Tag: beeswax

mangkok kayu

Di tengah dominasi alat makan dengan bahan dari stainless steel, melamine, dan plastik, alat makan dengan bahan kayu menjadi alternatif yang bisa kita pilih. Dengan memilih alat bahan kayu yang masih jarang dimiliki oleh banyak orang, kita menjadi lebih percaya diri karena memiliki sesuatu yang masih belum populer di kalangan masyarakat umum.

alat makan berbagai bahan

alat makan berbagai bahan. sumber: https://www.dekoruma.com/artikel/80037/jenis-sendok-berbahaya-bagi-kesehatan

Alat makan dengan bahan kayu terbilang estetik, yaitu memiliki nilai keindahan yang tinggi. Disamping itu juga alat makan dengan bahan kayu memiliki banyak manfaat dari sudut pandang kesehatan. Beberapa keunggulan bahan kayu di antaranya adalah sifatnya yang non reaktif terhadap zat asam makanan, tidak korosif, memiliki kemampuan membunuh bakteri, dan tidak mengalirkan panas.

Akan tetapi menggunakan alat makan dengan bahan kayu juga ada kekurangannya. Bahan kayu memiliki sifat hygroscopic yang tinggi, yaitu kecenderungan menyerap lembab yang sangat tinggi. Efek dari sifat ini adalah alat makan dengan bahan kayu gampang berjamur, lama-lama kayu menjadi keropos dan akhirnya rusak.

Selain karena sifat hygroscopic, jamur yang sering tumbuh pada kayu karena kayu memiliki lignoselulosa yang kaya akan nutrisi untuk jamur. Sebagaimana kita ketahui, jamur tidak bisa menghasilkan makanan sendiri sehingga harus menumpang pada bahan organik lain yang memiliki nutrisi untuk menopang kehidupannya.

Tumbuhnya jamur pada piring dan mangkok kayu sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh kita. Selain jamur tersebut masuk melalui mulut kita melalui makanan yang tercampur dengan jamur, spora jamur juga bisa terhirup dan mengganggu organ pernapasan. Selain terhirup oleh bagian pernapasan, spora jamur juga bisa masuk ke bagian tubuh melalui mata, telinga, bahkan pori-pori kulit.

Sebuah riset menemukan bahwa paparan yang terjadi akibat jamur pada tubuh kita bisa beragam. Gejala yang timbul mulai dari yang ringan sampai yang berat. Beberapa gangguan kesehatan yang timbul akibat paparan jamur di antaranya adalah infeksi pernapasan, reaksi alergi, iritasi mata, sakit kepala, bahkan berakibat depresi.

Munculnya Bau pada Piring dan Mangkok Kayu

Munculnya jamur pada piring dan mangkok kayu pada akhirnya akan membuatnya menjadi lapuk dan rusak. Hal ini terjadi karena jamur yang muncul pada piring dan mangkok kayu mendekomposisi selulosa keluar dinding sel. Selulosa yang terdekomposisi menyebabkan lapisan kayu menjadi lebih tipis.

Selain menyebabkan lapisan kayu menipis, jamur yang semakin masuk ke bagian dalam piring dan mangkok kayu juga akan menyebabkan piirng dan mangkok kayu kehilangan berat. Semakin lama piring dan mangkok kayu akan semakin keropos. Sedikit demi sedikit piring dan mangkok kayu akan mengalami keretakan atau berlobang-lubang kecil.

Keretakan dan lubang kecil yang muncul pada permukaan piring dan mangkok kayu menyebabkan sisa-sisa makanan yang sangat kecil menempel di sela-sela. Bagian yang sangat kecil ini menjadi sulit dibersihkan karena letaknya tersembunyi. Akibatnya, bakteri mulai bermunculan akibat reaksi antara sisa makanan dengan udara di sekitarnya.

Bakteri yang tumbuh akibat reaksi sisa makanan dengan udara di sela-sela piring dan mangkok kayu yang retak akan menyebabkan munculnya bau tidak sedap. Jika sudah muncul bau tidak sedap tentu akan menghilangkan nafsu makan. apalagi, bau tidak sedap yang sudah terlanjur muncul pada piring dan mangkok kayu sangat sulit dihilangkan jika dicuci dengan cara biasa.

kuliner dengan alat makan dari kayu

kuliner dengan alat makan dari kayu. sumber: https://www.andalastourism.com/tempat-makan-dumai

Munculnya bau pada piring dan mangkok kayu sebenarnya bisa kamu hindari jika kamu merawat keduanya dengan baik. Akan tetapi, jika bau tidak sedap sudah terlanjur muncul pada piring dan mangkok kaku milik kamu, jangan khawatir. Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi bau tidak sedap pada piring dan mangkok kayu:

  1. Mencuci dengan air hangat. Air hangat memiliki kemampuan untuk melunturkan minyak tersisa di setiap sisi permukaan piring dan mangkok kayu. Dengan melunturkan semua minyak dan sisa-sisa makanan, bakteri tidak akan tumbuh sehingga bau tidak sedap bisa hilang.
  2. Mencuci dengan campuran air dan soda kue. Dibandingkan dengan deterjen, sabun cuci piring, atau ekstrak lemon, soda kue memiliki tingkat efektivitas yang lebih tinggi dalam menghilangkan bau tidak sedap pada piring dan mangkok kayu. Hal ini dikarenakan soda kue mudah larut dalam air dan lebih mudah diserap oleh serat kayu. Sehingga lebih mudah untuk menetralkan asam organik dari sisa-sisa makanan yang terjebak pada sela-sela permukaan.
  3. Mengoleskan minyak atau kondisioner khusus. Untuk menambah keawetan piring dan mangkok kayu, kamu bisa mengoleskan minyak atau kondisioner khusus yang diformulasikan untuk alat makan berbahan kayu. Melapisi alat makan dengan bahan kayu menggunakan minyak atau kondisioner khusus akan melindungi permukaan piring dan mangkok kayu dari kerusakan yang lebih parah.

Biopolish Beeswax untuk Melindungi Piring dan Mangkok Kayu

Untuk mempertahankan keawetan piring dan mangkok kayu, kamu bisa mengoleskan minyak atau kondisioner khusus. Karena piring dan mangkok adalah alat makan, maka minyak atau kondisioner pelapis kayu yang digunakan harus memenuhi ketentuan kesehatan. Paling tidak memenuhi foodgradesafety. Biopolish beeswax adalah salah satu produk yang dibuat khusus untuk alat makan kayu sehingga mampu menjaga keawetan alat makan kayu kamus sekaligus aman untuk kesehatan.

Biopolish Beeswax food grade aesthetic and protective merupakan pemoles kayu alami berbahan dasar beeswax yang diformulasikan khusus sesuai dengan standard sertifikasi U.S Food and Drug Administration (U.S FDA). Aman digunakan untuk kebutuhan finishing atau perawatan barang yang memiliki tingkat keamanan bahan yang tinggi seperti meja makan, perabotan dapur, peralatan makan, mainan anak, baby furniture, dll.

Beberapa sifat yang dimiliki oleh Biopolish Beeswax menjadikan produk ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan produk lain. Biopolish Beeswax terbuat dari 100% bahan alami, yaitu lilin lebah yang ramah lingkungan. Biopolish Beeswax bersifat anti air, tidak berbau, dan akan membuat alat makan berbahan kayu jadi tambah eksotis. Biopolish Beeswax juga memberi perawatan dan perlindungan maksimal yang bisa digunakan untuk merawat furniture food grade yang berhubungan langsung dengan makanan.

Bahan Biopolish Beeswax akan meresap jauh ke dalam serat kayu. Produk ini akan menghambat proses oksidasi dan pelapukan, mempertahankan kelenturan serat kayu sehingga mengurangi resiko kayu pecah. Pada permukaan kayu akan menampilkan efek air di daun talas (water repellent). Produk yang diaplikasikan Biopolish Beeswax dapat dicuci dan mudah dibersihkan. Fungsi lainnya, produk ini akan membantu menjaga kekeringan kayu serta menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur.

Untuk mendapatkan produk Biopolish Beeswax bisa menghubungi reseller yang tersebar dikota-kota besar di seluruh Indonesia. Selain itu, tersedia juga di beberapa marketplace seperti bukalapak, shopee, tokopedia, lazada dan lain-lain. Informasi lebih lanjut dan pemesanan silahkan hubungi reseller terdekat di kota anda atau hubungi nomor whatsapp di 081225784920.

 

Continue Reading
sendok kayu

Memiliki alat makan dengan bahan kayu menjadi kebanggaan tersendiri. Selain karena alat makan dengan bahan kayu terbilang estetik, juga karena alat makan dengan bahan kayu memiliki banyak manfaat dari sudut pandang kesehatan. Beberapa keunggulan bahan kayu di antaranya adalah sifatnya yang non reaktif terhadap zat asam makanan, tidak korosif, memiliki kemampuan membunuh bakteri, dan tidak mengalirkan panas.

Di tengah dominasi alat makan dengan bahan dari stainless steel, melamine, dan plastik, alat makan dengan bahan kayu menjadi alternative yang bisa kita pilih. Dengan memilih alat bahan kayu yang masih jarang dimiliki oleh banyak orang, kita menjadi lebih percaya diri karena memiliki sesuatu yang masih belum populer di kalangan masyarakat umum.

alat makan berbagai bahan

alat makan berbagai bahan. sumber: https://www.dekoruma.com/artikel/80037/jenis-sendok-berbahaya-bagi-kesehatan

Akan tetapi menggunakan alat makan dengan bahan kayu juga ada kekurangannya. Bahan kayu memiliki sifat hygroscopic yang tinggi, yaitu kecenderungan menyerap lembab yang sangat tinggi. Efek dari sifat ini adalah alat makan dengan bahan kayu gampang berjamur, lama-lama kayu menjadi keropos dan akhirnya rusak.

Selain karena sifat hygroscopic, jamur yang sering tumbuh pada kayu karena kayu memiliki lignoselulosa yang kaya akan nutrisi untuk jamur. Sebagaimana kita ketahui, jamur tidak bisa menghasilkan makanan sendiri sehingga harus menumpang pada bahan organik lain yang memiliki nutrisi untuk menopang kehidupannya.

Ketika kita menggunakan alat makan dengan bahan kayu, terutama sendok kayu yang langsung berhubungan dengan mulut kita, ada bahaya yang mengintai tubuh kita. Sendok kayu yang tidak dirawat dengan baik bisa menjadi sarang jamur. Jika kita terus menerus menggunakan sendok kayu yang telah berjamur untuk makan, ada potensi bahaya terhadap kesehatan tubuh kita.

Selain bahaya bagi kesehatan, beberapa kerugian lain yang muncul karena sendok kayu tidak dirawat adalah sebagai berikut:

  1. Muncul Jamur pada Sendok Kayu

Sifat hygroscopic pada kayu membuat sendok kayu menjadi mudah lembab. Kelembaban yang tinggi membuat sendok kayu menjadi tempat tumbuh yang ideal bagi jamur. Selain faktor kelembaban, sendok kayu yang sering dicuci dengan air dan sisa air cuciannya tidak benar-benar kering juga menjadi sarana bagi pertumbuhan jamur.

Jamur yang tumbuh pada sendok kayu menimbulkan bau yang tidak sedap. Bau tidak sedap ini juga berbahaya bagi pernapasan karena bau ini muncul dari spora jamur yang tumbuh di sendok kayu.

  1. Sendok Kayu jadi Mudah Lapuk

Munculnya jamur pada sendok kayu pada akhirnya akan membuat sendok kayu menjadi lapuk dan rusak. Hal ini terjadi karena jamur yang muncul pada sendok kayu mendekomposisi selulosa keluar dinding sel. Selulosa yang terdekomposisi menyebabkan lapisan kayu menjadi lebih tipis.

Selain menyebabkan lapisan kayu menipis, jamur yang semakin masuk ke bagian dalam sendok kayu juga akan menyebabkan sendok kayu kehilangan berat. Semakin lama sendok kayu akan semakin keropos dari dalam meskipun bagian luar tampak utuh.

  1. Membahayakan Kesehatan

Tumbuhnya jamur pada sendok kayu sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh kita. Selain jamur tersebut masuk melalui mulut kita saat sedang makan, spora jamur juga bisa terhirup dan mengganggu organ pernapasan. Selain terhirup oleh bagian pernapasan, spora jamur juga bisa masuk ke bagian tubuh melalui mata, telinga, bahkan pori-pori kulit.

Sebuah riset menemukan bahwa paparan yang terjadi akibat jamur pada tubuh kita bisa beragam. Gejala yang timbul mulai dari yang ringan sampai yang berat. Beberapa gangguan kesehatan yang timbul akibat paparan jamur di antaranya adalah infeksi pernapasan, reaksi alergi, iritasi mata, sakit kepala, bahkan berakibat depresi.

Bagaimana Merawat Sendok Kayu dengan Baik

Bahaya yang timbul akibat sendok kayu yang tidak dirawat ada yang ringan, sedang bahkan ada yang berdampak berat. Bahaya yang timbul pun bisa dari berbagai sisi. Spora jamur yang menghasilkan bau apek mudah sekali diterbangkan oleh udara sehigga bisa masuk ke dalam sistem pernafasan kita, mata kita, maupun kulit kita. Bahaya sendok kayu berbau karena tidak dirawat bisa kita minimalkan dengan perawatan.

 

sutil kayu setelah digunakan

sutil kayu setelah digunakan. sumber: https://images.app.goo.gl/mnSGqE9QQQ5xWp61A

Ada beberapa langkah untuk merawat sendok kayu agar tidak berjamur, berbau, dan keropos. Cara perawatan sendok kayu yang bisa kita lakukan di antaranya adalah:

  1. Mencuci sendok kayu dengan air hangat dan sabun pembersih. Penggunaan air hangat bersamaan dengan sabun pembersih dimaksudkan untuk membersihkan secara menyeluruh semua lemak dan sisa-sisa zat makanan yang masih menempel pada sendok. Jika di sendok kayu masih terdapat sisa-sisa zat makanan makan berpotensi menumbuhkan jamur dan mengakibatkan bau tidak sedap.
  2. Merendam di air cuka. Setelah dicuci dengan air hangat dan sabun pembersih, sendok kayu bisa kita rendam di dalam air cuka dengan perbandingan 50:50. Hal ini dilakukan untuk menjaga higienisitas sendok kayu.
  3. Menggosok dengan minyak mineral. Sendok kayu yang sudah lama digunakan dan sering dibersihkan lama-kelamaan akan kering dan warnanya memudar. Untuk memulihkan kembali serat kayu yang kering dan warna yang memudar, kita bisa menggosok sendok kayu dengan minyak mineral khusus bahan kayu. Untuk hasil yang maksimal, biarkan sendok kayu satu malam kemudian cuci dengan air hangat dan sabun keesokan harinya.

Biopolish Beeswax Aman untuk Perawatan Sendok Kayu

Biopolish Beeswax food grade aesthetic and protective merupakan pemoles kayu alami berbahan dasar beeswax yang diformulasikan khusus sesuai dengan standard sertifikasi U.S Food and Drug Administration (U.S FDA). Aman digunakan untuk kebutuhan finishing atau perawatan barang yang memiliki tingkat keamanan bahan yang tinggi seperti meja makan, perabotan dapur, peralatan makan, mainan anak, baby furniture, dll.

Beberapa sifat yang dimiliki oleh Biopolish Beeswax menjadikan produk ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan produk lain. Biopolish Beeswax terbuat dari 100% bahan alami, yaitu lilin lebah yang ramah lingkungan. Biopolish Beeswax bersifat anti air, tidak berbau, dan akan membuat alat makan berbahan kayu jadi tambah eksotis. Biopolish Beeswax juga memberi perawatan dan perlindungan maksimal yang bisa digunakan untuk merawat furniture food grade yang berhubungan langsung dengan makanan.

Bahan Biopolish Beeswax akan meresap jauh ke dalam serat kayu. Produk ini akan menghambat proses oksidasi dan pelapukan, mempertahankan kelenturan serat kayu sehingga mengurangi resiko kayu pecah. Pada permukaan kayu akan menampilkan efek air di daun talas (water repellent). Produk yang diaplikasikan Biopolish Beeswax dapat dicuci dan mudah dibersihkan. Fungsi lainnya, produk ini akan membantu menjaga kekeringan kayu serta menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur.

Untuk mendapatkan produk Biopolish Beeswax bisa menghubungi reseller yang tersebar dikota-kota besar di seluruh Indonesia. Selain itu, tersedia juga di beberapa marketplace seperti bukalapak, shopee, tokopedia, lazada dan lain-lain. Informasi lebih lanjut dan pemesanan silahkan hubungi reseller terdekat di kota anda atau hubungi nomor whatsapp di 081225784920.

Continue Reading
alat makan kayu

Mengoleksi peralatan makan, terutama alat makan dari bahan kayu, tentu menjadi sebuah hobi tersendiri bagi sebagian kalangan. Selain menu yang menarik dan lezat rasanya, perlatan makan bisa mempengaruhi nafsu makan. Hal ini dikarenakan tampilan dari alat makan yang mempengaruhi bagaimana cara kita melihat makanan yang.

Menggunakan alat makan kayu memungkinkan kita untuk mendapatkan rasa terbaik dari makanan. Karena alat makan dari kayu tidak bereaksi dengan zat asam yang terdapat pada makanan. Tidak adanya reaksi zat asam pada makanan berarti tidak mengubah rasa makanan. Meskipun mungkin tidak terlalu terasa bagi sebagian besar dari kita.

kuliner dengan alat makan dari kayu

kuliner dengan alat makan dari kayu. sumber: https://www.andalastourism.com/tempat-makan-dumai

Pemilihan alat makan perlu dipertimbangkan baik-baik karena berhubungan dengan selera makan. Selera makan kita bisa berpengaruh pada metabolisme tubuh, yang juga berpengaruh pada energi yang kita peroleh. Semakin baik alat makan yang kita pilih, semakin besar kemungkinan bagi kita untuk menikmati makanan yang menghasilkan energi bagi kita.

Ketika kita sedang mencari alat makan untuk kebutuhan di rumah kita, alat makan dengan bahan kayu menjadi salah satu pilihan alternatif yang bisa kita pilih. Akan tetapi, sebelum kita memutuskan untuk memilih alat makan dari bahan kayu, ada baiknya kita mengetahui kelebihan dan kekurangannya terlebih dahulu.

Kelebihan dan Kekurangan Alat Makan Berbahan Kayu

Kita tidak bisa begitu saja membeli alat makan berbahan kayu tanpa mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya. Alat makan mempengaruhi bagaimana cara kita memandang makanan. Untuk menambah referensi dalam memilih alat makan berbahan kayu, di bawah ini adalah beberapa kelebihannya:

  1. Kayu sebagai Isolator.

Kita tahu bahwa dalam hal panas, benda dibagi menjadi dua golongan. Yaitu benda yang dapat menghantarkan panas (konduktor) dan benda yang tidak bisa menghantarkan panas (isolator). Kayu termasuk ke dalam jenis bahan yang tidak bisa menghantarkan panas. Sehingga kita tidak perlu khawatir terkena panas ketika kita hendak mengkonsumsi mie rebus yang baru saja diangkat dari panci.

Bagaimana dengan plastik yang sama-sama bahan isolator? Saat terkena panas, alat makan berbahan plastik cenderung akan meleleh dan rusak. Kalaupun tidak meleleh, kandungan bahan kimia dalam plastik mudah luntur saat terkena panas sehingga bisa bisa merusak kesehatan

  1. Kayu Lebih Alami

Kayu memiliki sifat alami. Hal ini berpengaruh pada bagaimana kayu bereaksi dengan zat asam yang terkandung dalam makanan. Pada bahan stainless steel dengan kualitas rendah, alat makan bereaksi dengan zat asam makanan sehingga menghasilkan sensai rasa seperti rasa besi.

  1. Kayu Anti Karat

Sebagai bahan alami, kayu tidak bereaksi dengan zat asam. Karena tidak ada reaksi dengan zat asam dan rekasi oksidasi lainnya, maka alat makan dari kayu tidak mengalami pengkaratan. Alat makan yang berkarat berbahaya bagi kesehatan.

  1. Kayu anti Bakteri

Beberapa riset menunjukkan bahwa bakteri berkembang lebih banyak pada alat dengan bahan plastik atau logam. Sementara itu riset lain menunukkan bahwa kayu memiliki kemampuan alami untuk membunuh bakteri. Dengan demikian memilih alat makan berbahan kayu lebih baik jika dilihat dari sudut pandang kesehatan.

perawatan alat makan kayu dengan biopolish beeswax

perawatan alat makan kayu dengan biopolish beeswax

Ada kelebihan, tentu ada kekurangan. Meskipun alat makan berbahan kayu lebih baik dari sudut pandang kesehatan, akan tetapi tetap saja ada kekurangannya. Berikut ini adalah beberapa kekurangan alat makan berbahan kayu:

  1. Sulit Serawatannya

Tidak seperti, bahan plastik dan bahan logam yang perawatannya lebih simpel, merawat alat makan berbahan kayu lebih sulit. Hal ini terkait dengan bahan kayu yang cenderung mudah rusak jika terkena air sehingga memerlukan perawatan khusus.

  1. Mudah Lembab

Bahan kayu sangat rentan terhadap air. Bahkan dalam kondisi ruangan yang lembab, bahan kayu yang tidak terawat dengan baik akan cepat rusak. Hal ini dikarenakan kayu memiliki sifat hygroscopic yang tinggi, yaitu kecenderungan kayu untuk menyerap lembab.

  1. Berjamur

Karena rentan terhadap air dan sangat mudah terpengaruh oleh kelembaban udara, bahan kayu menjadi mudah berjamur. Jamur sering terlihat pada alat berbahan kayu yang tidak terawat dengan baik. Jika sudah berjamur tentu saja alat makan tidak boleh digunakan karena beresiko merusak kesehatan.

Tips Merawat Alat Makan Kayu dengan Biopolish Beeswax

Masalah yang paling sering muncul ketika menggunakan alat makan berbahan kayu adalah tumbuhnya jamur. Jamur lebih mudah tumbuh pada bahan kayu yang lembab karena sifat hygroscopic pada kayu sangat tinggi. Selain itu, terlalu sering terkena air tanpa disertai dengan perawatan yang tepat juga akan membuat alat makan berbahan kayu lebih mudah rusak. Semakin sering terkena air, kayu akan semakin mudah keropos.

Untuk menghindari jamur dan kelembababan yang tinggi, juga menghindari mudah keropos akibat sering terkena air, kita bisa mencoba merawat alat makan berbahan kayu dengan Biopolish Beeswax.

Biopolish Beeswax food grade aesthetic and protective merupakan pemoles kayu alami berbahan dasar beeswax yang diformulasikan khusus sesuai dengan standard sertifikasi U.S Food and Drug Administration (U.S FDA). Aman digunakan untuk kebutuhan finishing atau perawatan barang yang memiliki tingkat keamanan bahan yang tinggi seperti meja makan, perabotan dapur, peralatan makan, mainan anak, baby furniture, dll.

Beberapa sifat yang dimiliki oleh Biopolish Beeswax menjadikan produk ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan produk lain. Biopolish Beeswax terbuat dari 100% bahan alami, yaitu lilin lebah yang ramah lingkungan. Biopolish Beeswax bersifat anti air, tidak berbau, dan akan membuat alat makan berbahan kayu jadi tambah eksotis. Biopolish Beeswax juga memberi perawatan dan perlindungan maksimal yang bisa digunakan untuk merawat furniture food grade yang berhubungan langsung dengan makanan.

Bahan Biopolish Beeswax akan meresap jauh ke dalam serat kayu. Produk ini akan menghambat proses oksidasi dan pelapukan, mempertahankan kelenturan serat kayu sehingga mengurangi resiko kayu pecah. Pada permukaan kayu akan menampilkan efek air di daun talas (water repellent). Produk yang diaplikasikan Biopolish Beeswax dapat dicuci dan mudah dibersihkan. Fungsi lainnya, produk ini akan membantu menjaga kekeringan kayu serta menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur.

Cara Aplikasi Biopolish Beeswax Food Grade Wood Aesthetic and protective untuk merawat peralatan dapur.

  1. Pastikan permukaan media yang digunakan benar-benar bersih, halus dan kering
  2. Aplikasikan tipis-tipis langsung ke permukaan media dengan menggunakan kuas atau kain kering. Biarkan Biopolish Beeswax menyerap ke dalam substrate media dalam beberapa saat (kurang lebih 10 menit)
  3. Gunakan kain bersih, kering dan lembut untuk memoles sampai benar-benar bersih, halus dan warna natural mengkilap.
  4. Lakukan secara rutin (lebih sering lebih baik) untuk menghasilkan tampilan lebih indah dan meningkatkan perlindungan pada media.
Continue Reading
alat masak dari kayu

Memasak menjadi salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh manusia, terutama kalangan ibu-ibu rumah tangga. Selian untuk menghidangkan makanan bagi keluarga tercinta, bagi beberapa ibu rumah tangga, memasak menjadi kegiatan me time. Karena saat memasak mereka bisa memilih dan mencampur berbagai bahan masakan, memilih dan menggunakan berbagai alat masak. Semua itu dilakukan oleh para ibu dengan perhatian penuh.

Continue Reading