Cara menghilangkan jamur di lemari memang tidak semudah yang dibayangkan. Meski sekilas terlihat sudah bersih, jamur sering kali muncul kembali hanya dalam hitungan hari.
Lemari kayu termasuk furniture yang paling rentan terserang jamur. Biasanya lemari diletakkan di ruangan yang lembap dan jarang terkena cahaya matahari.
Saat musim hujan tiba, kondisi semakin parah. Rembesan air dari atap atau dinding membuat kadar air di sekitar lemari meningkat. Tidak heran jika spora jamur berwarna putih hingga kehitaman sering muncul di permukaan kayu. Selain merusak tampilan, lemari yang berjamur juga menimbulkan bau apek yang mengganggu.
Baca Juga : Beberapa Fakta Tentang Jamur Kayu yang Seharusnya Anda Pahami
Lebih dari itu, jamur pada lemari kayu juga berisiko bagi kesehatan. Beberapa jenis jamur seperti Stachybotrys chartarum atau yang dikenal sebagai black mold, dapat memicu gangguan pernapasan, iritasi kulit dan mata, sakit kepala, hingga rasa lelah.
Jika dibiarkan, kayu akan melemah, lapuk, bahkan sulit diperbaiki. Karena itu, penting untuk segera mengetahui cara menghilangkan jamur di lemari kayu dengan tepat sekaligus mencegahnya muncul kembali.
Cara Menghilangkan Jamur di Lemari Kayu
Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda terapkan untuk membersihkan sekaligus mencegah jamur pada lemari kayu secara efektif.
1. Membersihkan jamur dengan kain
Langkah pertama adalah membersihkan permukaan lemari yang berjamur. Gunakan kain kering atau sedikit lembap untuk mengangkat jamur yang menempel.
Sebaiknya gunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan agar spora jamur tidak terhirup
2. Gunakan anti jamur
Membersihkan saja tidak cukup. Jamur perlu dibasmi hingga ke akarnya menggunakan cairan anti jamur khusus kayu. Oleskan atau semprotkan sesuai petunjuk, lalu biarkan meresap agar jamur tidak mudah tumbuh kembali.
3. Mengatasi atap atau dinding yang bocor
Menghilangkan jamur tanpa mengatasi penyebabnya hanya akan sia-sia. Periksa apakah ada atap atau dinding yang bocor di sekitar lemari. Rembesan air yang terus-menerus meningkatkan kelembapan dan memicu pertumbuhan jamur kembali.
4. Jaga agar ruangan tidak lembap dan gelap
Jamur tumbuh subur di ruangan yang pengap, gelap, dan lembap. Karena itu, sebaiknya hindari meletakkan lemari kayu di area seperti ini.
Beberapa jurnal menyebutkan bahwa kayu lebih mudah terserang jamur pada kondisi lingkungan tertentu, terutama saat kelembapan meningkat dan suhu berada di kisaran 15-45 °C. Ketika kadar air di dalam kayu naik, permukaannya menjadi tempat yang mendukung pertumbuhan jamur.

Gunakan lampu yang terang dan pasang ventilasi udara atau jendela pada ruangan tersebut. Buka jendela setiap hari agar udara dapat berganti.
5. Gunakan kamper atau silica gel
Letakkan kamper atau silica gel di dalam lemari untuk membantu menyerap kelembapan. Cara ini akan menjaga kondisi dalam lemari tetap kering, terutama saat musim hujan.
6. Hindari menempelkan lemari pada dinding
Hindari menempelkan lemari langsung ke dinding, terutama dinding yang berbatasan dengan bagian luar rumah.
Beri jarak beberapa sentimeter agar sirkulasi udara tetap ada dan rembesan air dari dinding tidak langsung mengenai permukaan kayu.
7. Jaga pakaian tetap rapi dan bersih
Pastikan hanya baju bersih saja yang ada di dalam lemari. Jangan menumpuk pakaian kotor apalagi basah. Simpan pakaian yang memang masih terpakai, jika sekiranya sudah tidak digunakan lagi maka bisa disimpan ditempat lain.
Baju kotor dan lembap adalam sumber bakteri yang juga memicu kelembapan serta pertumbuhan jamur.
8. Merawat lemari kayu dengan natural oil

Perawatan dengan natural oil memang belum banyak dilakukan. Padahal cara ini cukup efektif untuk membantu mencegah jamur pada lemari kayu.
Natural oil seperti linseed oil atau tung oil memiliki kemampuan menahan air. Permukaan kayu akan menghasilkan efek water repellent, di mana air membentuk butiran seperti pada daun talas dan tidak mudah meresap ke dalam serat kayu. Dengan begitu, risiko kelembapan berlebih dapat ditekan.
Selain itu, beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa natural oil seperti linseed oil dapat meningkatkan ketahanan kayu terhadap jamur pembusuk.
Biopolish Natural Oil untuk merawat lemari kayu agar bebas jamur
Merawat lemari kayu dengan natural oil sebaiknya memakai produk khusus untuk kayu. Produk ini lebih cepat menyerap dan memiliki banyak manfaat yang memang dibutuhkan permukaan kayu.

Biopolish Natural Oil merupakan minyak alami untuk perawatan kayu. Produk ini membantu menciptakan efek water repellent sekaligus mengurangi risiko munculnya jamur akibat kelembapan.
Warna kayu tidak mudah pudar ataupun kusam. Mencegah lemari dari kekeringan maupun kelembapan berlebih. Produk ini cepat menyerap tanpa perlu bahan kimia. Baunya pun alami bukan tajam menyengat.
Merawat lemari kayu dengan Biopolish Natural Oil sangat dianjurkan untuk menjaganya dari serangan jamur. Untuk pemesanan Biopolish Natural Oil silakan klik banner di bawah ini.









