Mengapa Warna Beeswax Murni Bisa Berbeda-Beda ?

Beeswax telah dimanfaatkan diberbagai hal dalam kehidupan kita. Kadang kala untuk membeli beeswax ini harus berhati hati. pasalnya tidak semua beeswax merupakan beeswax murni dari sarang lebah. Bagi anda yang tengah bergelut dalam bidang produksi yang menggunakan beeswax atau siapa saja yang pernah melihat beeswax, kerap bertanya bagaimana beeswax bisa berbeda-beda warnanya. Warna beeswax ada yang kuning, krem, bahkan coklat gelap. Lalu manakah warna beeswax murni yang sebetulnya ?

Sebelu kita mengetahui perbedaan warna beeswax murni, ada baiknya kita tahu bgaiaman proses beeswax itu terbentuk. Awalnya, beeswax dibuat dari delapan kelenjar lebah pekerja. Banyaknya kelenjar ini berdasarkan usia lilin lebah. Lilin lebah akan berwarna putih setelah keluar dari kelenjar pertama kali kemudian akan perlahan laahn berubah menjadi kuning dan kecoklatan. Perubahan warna ini disebabkan karena adanya polen dan propolis lebah yag bercampur dengan kelenjar lebah.

Penyebab Warna Beeswax Murni Berbeda-Beda

Warna Beeswax Murni

Polen merupakan serbuk sari dari bunga sedangkan propolis merupakan zat lem atau suatu zat sejenis resin  yang dihasilkan oleh lebah madu. Propolis ini dihasilkan dari tunas tumbuhan atau aliran getah tumbuhan. Polen atau serbuk sari mempengaruhi hasil warna beeswax. Jadi warna beeswax akan tergantung pada warna serbuk sari dari bunga yang dihisap oleh lebah. Warna propolis ini berubah sesuai dengan jenis tumbuhanya. Bisanya berwarna coklat tua. Lebah mengumpulkan ini untuk menutupi lubang yang sangat kecil seukuran 6 milimeter.

Ada beberapa hal yang mempengaruhi warna beeswax murni :

  1. Lama waktu beeswax tersebut tersisa di sarang lebah
  2. Tergantung berdasarkan waktu kapan peternak melelehkan beeswax dalam setiap sarangnya
  3. Suhu saat melelehkan sarang lebah. Semakin tinggi suhunya maka akan semakin gelap hasil beeswaxnya.
  4. Kebersihan saat menyaring sarang lilin lebah tersebut

Perbedaan Warna Beeswax Kuning Dan Krem

Warna Beeswax Murni

Beeswax atau lilin lebah yang masih murni warnanya berbeda beda mulai dari cream hingga kuning. Umumnya kita menemui warna beeswax krem atau agak kuning hingga kekuningan. Warna beeswax yang tidak konsisten dipengaruhi oleh jenis konsumsi dari lebah itu sendiri terutama jenis bunga yang dimakan oleh lebah. Selain itu hal ini juga disebabkan seberapa sering lilin lebah tersebut telah disaring.

Perbedaan warna beeswax murni yang kuning dan krem atau bahkan kecoklatan disebabkan karena perubahan makanan atau seiring dengan sering atay tidaknya lebih tersebut disaring. Jika menemukan produk berbahan utama beeswax sering ebrubah warna umumnya karena produsen tidak memberikan warna tambahan pada beeswax. Sehinggga warna alami itulah yang ditampilkan. Sehingga anda tidak perlu bingung mengapa warna beeswax murni ada yang kuning atau krem.

Artikel "Knowledge"

Ikuti Kami Social Media

Toko Online

Main Office

Jl. Sidikan No 94 Sorosutan
Yogyakarta, DIY 55162
Indonesia

081225784920

0274 388301

About Us

Biopolish produk untuk perawatan produk-produk berbahan kulit dan kayu. Produk ini juga bisa diaplikasikan untuk perawatan material berbahan sintetis seperti vinyl dan karet. Untuk pembelian dan pemesanan hubungi kontak.

©2015 - 2019 Biopolish.com - All Right Reserved.