Bahaya Menggunakan Semir Kulit Kimia Untuk Produk Leather Goods

Kerajinan berbahan dasar kulit bukanlah barang yang bebas dari perawatan. Kulit justru memerlukan perawatan khusus untuk menjaga kualitas dan tampilan sehingga tetap terjaga seiring berjalannya waktu. Kerajinan kulit atau yang biasa disebut sebagai leather goods merupakan barang-barang yang perlu kamu perhatikan khusus. Terutama jika barang tersebut sudah lama tidak kamu poles. Sehingga warna dan tekstur permukaannya mulai berubah menjadi lebih kasar dengan warna yang memudar.

Kamu tidak bisa sembarang membersihkan dan merawat kerajinan berbahan kulit. Pasalnya, terdapat beberapa pantangan yang kulit tidak bisa tolerir. Salah satunya adalah terpapar sinar matahari terus menerus tanpa ada perlindungan ekstra pada bagian permukaanya. Hal ini dapat menyebabkan kulit menjadi mudha terkelupas, warna yang tidak emnarik dan kaku. Sehingga kelenturan dari seratnya akan berkurang dan menjadi kurang nyaman ketika hendak digunakan.

Apakah Bahan Kimia Aman Untuk Leather Goods?

Apakah kamu pernah mencoba produk semir kulit yang dijual di pasaran? Dan apakah kamu memperhatikan kandungan dari produk tersebut? Tidak jarang para konsumen seringkali abai dengan ingredient yang tertera pada kemasan. Kerap kali kita hanya membaca sekilas atau justru hanya tergoda oleh iklan. Padahal menjadi konsumen yang bijak sangatlah penting.

Terutama dalam membeli dan memilih suatu produk perawatan untuk barang-barang yang biasa digunakan sehari-hari. Salah satu produk yang biasa dicari adalah polish untuk menyemir kerajinan kulit. Baik itu sepatu, tas, dompet dan lainnya. Namun, tidak jarang, banyak produk yang menggunakan bahan kimia dengan konsentrasi yang tinggi.

Salah satu tanda jika produk tersebut mengandung bahan kimia yang melebihi standar batas adalah baunya yang menyengat. Hal tersebut membuktikan jika senyawa kimia yang terkandung memiliki potensi bahaya yang lebih tinggi. Perlu kamu ketahui, jika ada banyak produk polish di luar sana yang mengandung formalin, dan senyawa kimia organik yang mudah menguap. Atau biasa disebut VOC (Volatile Organic Compounds).

Baca Juga:  Cara Menghilangkan Jamur Pada Tas Kulit yang tidak Merusak Tas

Senyawa VOC yang biasanya ada pada suatu produk biasanya berupa naftalena dan nitrobenzene. Keduanya sama-sama memiliki efek samping yang berbahaya bagi kesehatan. Efek negatif tersebut tidak akan tampak di awal penggunaan, namun akan lebih jelas terlihat ketika jangka panjang penggunaan yang rutin dilakukan.

Beberapa gejala jangka pendek yang disebabkan antara lain dapat menimbulkan gangguan pencernaan, menimbulkan iritasi kulit, dapat menyebabkan iritasi mata sampai pada gangguan pernapasan. Semnetara utnuk jangka panjangnya, baisa penderita akan mengalami gangguan pencernaan, gangguan pada jaringan kulit dan mata, kursaka paru-paru sampai pada kanker.

Sehingga, sangat perlu ketelitian lebih bagi kamu para konsumen ketika hendak memilih suatu produk kebersihan dan perawatan barang-barang keseharian. Jangan sampai hal ini justru membahayakan diri sendiri dan keluarga. Terutama jika rumah berisi anak kecil yang masih aktif bermain dan mencari sesuatu. Jangan sampai polish yang berada di rumah justru membayangkan kesehatan dan keselamatan penghuninya.

Jadi, pastikan jika kamu memilih produk dengan kandungan bahan alami yang aman digunakan. Hindari penggunaan bahan kimia yang dapat menyebabkan resiko kesehatan baik jangka pendek maupun panjang. Telitilah dalam membaca kandungan di dalamnya. Pastikan jika produk tersebut ramah pada lingkungan dan tentunya keluarga di rumah. Hal ini merupakan tanggung jawab kamu dalam memproteksi keluarga dengan menjadi konsumen yang kritis dan paham akan efek yang ditimbulkan.

Solusi Aman dan Ramah Lingkungan Dari Biopolish Leather Care

Jika kamu masih bingung dengan berbagai jenis produk yang ada di pasaran, namun menginginkan produk yang aman pula. Tenang, kamu tidak perlu khawatir. Saat ini terdapat produk keluaran dari Biopolish yang bisa kamu jadikan salah satu alternatif produk berbahan dasar alami. Biopolish mengeluarkan tiga varian, salah satunya adalah Biopolish Leather Care. produk ini merupakan produk yang diproduksi khusus untuk memberikan perawatan pada leather goods.

Baca Juga:  Jangan Sampai Salah! Ini 3 Cara Melembutkan Jaket Kulit Yang Kaku

Komposisi di dalamnya dijamin natural dan aman untuk digunakan di rumah. Sehingga kamu tidak perlu risau jika rumah terdapat banyak anak kecil. Produk ini ramah pada barang-barang mainan anak-naka pula. Selain terbuat dari bahan alami, Biopolish Leather Care juga tidak menimbulkan bau menyengat. Berbeda dengan produk berbahan dasar kimia yang biasanya memiliki bau tajam dan menusuk hidung.

Biopolish Leather Care memiliki fungsi utama untuk memberikan warna asli menjadi lebih cerah. Kandungannya pun jgua berfungsi untuk melembutkan dan memberikan kelembaban yang cukup pada permukaan kulit sehingga tidak kaku ketika digunakan. Kamu bisa poles Biopolish Leather Care pada bagian-bagian yang sekiranya mulai kaku dan kurang nyaman digunakan. Pastikan kamu memolesnya secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Selain itu, Biopolish Leather Care juga dapat melindung warna dari paparan sinar matahari dan juga perubahan cuaca yang tidak menentu. Dan yang tidak kalah penting pula, perhatikan bagaimana menyimpan dari kerajinan kulit. Suhu yang terlalu rendah dapat membuat permukaan kulit menjadi lebih lembab dan dapat menyebabkan timbulnya jamur. Tentu saja, hal ini dapat berdampak buruk untuk keindahan permukaan kulit dan sertanya.

Kamu bisa mendapatkan Biopolish Leather Care melalui reseller yang tersebar di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Selain itu, tersedia juga di beberapa marketplace seperti bukalapak, shopee, tokopedia, dan BliBli. Bagi anda yang tinggal di kota Yogyakarta, bisa langsung datang ke kantor pusat di Jln. Sidikan No. 94 Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta. Informasi dan pemesanan bisa menghubungi reseller terdekat di kota anda atau hubungi nomor whatsapp di 081225784920 atau di website www.biopolish.com.