Mengenal Lebih Dekat Paraffin Wax Polish dan Bahaya kandungannya

Bila Anda bekerja di industri furniture, tentu Anda sudah terbiasa dengan produk furniture polish. Salah satu furniture polish terkenal adalah paraffin wax polish atau poles furniture dari parafin. Sayangnya jenis poles ini memiliki tingkat bahaya sangat tinggi.

paraffin wax polish

Paraffin wax polish

Furniture polish, sebagaimana namanya adalah poles yang digunakan untuk furniture. Produk ini biasanya dimanfaatkan untuk meningkatkan estetika perabot hingga melindunginya agar tidak mudah rusak.

Meski masyarakat awam jarang menggunakannya, namun sebenarnya produk ini bisa dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga. Umumnya, perabot yang dijual di pasaran juga sudah diolesi produk ini. Meski efeknya tidak permanen, akan tetapi para penjual akan diuntungkan dengan warna produk yang lebih menawan. Singkatnya, dengan aplikasi furniture polish, maka:

  • Warna perabot tampak lebih tajam dan indah
  • Perabot terjaga dari faktor yang merusak seperti siraman air dan jamur

Salah satu jenis furniture polish paling terkenal adalah furniture polish dari parafin. Produk tersebut biasanya dinamai parafin wax polish. Dibanding poles lainnya, parafin sangat unggul dari segi harga. Namun dari segi kualitas dan keamanan, produk ini kalah saing.

Kandungan Kimia Paraffin wax polish

Paraffin wax polish terbuat dari minyak tanah hingga batu bara. Poles ini adalah kombinasi molekul hidrokarbon yang mengandung 20 hingga 40 persen atom karbon. Parafin meleleh pada suhu 37 °C dan mendidih pada 370 °C. Selain digunakan sebagai polish, lilin ini juga biasa dimanfaatkan sebagai penerang.

Kualitas Polesan Paraffin wax polish

Sebagaimana yang disebut di atas, meski harganya terjangkau, namun paraffin wax polish masih kalah kualitas dibanding poles lainnya. Misalnya bila dibandingkan dengan Biopolish® , poles natural yang terbuat dari lilin lebah dan natural oil.

Dibanding Biopolish® , hasil polesan furniture wax polish parafin lebih:

  • Pucat
  • Tak tahan air

Kualitas hasil polesan paraffin wax polish yang kalah dibanding Biopolish®

Kualitas hasil polesan paraffin wax polish yang kalah dibanding Biopolish®

Selain itu, yang sering dikritik dari parafin wax polish adalah sifatnya yang melapisi permukaan. Poles jenis ini akan membuat perabot yang dipoles, “terliputi” lilin putih. Meski tipis namun ini merugikan.

  • Pertama karena estetika perabot jadi menurun
  • Kedua karena perlindungan yang diberikan akan langsung hilamg begitu lapisan lilin tergores.

Karakter tersebut sangat khas ditemukan pada furniture wax polish dari parafin. Pada poles yang lebih bagus seperti Biopolish® , substrat polish akan merasuk ke pori-pori sehingga estetika maupun proteksi yang diberikan benar-benar maksimal.

Keamanan

bahaya VOC dari parafin

bahaya VOC dari parafin

Yang juga menjadi masalah penggunaan furniture wax polish dari parafin adalah sifatnya yang tidak aman. Diolah dari minyak tanah hingga batu bara, paraffin wax polish tak boleh digunakan untuk perawatan perabot yang langsung maupun tak langsung bersentuhan dengan makanan seperti meja makan.

Kandungan senyawa organik mudah menguap pada parafin juga tinggi. Padahal menurut EPA (Environmental Protection Agency – Amerika Serikat), senyawa organik mudah menguap bisa meningkatkan potesi terjadinya kerusakan organ dalam seperti paru-paru dan hati. Beberapa senyawa organik mudah menguap juga bisa meningkatkan resiko terkena kanker.

Bijak Memilih

Lalu apakah sebaiknya kita menghindari furniture wax polish dari parafin? Semuanya tergantung Anda. Setiap produk memiliki kelebihan maupun kekurangan. Yang jelas untuk kualitas dan keamanan yang lebih baik, sebaiknya hindari penggunaan paraffin wax polish.

Leave a Comment

Your email address will not be published.