan VOC seperti  formalin bisa menyebabkan gangguan kesehatan secara jangka pendek maupun jangka panjang.

Untuk menghindari jenis-jenis zat beracun dalam cat sangkar tersebut, kami merekomendasikan Anda menggunakan cat water based. Cat water based adalah cat yang menggunakan pelarut air sehingga relatif lebih aman digunakan daripada cat solvent yang menggunakan pelarut thinner dan spiritus yang banyak mengandung VOC maupun timbal. Namun demikian, tidak semua cat water based aman digunakan. Ada pula produsen cat water based yang memanfaatkan senyawa toksik dalam formulanya. Karena itu, pilihlah dengan hati-hati saat membeli cat untuk sangkar burung.

Rawat Sangkar dengan Biopolish Eksterior

Anda bisa menggunakan Biopolish Linseed Oil untuk merawat produk dari MDF.

Selain ancaman dari cat, sangkar burung juga bisa menimbulkan si burung sakit akibat kotornya sangkar. Karena itu rajin-rajinlah dalam membersihkan sangkar untuk burung peliharaan. Aplikasikan semir atau polish kayu Biopolish Eksterior untuk sangkar yang terbuat dari kayu. Biopolish Linseed Oil akan mempercanti estetika kayu dan melindungi burung dari serangan organisme yang bersumber dari sangkarnya. Produk ini memiliki kandungan antiseptik alami dari pine oil-nya. Sangkar yang diolesi Biopolish Eksterior sendiri sangat aman meskipun burung peliharaan menggigitnya. Sebab ia diformulasikan dari bahan-bahan yang 100% alami dan food grade,

Kontak dan Pemesanan

<

p style=”text-align: justify;”>Untuk kontak dan pemesanan Biopolish, Biocolours serta Orchid, silahkan hubungi Customer Care kami di +62.274.388.301 dan email di info.bioindustries@gmail.com.

Leave a Comment

Your email address will not be published.