utensil kayu

Pengrajin Kayu di Magelang Produksi Utensil Murah dan Aman, Simak Rahasianya

Desa Pucang, Magelang, Jawa Tengah terkenal sebagai sentra pengrajin utensil kayu. Berbagai produk utensil kayu seperti talenan, sendok, hingga piring diproduksi oleh para pengrajin dengan harga terjangkau. Salah satu kunci suksesnya karena mereka mampu menghasilkan utensil yang aman untuk makanan dengan finishing menggunakan Biopolish Beeswax.

Utensil itu sendiri merupakan peralatan dapur yang berukuran kecil, meskipun ukurannya kecil namun fungsinya sangat penting. Alat-alat ini membantu proses memasak seperti memotong, mengukur, memarut, dan mengaduk.

Berbagai perlengkapan dapur atau utensil yang diproduksi oleh pengrajin di Magelang meliputi talenan, sendok, sendok sayur, dan piring. Penggunaan utensil bersentuhan langsung dengan makanan yang dikonsumsi. Sehingga keamanan harus menjadi prioritas.

Baca Juga : 5 Cara Memilih Poles Kayu yang Aman Tanpa Bahan Berbahaya

Utensil yang mengandung bahan berbahaya berisiko turut larut dalam masakan, kemudian masuk ke dalam tubuh. Berbagai risiko jangka panjang dapat terjadi akibat pemilihan alat masak yang salah.

Oleh sebab itulah, pengrajin kayu utensil di Magelang memilih Biopolish Beeswax. Simak keunggulan Biopolish Beeswax untuk finishing utensil kayu dalam artikel ini.

Ciri-ciri Finishing Utensil Kayu yang Aman

Peralatan masak kayu dengan warna plitur yang tajam dan mengkilap mungkin saja terlihat menarik mata, namun justru tampilan seperti inilah yang perlu diwaspadai. Warna indah dan mengkilap berasal dari lapisan pernis yang menyelimuti kayu.

Lapisan yang tersentuh bukan langsung kayu melainkan pernis. Sementara tidak semua pernis atau cat kayu mengandung bahan yang aman bagi alat makan.

Sebagian adalah jenis cat solvent yang memakai pelarut seperti thinner. Baunya tajam menyengat dengan kandungan VOC (Volatile Organic Compounds) yang tinggi. Belum lagi terdapat produk cat kayu yang mengandung logam berat berbahaya seperti timbal dan merkuri.

finishing kayu solvent based

Finishing peralatan memasak atau alat makan kayu tidak bisa disamakan dengan furniture. Apabila lapisan finishing tersebut mengandung bahan berbahaya, maka berpotensi terkelupas atau larut ke dalam bahan makanan.

Untuk itu dalam pembuatan dan pemilihan utensil kayu perlu memperhatikan ciri-ciri di bawah ini.

1. Tidak terdapat lapisan film

Sulit untuk mengetahui jenis cat atau pernis yang dipakai oleh produsen utensil. Apalagi jika kita membelinya di toko yang mana informasinya semakin minim.

Lebih aman jika memilih produk tanpa lapisan coating sehingga jelas tidak terdapat kandungan cat yang berbahaya. Tanpa lapisan coating di sini bukan berarti tanpa perlindungan, masih banyak jenis finishing alami yang terserap ke dalam kayu dan jauh lebih aman.

Sebagai contoh yang umum digunakan untuk utensil kayu adalah beeswax atau lilin lebah.

2. Permukaan halus tanpa retak atau serat kasar

Kayu yang halus dan mulus dapat diperoleh dari tahap pengamplasan yang baik. Kehalusan ini penting demi kenyamanan saat disentuh dan memastikan tidak ada serpihan yang melukai kulit.

3. Tidak terdapat noda jamur

Apakah Anda pernah menemui kayu dengan noda berwarna kebiruan atau hijau? Bisa jadi itu adalah jamur noda kayu atau blue stain. Jamur ini merusak estetika tampilan.

Biasanya kayu diberi treatment pengawetan di awal sebelum pengolahan menggunakan anti jamur. Sehingga hal ini dapat dicegah.

4. Tidak berbau kimia

Bau khas cat yang menyengat menjadi penanda bahwa lapisan finishing berisiko tidak aman. Meskipun belum pasti bahan apa yang digunakan, namun sebaiknya produk dengan aroma kimia yang tajam dihindari demi kesehatan keluarga.

Finishing Utensil Kayu dengan Biopolish Beeswax yang Aman

biopolish beeswax

Faktor keamanan adalah alasan utama pengrajin utensil kayu memilih Biopolish Beeswax. Bahan finishing sekaligus perawatan kayu ini memang ditujukan untuk peralatan masak dan makanan.

Biopolish Beeswax terbuat dari bahan alami yaitu lilin lebah yang sudah sejak lama dipercaya untuk merawat kayu. Kandungan alami tanpa bahan kimia berbahaya membuatnya aman digunakan untuk alat makan kayu.

Untuk mendukung keamanannya, Biopolish Beeswax juga telah mengantongi sertifikat FDA (Food And Drug Administration) yang menunjukkan produk ini food grade dan food safe, aman jika bersentuhan dengan makanan.

Biopolish Beeswax tidak membentuk lapisan film pada permukaan kayu, melainkan terserap ke dalam serat kayu, memberikan perlindungan dari dalam. Bahan ini memberi efek water repellent atau seperti efek di daun talas sehingga air tidak mudah terserap.

Kayu menjadi bebas lembab dan terhindar dari jamur. Dari segi tampilan warna menjadi semakin indah dengan kilau alami. Tekstur kayu masih berasa asli tanpa lapisan plastik yang kaku.

Produk Biopolish Beeswax tidak hanya digunakan untuk finishing oleh pengrajin kayu. Anda juga dapat memanfaatkan sebagai bahan perawatan kayu di rumah.

Dengan finishing yang tepat, utensil kayu tidak hanya tampil lebih indah tetapi juga aman digunakan untuk peralatan makan sehari-hari.

Apakah Anda tertarik memakai Biopolish Beeswax untuk perawatan dan finishing kayu? Jika iya, Anda dapat klik banner di bawah ini untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan produk.

Kitchenware

 

 

tanya cs bio
Tanya Poli!
?>