16 Aturan Dasar Perawatan Bahan Kulit yang Bisa diikuti dengan Mudah

Kerajinan bahan kulit mulai dari fashion seperti jaket, sepatu, tas hingga furnitur yang menggunakan bahan kulit sebagai pelengkap baik yang berada di dalam rumah ataupun pada interior mobil, tetap membutuhkan perawatan. Bahan kulit dianggap memiliki kekuatan jangka panjang dan tahan lama. Namun jika dibiarkan terus menerus bukan tidak mungkin koleksi kerajinan bahan kulit yang anda miliki justru akan mudah rusak.

Kerajinan bahan kulit tersebut memiliki aturan dasar perawatan yang perlu di perhatikan. Merawat kerajinan bahan kulit memang penting namun jika tidak dilandasi dengan pengetahuan yang benar, yang ada justru merusak kondisi bahan kulit tersebut. Oleh karena itu pahami aturan dasar dalam perawatan bahan kulit berikut ini.

Berbagai item kerajinan bahan kulit seperti sepatu, jaket, tas kulit bahkan sofa kulit hingga interior mobil, membutuhkan cara dan aturan dasar dalam merawat kerajinan kulit yang berbeda beda. Jadi jangan samakan antara satu kerajinan bahan kulit dengan satu jenis lainya. Berikut ini kami berikan panduan aturan perawatan dasar bahan kulit dari masing masing jenis kerajinan bahan kulit.

Berikut ini panduan aturan dasar merawat kerajinan bahan kulit yang harus diperhatikan untuk setiap kerajinan kulit yang anda miliki :

  1. Periksa Jenis Bahan Kulit Tersebut

Perhatikan jenis bahan kulit tersebut, apakah bahan kulit tersebut merupakan jenis bahan kulit berpori atau tidak. Mengetahui dasar dari jenis bahan kulit yang digunakan penting karena akan mempengaruhi cara perawatan yang benar untuk merawat kerajinan kulit yang anda miliki. Jenis bahan kulit berpori seperti bahan kulit suede, annilin, nubuck, merupakan jenis bahan kulit yang mudah menyerap air atau bahan lainya. Akibatnya jika menggunakan produk perawatan yang tidak benar justru akan menggelapkan bahan kulit tersebut. Jenis bahan kulit seperti pull up atau finish leather yang memiliki pori-pori tertutup akan lebih mudah untuk dirawat karena tidak mempengaruhi warna pada kondisi bahan kulit.

  1. Hati Hati Menggunakan Produk Waterproofing Pada Jenis Bahan Kulit Yang Berpori

Biasanya untuk jenis bahan kulit berpori menggunakan produk waterproffing untuk mencegah kotor dan basah. Namun kondisi ini jika terus menerus digunakan justru akan merusak tekstur bahan kulit tersebut. Kulit berpori cukup sensitive terhadap berbagai hal yang berkenaan dengan bahan kulit itu sendiri. Pakai jika perlu dibutuhkan saja jangan digunakan setiap hari.

  1. Lakukan Perawatan Secara Teratur

polish kayu

Membersihkan dan merawat kerajinan kulit secara teratur akan mencegah perubahan dan kerusakan pada bahan kulit. Dengan melakukan perawatan seara teratur anda juga akan memperpanjang masa pakai dari kerajinan bahan kulit yang anda miliki. Bersihkan jika terkena kotoran saat itu juga. Hal ini untuk menjaga agar kotoran tersebut tidak mengering dan membandel sehingga justru merusak bahan kulit tersebut.

  1. Selalu Bersihkan Noda Hingga Bersih Dan Kering Sebelum Mengaplikasikan Produk Perawatan Pada Bahan Kulit

Hal ini penting sekali diperhatikan bahwa melakukan pembersihan dan perawatan secara teratur akan berakibat terhadap masa pakai koleksi kerajinan kulit yang anda miliki. Jika anda akan mengunakan lotion ataupun semir khusus kerajinan kulit, pastikan bahwa kerajinan kulit yang akan anda rawat dalam keadaan bersih dan kering. Jangan mengaplikasikan produk apapun jika kondisi kerajinan kulit tersebut masih kotor ata bernoda. Jika ini tetap dilakukan hasilnya justru akan membuat kerajinan kulit tersebut semakin kotor dan berjamur.

  1. Jangan Mencuci Bahan Kulit Dengan Detergen Yang Tidak Dianjurkan

Jika anda berpikir bahwa mencuci atau merendam kerajinan kulit yang anda miliki dengan detergen adalah cara terbaik dalam membersihkan kerajinan kulit, maka anda salah besar. Hal ini justru akan menimbulkan masalah baru. Jaket kulit yang basah justru akan merusak tekstur dari material kulit itu sendiri. Jika terlanjur di rendam ketika tidak kering sempurna akan menjadi sarang jamur sedangan jika anda jemur pada terik sinar matahari atau dipanaskan justru akan menyusun sehingga berkerut.

  1. Jangan Menjemur Bahan Kulit Atau Memanaskanya

Menjemur bahan ulit justru akan membuat kerajinan kulit tersebut mudah keras dan pecah pecah. Efek yang paling buruk dari hal ini adalah kondisi kerajinan kulit tersebut akan menyusut, berkerut sehingga menghilangkan keindahan dan estetika dari koleksi kerajinan kulit yang anda miliki. Jika sudah berkerut, anda membutuhkan perawatan ekstra guna melemaskan kembali kerajinan kulit yang anda miliki.

  1. Jangan Menggosok Atau Menyikat Bahan Kulit Dengan Keras

Untuk membersihkan kerajinan kulit, anda cukup menggosok dengan perlahan lahan. Jangan terlalu keras dalam menggosok atau menyikatnya. Pasalnya jika terlalu keras justru akan membua goresan atau luka pada kerajinan kulit tersebut. Hal ini juga berlaku saat menggosokkan semir ataupun lotion khusus ke bahan kerajinan kulit. Gosok searah serat bahan kulit atau perlahan lahan dengan gerakan memutar. Tindakan ini perlu dilakukan guna menghindari adanya goresan pada bahan kulit.

  1. Tidak Boleh Menggunakan Produk Perawatan Yang Tidak Direkomendasikan

Jangan menggunakan krim kosmetik ataupun produk lain yang tidak direkomendasikan khusus untuk baan kulit. Misalnya menggunakan semir sepatu untuk jaket kulit. Hal ini suatu kesalahan besar dalam prinsip dasar perawatan kerajinan bahan kulit.

  1. Pelarut Bahan Kimia Agresif Dilarang Digunakan Pada Bahan Kulit

Bahan bahan kimia seperti acetone, terpentin, remover cat kuku atau bahan kimia abrasive lainya jangan di gunakan pada bahan kulit. Pasalnya bahan bahan ini justru akan merusak tekstur bahan kulit atau meninggalkan noda tertentu yang justru akan lebih sulit di hilangkan.

  1. Gunakan Produk Perawatan Yang Mengandung Anti Sinar UV

Selalu gunakan produk perawatan atau lotion yang memberikan perlindungan terhadap sinar ultraviolet. Hal ini penting sekali karena kerajinan bahan kulit seperti jaket atau sepatu kulit

  1. Jaga Kondisi Kelembapan Bahan Kulit Pada Suhu Ruang

Kerajinan bahan kulit membutuhkan suhu ruang yang stabil dan srikulasi udara yang baik. Oleh karena itu jangan menyimpan kerajinan kulit dari bahan apapun pada kondisi ruangan yang lembab dan sirkulasi udaranya buruk. Jamur menyukai media kerajinan bahan kulit apa saja seperti jaket, tas, sepatu, sofa bahkan interior mobil yang berbahan kulitpun, tidak akan luput dari serangan jamur. Oleh karena itu memastikan kondisi ruangan penyimpanan kerajinan kulit menjadi aturan dasar dalam merawat kerajinan bahan kulit.

perawatan jaket kulit

  1. Simpan Pakaian Atau Fashion Kulit Pada Suhu Ruang

Menyimpan fashion kulit pada suhu ruangan dan di gantung adalah kunci dari perawatan kerajinan bahan kulit secara mendasar. Jaket kulit sangat rentan jika dilipat atau disimpan pada ruangan tertutup terus menerus. Hal ini jika dibiarkan akan menimbulkan masalah layaknya jamur atau  kerutan pada jaket kulit tersebut.

  1. Uji Sebagian Kecil Produk Perawatan Sebelum Di Aplikasikan

perawatan jaket kulit

Selalu uji setiap produk yang akan digunakan pada area tersembunyi. Hal ini penting untuk menngetahui efektifitas dari produk yang akan digunakan tersebut. Terutama untuk jenis kulit berpori penting sekali untuk menguji setiap produk yang akan digunakan pada area tersembunyi. Jenis bahan kulit berpori mudah menyerap apapun pada tektur bahan kulit tersebut. Akibatnya akan cepat sekali merubah kondisi dari bahan kulit tersebut.

  1. Khusus Untuk Sepatu Kulit Perhatikan Hal Ini

perawatan sepatu

Beberapa jenis bahan kulti tertentu seperti jenis bahan kulit suede atau nubuck biasanya akan memberikan pengaruh warna ke kaus kaki yang dikenakan. Oleh karena itu anda bisa mengetes terlebih dahulu hal ini dengan menggunakan lap lembab. Jika ada perubahan warna yang cukup kentara sebaiknya gunakan kaos kaki berwarna gelap saat memakai sepatu tersebut. Menyimpan sepatu kulit paling bagus dilakukan dengan di beri shoes tree atau penyangga yang menjaga bentuk sepatu kulit tetap stabil. Hal ini penting dilakukan agar sepatu kulit tidak mudah berubah bentuk ataupun berkerut.

  1. Tas Kulit Harus Di Simpan Di Dalam Dusty Bag Kain Jangan Plastik

Khusus untuk tas kulit perhatikan betul saat menyimpan sepatu kulit. Jangan menggunakan plastic untuk mneyimpan tas kulit. Pasalnya tas kulit justru mentransafer warna dari tas kulit tersebut. Sehingga warna dari tas kulit justru akan hilang. Selalu gunakan dusty bag yang menggunakan kain katun atau bahan kain spounbond untuk menyimpan tas kulit. Hal ini jauh lebih aman guna menjaga kondisi tas kulit.

  1. Khusus Untuk Furnitur Kulit Hati Hati Saat Memindahkan Furnitur

Khusus furniture bahan kulit sendiri hati hati saat memindahkan furniture. Jangan memindahkan furniture dengan cara digeser. Angkatlan furniture dengan baik. Selain itu untuk jenis bahan kulit yang memiliki pori pori ada baiknya memperhatikan warna tembok atau dinding pada ruangan tersebut. Karena bisa jadi hal ini juga bisamentransfer perpindahan warna ke dinding. Oleh larena itu selalu berhati hati saat memindahkan furniture.

Aturan dasar perawatan bahan kulit ini merupakan prinsip kunci untuk menjaga agar koleksi kerajinan kulit yang anda miliki tetp awet dan tahan lama. Berbagai kerajinan bahan kulit seperti sepatu, jaket, tas, dompet, sabuk, hingga sofa atu bahkan interior mobil seperti jok, dashboard atau bagian lain yang menggunakan bahan kulit, membutuhkan sentuhan perawatan agar tidak mudah rusak. Walaupaun bahan kulit terkenal awet dan tahan lama jika tidak pernah dirawat dan dijaga tentu akan akan mudah rusak.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tanya cs poli
Tanya Poli!